Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 6 April 2026 16:06 WIB2 Mins Read
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menerima audiensi Komite SMK IDN Boarding School di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin (6/4/2026), guna membahas polemik perizinan sekolah yang dikhawatirkan berdampak pada siswa, khususnya kelas XII.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menampung berbagai aspirasi dari komite sekolah, terutama kekhawatiran terkait status ijazah siswa jika perizinan belum tuntas.

Menurutnya, hasil pertemuan dengan Dinas Pendidikan dan Biro Hukum menunjukkan bahwa persoalan utama terletak pada penyelesaian administrasi perizinan.

“Kesepakatannya ternyata sangat sederhana, yaitu menyelesaikan urusan perizinan,” ujar Siti.

Baca Juga:  Sinergi KPK-DPRD Jabar Perkuat Benteng Antikorupsi dengan Sosialisasi Gratifikasi

Ia menambahkan, dalam waktu dekat DPRD akan memanggil pihak pengelola SMK IDN Boarding School bersama stakeholder terkait, termasuk DPMPTSP Jawa Barat dan Kabupaten Bogor, untuk mempercepat penyelesaian masalah tersebut.

Siti berharap seluruh proses perizinan dapat rampung sebelum tahapan penerbitan ijazah dimulai, sehingga siswa kelas XII tetap bisa mendapatkan ijazah atas nama sekolah asalnya.

“Minimal satu minggu sebelum input ijazah, semuanya sudah beres,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Jabar, Edy Purwanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi guna melindungi hak siswa.

Baca Juga:  Mahasiswa UPI Jadi Korban Penusukan Saat Aksi Demo di Bandung, Begini Kronologinya

Salah satu opsi yang dilakukan adalah memindahkan seluruh siswa ke SMK swasta lain untuk sementara waktu, sembari menunggu proses perizinan selesai.

“Seluruh siswa sudah kita pindahkan ke sekolah lain sampai perizinannya keluar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apabila perizinan SMK IDN Boarding School rampung sebelum ujian atau penerbitan ijazah, maka siswa tetap akan lulus sebagai siswa dari sekolah tersebut. Namun jika tidak, ijazah akan diterbitkan oleh sekolah tempat siswa terdaftar saat ini.

Baca Juga:  DPRD Jabar Tekankan Pembenahan Ekosistem Sepak Bola, Infrastruktur hingga Sponsorship Jadi Sorotan

“Ijazahnya mengikuti sekolah yang saat ini menaungi,” ucapnya.

Di sisi lain, Analis Hukum Ahli Madya Biro Hukum Setda Jabar, Arief Nadjemudin, memastikan pemerintah siap membantu percepatan proses perizinan.

Menurutnya, kendala yang tersisa hanya pada pemenuhan salah satu syarat administratif, yakni Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Kami siap memudahkan percepatan perizinan. Tinggal bagaimana pihak yayasan mempercepat pengajuan,” katanya.

DPRD Jabar menegaskan akan terus mengawal persoalan ini agar tidak merugikan siswa, sekaligus memastikan proses pendidikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.