Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi

Rabu, 12 Agustus 2026 18:08 WIB

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Rabu, 12 Agustus 2026 17:47 WIB

Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 17:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
  • Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor
  • Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

By SusanaKamis, 18 Juni 2026 22:23 WIB2 Mins Read
Komisi V DPRD Jabar mendorong transparansi SPMB 2026 dengan usulan publikasi nilai peserta. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong adanya perbaikan sistem dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, khususnya terkait transparansi dan mekanisme verifikasi hasil seleksi.

DPRD menilai sejumlah persoalan yang muncul dalam pelaksanaan SPMB harus segera dievaluasi agar tidak kembali terulang pada tahun-tahun mendatang.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah, usai konferensi pers di Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

DPRD Jabar Minta Solusi Cepat untuk Keluhan SPMB

Menurut Maulana, masyarakat saat ini membutuhkan solusi cepat terhadap berbagai permasalahan dalam proses penerimaan siswa baru, terutama bagi peserta yang merasa hasil seleksi belum mencerminkan rasa keadilan.

Salah satu opsi yang dinilai memungkinkan adalah membuka kembali masa sanggah dan verifikasi ulang secara lebih luas, tanpa harus mengulang seluruh proses seleksi yang dinilai tidak efisien dari sisi waktu.

“Alternatif yang bisa dilakukan adalah membuka masa sanggah dan verifikasi lebih terbuka, bukan mengulang semua proses karena keterbatasan waktu,” ujarnya.

Usulan Transparansi: Nilai SPMB Dipublikasikan ke Sekolah dan Website

Maulana juga mengusulkan agar seluruh hasil penilaian peserta SPMB dipublikasikan secara terbuka, baik melalui website resmi maupun dipampang di masing-masing sekolah.

Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui hasil penilaian secara langsung dan melakukan pengecekan mandiri.

“Biarkan masyarakat melihat nilainya, dipampang di tiap sekolah, dipampang di web, dan diberi ruang sanggahan. Siapa pun yang bisa mengalahkan nilai tersebut silakan melapor dengan dokumen asli,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dalam mekanisme sanggah, proses verifikasi harus menjadi kunci untuk memastikan keaslian dokumen yang diajukan oleh peserta.

Penilaian SPMB Diusulkan Lebih Manual dan Terbuka

Pada tahap masa sanggah, Maulana menyarankan agar proses penilaian tidak sepenuhnya bergantung pada sistem aplikasi, tetapi juga dapat dilakukan secara manual berdasarkan rumus yang telah ditetapkan.

Langkah ini dinilai dapat meningkatkan transparansi serta mengurangi potensi kesalahpahaman masyarakat terhadap hasil seleksi.

Selain itu, masyarakat juga perlu mendapatkan penjelasan rinci terkait mekanisme penghitungan nilai dalam SPMB, mulai dari nilai rapor, tes akademik, prestasi, hingga domisili.

“Rumusnya harus jelas dan dipahami publik. Cara menghitung rapor, tes, prestasi, sampai domisili harus terbuka agar masyarakat bisa menghitung sendiri,” jelasnya.

Usulan Pansus untuk Evaluasi Menyeluruh SPMB

Maulana juga menyinggung rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jabar yang dinilai penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB.

Pansus diharapkan dapat mengidentifikasi akar permasalahan sekaligus pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kendala yang terjadi.

“Pansus itu untuk melihat masalah sekarang dan menyiapkan perbaikan ke depan, termasuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Komisi V DPRD Jabar Maulana Yusuf Erwinsyah PPDB Jawa Barat sistem penerimaan murid baru SPMB 2026 transparansi SPMB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga

Presiden Prabowo Subianto.

Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?

Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.