Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 2 September 2026 20:31 WIB

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Rabu, 2 September 2026 20:17 WIB

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Rabu, 2 September 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya
  • Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak
  • Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga
  • Super League 2026/27 Punya Aturan Baru? Ini Batas Pemain Asing yang Boleh Tampil
  • Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD
  • JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung
  • Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?
  • Lampu Hijau dari Kepolisian, Super Big Match Persija vs Persib Resmi Manggung di Jakarta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara

By Aga GustianaSabtu, 21 Februari 2026 02:00 WIB2 Mins Read
Viral video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya kembali dihebohkan dengan kembalinya narasi lama terkait video viral yang diberi label “KKN 17 Menit” atau “Teh Pucuk”. Isu yang menyudutkan salah satu mahasiswi berinisial Anis Januar Putri ini dipastikan sebagai hoaks yang sengaja digoreng kembali untuk kepentingan clickbait dan serangan siber.

Anis Januar Putri yang identitasnya dicatut secara sepihak dalam pusaran isu miring ini akhirnya mengambil langkah berani. Ia muncul ke publik untuk memulihkan nama baiknya yang tercemar akibat tuduhan tidak berdasar yang mengaitkannya dengan video asusila di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya Anis Januar Putri, saya berani bersumpah bahwa orang di dalam video itu bukan saya,” ungkap Anis dengan nada tegas untuk mengakhiri fitnah yang berkembang liar.

Satgas PPKS Universitas Mataram Pastikan Itu Fitnah

Pihak kampus melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Mataram (Unram) turut pasang badan. Setelah melakukan investigasi internal, mereka memastikan bahwa pemeran dalam video tersebut tidak memiliki kaitan sama sekali dengan civitas akademika Unram.

“Kami menegaskan bahwa pemeran dalam video itu bukan mahasiswa Unram. Video tersebut sudah ada sejak September 2025 dan kejadiannya bukan di Lombok, melainkan di luar NTB,” jelas perwakilan Satgas PPKS Unram.

Fakta di Balik Label “Teh Pucuk” dan “17 Menit”

Hasil penelusuran mendalam mengungkap beberapa kejanggalan yang sengaja diciptakan untuk memancing rasa penasaran netizen:

  1. Strategi Konten Lama: Video ini adalah stok lama dari September 2025 yang diunggah ulang untuk menciptakan kegaduhan baru.
  2. Manipulasi Lokasi: Klaim bahwa insiden terjadi di Lombok atau NTB adalah bohong besar.
  3. Durasi Palsu: Istilah “17 Menit” hanyalah umpan agar netizen merasa ada versi panjang, padahal bukti autentiknya tidak pernah ada.
  4. Asal-Usul Nama: Sebutan “Teh Pucuk” muncul hanya karena terdapat botol minuman serupa dalam cuplikan video pendek di TikTok.

Waspada Bahaya Link Phishing di Telegram

Yang paling berbahaya dari fenomena ini adalah masifnya penyebaran tautan di grup Telegram. Pakar keamanan digital mengingatkan bahwa link-link tersebut sering kali merupakan pintu masuk bagi kejahatan siber:

  • Pencurian Akun: Pengguna dijebak untuk login ulang yang berujung pada pengambilalihan akun media sosial.
  • Malware & Virus: Tautan yang diklik berisiko mengunduh file sampah yang bisa merusak perangkat.
  • Pancingan Situs Ilegal: Diarahkan ke situs judi online atau iklan berbahaya.

Rendahnya literasi digital membuat hoaks semacam ini terus berulang. Publik diingatkan untuk tidak menjadi bagian dari penyebar fitnah yang merusak reputasi dan mental orang lain tanpa verifikasi yang jelas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp40 Ribu, Kini Cuma Rp2,477 Juta per Gram

Game Free Fire

Klaim Kode Redeem FF Aktif Rabu 2 September 2026: Dapatkan Skin Senjata dan Item Langka Gratis

Lapangan Gasibu

Tak Bisa Jogging di Gasibu? 6 Lokasi Ini Bisa Jadi Penggantinya

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Cara Kuis dan Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, Rabu 2 September 2026

Klaim Senjata dan Skin Gratis: Daftar Kode Redeem FF Aktif 2 September 2026

Kalender September 2026 Padat Hari Besar: Apakah Ada Tanggal Merah dan Cuti Bersama? Cek Daftar Lengkapnya

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.