Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka

Minggu, 29 Maret 2026 06:00 WIB
Kode Redeem FF

Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 04:00 WIB
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka
  • Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diskop UMKM Diminta Gas Pol, Kang DS Targetkan Semua KDMP Punya Kantor di 2026

By SusanaRabu, 28 Januari 2026 14:02 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS mengapresiasi Diskop UMKM atas terbentuknya 280 Koperasi Merah Putih. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Bandung atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional.

Diskop UMKM dinilai berhasil mendorong lahirnya ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Masyarakat Pedesaan (KDMP) atau Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bandung.

280 Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menyebutkan, sebanyak 280 unit Koperasi Merah Putih telah terbentuk di 270 desa dan 10 kelurahan yang tersebar di 31 kecamatan.

“Saya apresiasi Diskop UMKM yang telah memfasilitasi lahirnya 280 unit Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung. Ini menjadi langkah penting dalam penguatan ekonomi masyarakat desa,” ujar Kang DS, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut menjadi tonggak penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Pemerintah Genjot Koperasi Merah Putih: Modal Hingga Rp 3 Miliar dan Satgas Nasional Disiapkan

Dorong Penguatan Ekonomi Desa dan Kesejahteraan Masyarakat

Kang DS menilai keberadaan Koperasi Merah Putih telah memberikan dampak positif, terutama dalam pemasaran produk lokal dan pengelolaan potensi ekonomi desa.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Sekarang tinggal bagaimana koperasi ini tumbuh dan berkembang agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Instruksi Percepatan Pembangunan Gerai KDMP

Bupati Bandung juga menyoroti bahwa sebagian besar koperasi yang telah terbentuk belum memiliki kantor atau gerai permanen. Karena itu, ia menginstruksikan Diskop UMKM untuk mempercepat pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KDMP).

Baca Juga:  Warga Kabupaten Bandung Antusias Hadiri Deklarasi Dadang Supriatna-Ali Syakieb

Kang DS menjelaskan terdapat tiga skema yang akan diterapkan dalam penyediaan lahan gerai koperasi, yakni:

  1. Pemanfaatan tanah carik desa yang strategis untuk pembangunan gerai standar.
  2. Pertukaran lahan (ruslah) bagi tanah carik yang kurang strategis.
  3. Pengadaan lahan melalui skema kerja sama Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) bagi desa yang tidak memiliki tanah carik.

“Pada tahun 2026 seluruh KDMP harus memiliki gerai atau kantor yang layak. Jika ada kendala lahan, harus segera dicarikan solusi,” tegas Kang DS.

Perluasan Program Dana Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan

Selain penguatan koperasi, Kang DS juga meminta Diskop UMKM memperluas penerima manfaat program dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara langsung.

Baca Juga:  Berkat Program Besti Gagasan Bupati Bandung, Kini Fiki Fatimah Bisa Berkuliah di Unisa

“Program dana bergulir ini harus diperluas penerimanya agar perekonomian masyarakat terus tumbuh. Ini juga bagian dari komitmen kami dalam memperkuat ekonomi rakyat,” tambahnya.

Pemkab Bandung Siap Jalankan Instruksi

Kepala Diskop UMKM Kabupaten Bandung, Dindin Syahidin, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh instruksi Bupati Bandung, terutama dalam percepatan pembangunan gerai KDMP dan perluasan program dana bergulir.

“Kami siap melaksanakan instruksi Bupati terkait percepatan pembangunan gerai koperasi dan penguatan program dana bergulir sebagai program prioritas daerah,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna dana bergulir tanpa bunga Diskop UMKM Bandung Ekonomi Desa Kang DS KDMP koperasi desa koperasi merah putih pemberdayaan ekonomi Pemkab Bandung UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.