Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Kamis, 12 Maret 2026 17:02 WIB

Persib Siap Tempur Lawan Borneo FC, Selisih Poin Jadi Taruhan

Kamis, 12 Maret 2026 16:51 WIB

Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS

Kamis, 12 Maret 2026 16:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026
  • Persib Siap Tempur Lawan Borneo FC, Selisih Poin Jadi Taruhan
  • Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS
  • Bidik Peluang MBG, Kang DS Ajak Warga NU Jawa Barat Jadi Juragan Telur
  • Mudik 2026: Strategi ‘Kampung Kaheman’ Nagreg dan Fasilitas Mewah Pospam Kabupaten Bandung
  • Mulai 13 Maret, Jalur Mudik Kabupaten Bandung Bebas Truk Berat
  • Hidupkan Kembali Magrib Mengaji, Bupati Bandung Ajak Warga Jadikan Al-Quran Pedoman Aksi Nyata
  • Angin Segar Buat Guru! Bupati Bandung Kantongi Izin Gunakan Dana BOSP untuk Gaji PPPK Paruh Waktu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 12 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara

By Aga GustianaSabtu, 21 Februari 2026 02:00 WIB2 Mins Read
Viral video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya kembali dihebohkan dengan kembalinya narasi lama terkait video viral yang diberi label “KKN 17 Menit” atau “Teh Pucuk”. Isu yang menyudutkan salah satu mahasiswi berinisial Anis Januar Putri ini dipastikan sebagai hoaks yang sengaja digoreng kembali untuk kepentingan clickbait dan serangan siber.

Anis Januar Putri yang identitasnya dicatut secara sepihak dalam pusaran isu miring ini akhirnya mengambil langkah berani. Ia muncul ke publik untuk memulihkan nama baiknya yang tercemar akibat tuduhan tidak berdasar yang mengaitkannya dengan video asusila di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya Anis Januar Putri, saya berani bersumpah bahwa orang di dalam video itu bukan saya,” ungkap Anis dengan nada tegas untuk mengakhiri fitnah yang berkembang liar.

Baca Juga:  Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?

Satgas PPKS Universitas Mataram Pastikan Itu Fitnah

Pihak kampus melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Mataram (Unram) turut pasang badan. Setelah melakukan investigasi internal, mereka memastikan bahwa pemeran dalam video tersebut tidak memiliki kaitan sama sekali dengan civitas akademika Unram.

“Kami menegaskan bahwa pemeran dalam video itu bukan mahasiswa Unram. Video tersebut sudah ada sejak September 2025 dan kejadiannya bukan di Lombok, melainkan di luar NTB,” jelas perwakilan Satgas PPKS Unram.

Fakta di Balik Label “Teh Pucuk” dan “17 Menit”

Hasil penelusuran mendalam mengungkap beberapa kejanggalan yang sengaja diciptakan untuk memancing rasa penasaran netizen:

  1. Strategi Konten Lama: Video ini adalah stok lama dari September 2025 yang diunggah ulang untuk menciptakan kegaduhan baru.
  2. Manipulasi Lokasi: Klaim bahwa insiden terjadi di Lombok atau NTB adalah bohong besar.
  3. Durasi Palsu: Istilah “17 Menit” hanyalah umpan agar netizen merasa ada versi panjang, padahal bukti autentiknya tidak pernah ada.
  4. Asal-Usul Nama: Sebutan “Teh Pucuk” muncul hanya karena terdapat botol minuman serupa dalam cuplikan video pendek di TikTok.
Baca Juga:  Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit di Telegram, Berani Klik?

Waspada Bahaya Link Phishing di Telegram

Yang paling berbahaya dari fenomena ini adalah masifnya penyebaran tautan di grup Telegram. Pakar keamanan digital mengingatkan bahwa link-link tersebut sering kali merupakan pintu masuk bagi kejahatan siber:

  • Pencurian Akun: Pengguna dijebak untuk login ulang yang berujung pada pengambilalihan akun media sosial.
  • Malware & Virus: Tautan yang diklik berisiko mengunduh file sampah yang bisa merusak perangkat.
  • Pancingan Situs Ilegal: Diarahkan ke situs judi online atau iklan berbahaya.
Baca Juga:  Link Video Teh Pucuk dan Mahasiswa KKN Viral, Disebut Masih Pemeran yang Sama

Rendahnya literasi digital membuat hoaks semacam ini terus berulang. Publik diingatkan untuk tidak menjadi bagian dari penyebar fitnah yang merusak reputasi dan mental orang lain tanpa verifikasi yang jelas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anis Januar Putri Berita NTB hoaks Teh Pucuk Universitas Mataram Video Viral KKN
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video ukhti mukena pink.

Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware

Video Viral Ukhti Mukena Pink

Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya

Gak Masuk Akal! Karena Listrik Awet, Lansia di Nias Kena Sanksi Cabut Meteran dan Harus Bayar Rp600 Ribu

Viral video ukhti mukena pink.

Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Ramai Dibahas, Netizen Penasaran Versi Lengkapnya

Video Viral Ukhti Mukena Pink

Misteri Sensor Putih di Video Ukhti Mukena Pink yang Viral, Benarkah Ada Versi Full?

Viral video ukhti mukena pink.

Isi Lengkap Video Ukhti Mukena Pink, Pencarian Meroket 2.000 Persen dalam Sehari!

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.