Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?

Sabtu, 28 Maret 2026 02:00 WIB

AWAS JEBAKAN! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Umpan Hacker Curi Data Pribadi, Jangan Klik!

Sabtu, 28 Maret 2026 01:00 WIB

Dulu Viral, Sekarang Abadi! Kisah Dibalik Patung ‘Rantai Manusia’ di Kazakhstan yang Bikin Haru

Jumat, 27 Maret 2026 20:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?
  • AWAS JEBAKAN! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Umpan Hacker Curi Data Pribadi, Jangan Klik!
  • Dulu Viral, Sekarang Abadi! Kisah Dibalik Patung ‘Rantai Manusia’ di Kazakhstan yang Bikin Haru
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Resmi! Susunan Pemain Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts & Nevis: Elkan Baggott Starter
  • POV: Momen Paling Sedih Pasca Lebaran, Lambaian Tangan Ibu di Depan Pagar
  • Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung
  • Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diskominfo Jabar Diduga Sebarkan Foto Tanpa Izin, Neni Nur Hayati Jadi Sasaran Serangan Digital

By Aga GustianaSabtu, 19 Juli 2025 11:18 WIB2 Mins Read
Diskominfo Jabar
Tangkapan layar konten di Instagram @diskominfojabar yang menampilkan foto aktivis demokrasi, Neni Nur Hayati. (Foto: Instagram @DISKOMINFOJABAR)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati, menjadi sasaran serangan digital setelah menyampaikan kritik terhadap praktik pencitraan politik oleh kepala daerah. Ia menyebut, akun-akun pendukung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terlibat dalam aksi perundungan tersebut, bahkan menyatakan bahwa akun resmi Diskominfo Jabar ikut menyebarkan fotonya tanpa izin.

“Saya juga mendapatkan informasi bahwa foto saya bahkan muncul di akun resmi Diskominfo Jabar, berkolaborasi dengan akun @jabarprovgoid,” ujar Neni dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Kamis (17/7/2025).

Serangan ini bermula dari unggahan video TikTok Neni bertanggal 5 Mei 2025. Dalam video berdurasi singkat tersebut, ia mengimbau kepala daerah hasil Pemilu 2024 agar tidak terjebak dalam upaya pencitraan berlebihan. Neni juga menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam pengambilan keputusan serta menolak penggunaan buzzer untuk membungkam kritik warga.

“Saya sama sekali tidak menyebut Gubernur Jawa Barat secara khusus. Video itu bersifat umum dan ditujukan untuk semua kepala daerah,” tegasnya.

Baca Juga:  Jabar Jadi yang Pertama! 1 Juta Pekerja Seni Ditargetkan Dapat BPJS Ketenagakerjaan

Namun pasca unggahan tersebut, Neni mengalami gelombang serangan di media sosial. Mulai dari komentar bernada kasar hingga penyebaran foto pribadinya yang, menurutnya, diunggah secara sepihak oleh akun resmi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya sangat menyayangkan langkah Pemprov Jabar yang memposting foto saya tanpa izin, menafsirkan secara sepihak, dan menyebarluaskannya di akun Diskominfo,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Tetapkan Tarif Baru Angkutan Online: Mobil Rp5 Ribu/Km dan Motor Rp2.600/Km

Tindakan tersebut memunculkan kritik dari berbagai kalangan, mengingat akun media sosial resmi pemerintah—termasuk Diskominfo Jabar—seharusnya berfungsi sebagai kanal komunikasi dan edukasi publik, bukan sebagai alat untuk menyerang warga yang menyuarakan pendapatnya.

Baca Juga:  Rendahnya Kesadaran Masyarakat Jadi Tantangan Utama Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh redaksi bukamata.id kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Kasus ini menambah daftar panjang kekhawatiran publik terhadap penggunaan akun pemerintahan dalam dinamika politik digital. Banyak pihak menilai bahwa tindakan seperti ini dapat menciptakan preseden buruk bagi kebebasan berekspresi di ruang digital, terlebih jika dilakukan oleh lembaga pemerintah yang seharusnya netral dan melindungi hak sipil.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aktivis demokrasi buzzer politik Diskominfo Jabar kebebasan berekspresi Neni Nur Hayati Pemprov Jabar serangan digital
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung

Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Kecelakaan Maut di Nagreg, Satu Orang Tewas Usai Tertabrak Mobil Boks

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pangandaran, Satu Selamat Satu Masih Hilang

Ilustrasi emas antam

Harga Emas Antam Turun Tajam! Kini Rp 2,81 Juta per Gram, Ini Daftarnya

Heboh di Brebes! Dua Pria Tewas di Atap Masjid, Ini Penyebabnya

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.