Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jawa Barat Puji Sistem Pengelolaan Sampah Cimahi, Volume ke Sarimukti Turun Drastis

By SusanaKamis, 12 Februari 2026 16:18 WIB2 Mins Read
DPRD Jawa Barat apresiasi sistem pengelolaan sampah di Cimahi yang berhasil tekan volume ke TPA Sarimukti. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi IV DPRD Jawa Barat mengapresiasi sistem pengelolaan sampah di Kota Cimahi yang dinilai menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam menekan volume sampah ke TPA Sarimukti.

Penilaian tersebut disampaikan usai monitoring langsung ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kota Cimahi, Kamis (12/2/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, menyebut produksi sampah di Cimahi mencapai 230 ton per hari. Namun sejak diberlakukannya status darurat sampah, volume yang dikirim ke TPA Sarimukti berhasil ditekan menjadi 110 ton per hari melalui sistem pemilahan sampah berbasis sumber.

“Saya melihat sistem di Cimahi ini cukup baik. Dari tingkat RW sudah diterapkan pemilahan berbasis hari, antara sampah organik dan anorganik dibuang di hari yang berbeda. Dengan begitu, pemilahan sudah terjadi dari sumbernya,” ujar Prasetyawati.

Baca Juga:  Siap Tampung 23 Ribu Ton Sampah, Pemprov Jabar Buat Skema Baru Penanganan Sampah Bandung Raya

Sistem TPS3R Cimahi Dinilai Efektif

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV meninjau langsung proses pengolahan sampah di TPS3R. Sampah organik dicacah dan dimanfaatkan sebagai pakan maggot, sedangkan sampah anorganik seperti plastik diolah menjadi biji plastik bernilai ekonomis. Sementara itu, residu yang tidak dapat dimanfaatkan tetap dikirim ke TPA Sarimukti.

Baca Juga:  Operator Desa Wajib Pantau SIPD, DPRD Jabar Janji Kawal Program Prioritas!

Model pengelolaan ini dinilai mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah.

Incinerator Belum Optimal, DPRD Minta Uji Emisi

Selain mengapresiasi sistem pemilahan sampah, Komisi IV DPRD Jawa Barat juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan incinerator di Cimahi. Peralatan tersebut belum digunakan karena adanya regulasi Kementerian Lingkungan Hidup terkait larangan pembakaran sampah dan potensi emisi berbahaya seperti dioksin.

Menurut Prasetyawati, diperlukan uji emisi dan evaluasi teknologi sebelum incinerator dapat dioperasikan.

Baca Juga:  Pembatasan TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi Dorong Pembentukan BSU di 312 RW

“Kita sudah memiliki peralatannya. Tinggal bagaimana dilakukan pengujian dan penyempurnaan agar emisi yang dihasilkan aman dan tidak membahayakan,” jelasnya.

Komitmen DPRD Jabar Atasi Darurat Sampah

Komisi IV DPRD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kapasitas pengolahan sampah di daerah, termasuk penguatan teknologi, pelatihan pengelola TPS3R, serta sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan darurat sampah di Jawa Barat sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

darurat sampah Jawa Barat DPRD Jawa Barat incinerator Cimahi Komisi IV DPRD Jabar pengelolaan sampah Cimahi sistem pemilahan sampah TPA Sarimukti TPS3R Cimahi uji emisi sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.