bukamata.id – Kontes kecantikan dunia Miss Universe 2025 tengah menjadi sorotan setelah insiden yang melibatkan Miss Universe Mexico, Fatima Bosch, dengan Presiden Miss Grand International (MGI), Nawat Itsaragrisil, terjadi selama karantina finalis di Thailand.
Video momen ketegangan yang beredar di media sosial memperlihatkan Fatima memilih walk out, memicu perhatian publik dan tanda tanya mengenai situasi di balik panggung Miss Universe.
Fatima Bosch Akui Terjadi Ketegangan
Melalui Instagram Stories, Fatima Bosch mengonfirmasi adanya insiden kurang menyenangkan dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari penggemar serta sesama finalis.
Beberapa finalis lain menuding Nawat bersikap tidak sopan sehingga membuat Fatima meninggalkan acara resmi. Publik ramai memberikan dukungan kepada Fatima dengan berbagai tagar di media sosial.
MUO Turun Tangan, Tegaskan Kompetisi Tetap Berjalan
Menanggapi drama ini, Miss Universe Organization (MUO) mengeluarkan pernyataan resmi. MUO memastikan akan melakukan investigasi internal dan menegaskan seluruh rangkaian kompetisi tetap berjalan sesuai jadwal.
“MUO menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan komunitas tuan rumah, MGI, dan seluruh mitra lokal untuk memastikan kesuksesan Miss Universe ke-74,” tulis MUO di akun Instagram resmi mereka.
Selain itu, MUO mengumumkan bahwa delegasi tingkat tinggi yang dipimpin CEO Miss Universe, Mario Bucaro, diterbangkan ke Thailand untuk memastikan kompetisi tetap kondusif, aman, dan profesional bagi seluruh delegasi.
Kronologi Walk Out Fatima Bosch
Insiden terjadi saat sesi sashing, momen penyerahan selempang yang menjadi highlight masa karantina. Video menunjukkan Nawat menegur Fatima secara terbuka di hadapan finalis lain. Fatima membela diri lalu keluar dari ruangan.
“Apa yang dilakukan direktur itu tidak sopan. Dia memanggil saya bodoh hanya karena ada masalah dengan organisasi, dan menurut saya itu tidak adil. Saya hadir untuk memberikan yang terbaik, bukan menciptakan masalah,” ujar Fatima. Ia menegaskan, ajang ini adalah wadah bagi perempuan untuk bersuara dan tidak ada yang berhak membungkam mereka.
Dukungan Penuh dari Organisasi Miss Universe Mexico
Pihak Miss Universe Mexico juga menyatakan dukungan tegas kepada Fatima.
“Hari ini dan selamanya, Meksiko mendukungmu, Fatima. Kekuatanmu, kelasmu, dan suaramu mewakili yang terbaik dari bangsa kita,” tulis mereka.
Sikap ini menegaskan bahwa perilaku yang tidak menghormati finalis tidak dapat dibenarkan.
Agenda Tetap Berlanjut, Publik Pantau Perkembangan
Meski diwarnai drama, MUO memastikan rangkaian Miss Universe 2025 tetap berjalan. Ajang ini tetap menjadi ruang positif yang mengedepankan keberagaman, empowerment, dan pemberdayaan perempuan.
Publik global kini menantikan hasil investigasi MUO dan kemungkinan sanksi lanjutan, sementara Fatima Bosch tetap melaju dalam kompetisi dengan dukungan penggemar yang terus menguat.
Drama pageant ini menunjukkan bahwa Miss Universe tidak hanya soal kecantikan, tapi juga tentang keberanian bersuara dan integritas finalis.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











