Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WIB

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Sabtu, 11 April 2026 17:51 WIB

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Sabtu, 11 April 2026 16:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
  • Selamat Jalan Bobotoh Sejati, Jenderal Rukandi Berpulang Hari Ini: Aspal Bandung Takkan Lagi Sama
  • Bikin Bonding Makin Erat! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Bandung yang Paling Pas buat Acara Rombongan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jawa Barat Puji Sistem Pengelolaan Sampah Cimahi, Volume ke Sarimukti Turun Drastis

By SusanaKamis, 12 Februari 2026 16:18 WIB2 Mins Read
DPRD Jawa Barat apresiasi sistem pengelolaan sampah di Cimahi yang berhasil tekan volume ke TPA Sarimukti. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi IV DPRD Jawa Barat mengapresiasi sistem pengelolaan sampah di Kota Cimahi yang dinilai menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam menekan volume sampah ke TPA Sarimukti.

Penilaian tersebut disampaikan usai monitoring langsung ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kota Cimahi, Kamis (12/2/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, menyebut produksi sampah di Cimahi mencapai 230 ton per hari. Namun sejak diberlakukannya status darurat sampah, volume yang dikirim ke TPA Sarimukti berhasil ditekan menjadi 110 ton per hari melalui sistem pemilahan sampah berbasis sumber.

“Saya melihat sistem di Cimahi ini cukup baik. Dari tingkat RW sudah diterapkan pemilahan berbasis hari, antara sampah organik dan anorganik dibuang di hari yang berbeda. Dengan begitu, pemilahan sudah terjadi dari sumbernya,” ujar Prasetyawati.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Targetkan Kiriman Sampah ke TPA Sarimukti Turun Jadi 140 Ritase per Hari

Sistem TPS3R Cimahi Dinilai Efektif

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV meninjau langsung proses pengolahan sampah di TPS3R. Sampah organik dicacah dan dimanfaatkan sebagai pakan maggot, sedangkan sampah anorganik seperti plastik diolah menjadi biji plastik bernilai ekonomis. Sementara itu, residu yang tidak dapat dimanfaatkan tetap dikirim ke TPA Sarimukti.

Baca Juga:  Dari Tahura Dago, DPRD Jabar Ajak Warga Jaga Ekologi Paru-Paru Bandung Raya

Model pengelolaan ini dinilai mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah.

Incinerator Belum Optimal, DPRD Minta Uji Emisi

Selain mengapresiasi sistem pemilahan sampah, Komisi IV DPRD Jawa Barat juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan incinerator di Cimahi. Peralatan tersebut belum digunakan karena adanya regulasi Kementerian Lingkungan Hidup terkait larangan pembakaran sampah dan potensi emisi berbahaya seperti dioksin.

Menurut Prasetyawati, diperlukan uji emisi dan evaluasi teknologi sebelum incinerator dapat dioperasikan.

Baca Juga:  Water Boombing Masih Dikerahkan, Polisi Ungkap Kesulitan Pemadaman Kebakaran TPA Sarimukti

“Kita sudah memiliki peralatannya. Tinggal bagaimana dilakukan pengujian dan penyempurnaan agar emisi yang dihasilkan aman dan tidak membahayakan,” jelasnya.

Komitmen DPRD Jabar Atasi Darurat Sampah

Komisi IV DPRD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kapasitas pengolahan sampah di daerah, termasuk penguatan teknologi, pelatihan pengelola TPS3R, serta sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan darurat sampah di Jawa Barat sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

darurat sampah Jawa Barat DPRD Jawa Barat incinerator Cimahi Komisi IV DPRD Jabar pengelolaan sampah Cimahi sistem pemilahan sampah TPA Sarimukti TPS3R Cimahi uji emisi sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.