Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya

Rabu, 17 Juni 2026 07:28 WIB
Struktur batu megalitikum di situs Gunung Padang Cianjur

Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi

Rabu, 17 Juni 2026 06:00 WIB

Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif

Rabu, 17 Juni 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya
  • Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi
  • Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif
  • Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas
  • Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disdik Jabar Siapkan Kurikulum Karakter Baru, Akhir Program Barak Militer?

By Aga GustianaSabtu, 28 Juni 2025 20:53 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi kirim siswa 'nakal' ke Barak Militer.
Dedi Mulyadi kirim siswa 'nakal' ke Barak Militer. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program pengiriman siswa bermasalah ke barak militer yang selama ini menuai kontroversi di Jawa Barat tengah memasuki tahap evaluasi serius. Wacana penghentian program yang diprakarsai oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mulai menguat seiring pembahasan antara DPRD Jawa Barat dan Dinas Pendidikan (Disdik).

Menurut Anggota Komisi V DPRD Jabar, Hasbullah Rahmat, program ini masih berjalan dalam gelombang kedua. Namun, untuk jangka panjang, pemerintah provinsi berencana menggantinya dengan pendekatan pendidikan karakter yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Sekarang tidak dihentikan, masih lanjut gelombang kedua. Ini untuk jangka panjang kita perluas memasukan lilik ke setiap sekolah untuk pendidikan karakter dan di budi pekerti,” ujar Hasbullah, Sabtu (28/6/2025).

Disdik Jawa Barat, kata Hasbullah, kini tengah menyusun kurikulum muatan lokal bertajuk Pendidikan Karakter Panca Waluya. Kurikulum ini dirancang untuk diterapkan di seluruh SMA dan SMK sederajat di wilayah Jabar.

Baca Juga:  Swasta Bisa Mati Pelan-pelan, Pakar Kritik Kebijakan Rombel Gubernur Jabar

Hasbullah menjelaskan bahwa kurikulum ini akan menjadi bagian dari pembelajaran formal yang bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada para pelajar. Dengan demikian, permasalahan seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan kecanduan gim daring diharapkan bisa ditekan secara signifikan.

Baca Juga:  Server PPDB Jabar Down, Sekda Herman Minta Operator Sekolah Bantu Para Pendaftar

“Pendidikan Panca Waluya itu yang akan dimasukan ke kurikum lokal oleh Disdik sebagai mulok agar siswa mempunyai karakter dan perilaku yang baik,” kata Hasbullah.

Sekolah masih diberikan opsi untuk bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam pelatihan karakter. TNI dapat memberikan pelatihan kedisiplinan dan baris-berbaris, sementara Polri akan memberikan edukasi seputar hukum dan bahaya narkotika.

“Sekolah yang masih ingin memberikan pelatihan tambahan bisa mengundang TNI dan Polri. Ini untuk memperkuat disiplin dan pemahaman hukum bagi siswa,” jelasnya.

Baca Juga:  Disdik Jabar Izinkan Sekolah dengan Rombel 50 Siswa Belajar di Luar Kelas, Ini Syaratnya

Sebagai langkah pencegahan tambahan, pemerintah daerah juga mulai mengimplementasikan jam malam bagi pelajar, guna mengurangi potensi kenakalan remaja di luar rumah.

Dengan penguatan kurikulum karakter ini, Pemprov Jawa Barat berharap bisa mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepribadian kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan sosial.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

barak militer Disdik Jabar kurikulum baru Panca Waluya Pendidikan Jabar pendidikan karakter siswa bermasalah TNI/Polri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • demo dprd jabar
    Demo Besar di Bandung Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Jalan Diponegoro
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.