Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Minggu, 1 November 2026 19:41 WIB

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Minggu, 1 November 2026 19:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Era Ruben Amorim di Manchester United Berakhir, Ini Penyebabnya

By Aga GustianaSenin, 5 Januari 2026 18:02 WIB3 Mins Read
Ruben Amorim
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Foto: X)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perjalanan Ruben Amorim bersama Manchester United harus berhenti lebih cepat dari perkiraan awal. Klub berjuluk Setan Merah itu resmi mengakhiri kerja sama dengan juru taktik asal Portugal tersebut menyusul performa tim yang dinilai belum memenuhi ekspektasi di Premier League musim 2025/2026.

Pertandingan kontra Leeds United di Elland Road pada Minggu (4/1/2026) menjadi penampilan terakhir Amorim di kursi manajer. Dalam laga tersebut, United hanya mampu membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1. Hasil itu membuat mereka tertahan di posisi keenam klasemen dengan total 20 laga telah dijalani.

Secara matematis, peluang Manchester United ke zona Liga Champions sejatinya masih terbuka karena hanya berjarak tiga poin. Namun, manajemen menilai performa tim di atas lapangan belum mencerminkan standar dan ambisi klub sebesar United. Permainan yang naik-turun serta kegagalan menjaga konsistensi menjadi sorotan utama.

Keputusan pemecatan Amorim juga tidak lepas dari persoalan non-teknis. Hubungan yang merenggang antara sang manajer dan jajaran klub disebut mempercepat berakhirnya masa baktinya di Old Trafford. Situasi di balik layar disebut memburuk dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga:  Hasil Bola Tadi Malam: Liverpool Menang Dramatis, Real Madrid Curi Poin Penuh

Langkah tegas tersebut diambil oleh petinggi klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox. Sejumlah laporan internal mengindikasikan adanya perbedaan pandangan antara Amorim dan manajemen terkait peran, kewenangan, serta arah tim ke depan.

Ketegangan itu bahkan sempat tersirat dalam pernyataan Amorim usai laga melawan Leeds. Saat itu, ia menegaskan statusnya sebagai manajer penuh, bukan sekadar pelatih kepala, seraya menyatakan tidak berniat mundur dari jabatannya.

“Situasinya akan seperti ini sampai ada keputusan dari dewan. Saya tidak akan pergi dengan kemauan sendiri. Saya akan tetap bekerja sampai ada perubahan dari klub,” ujar Amorim kala itu.

Setelah kepergian Amorim, Manchester United dikabarkan menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Mantan gelandang timnas Skotlandia yang kini menangani skuad U-18 tersebut dipercaya memimpin tim senior dalam masa transisi.

Baca Juga:  Hasil Bola Tadi Malam: Man United Tahan Imbang Liverpool, AS Roma Gebug Lazio

Tantangan pertama Fletcher akan datang saat United melawat ke markas Burnley pada Rabu (7/1/2026) malam WIB. Sementara itu, manajemen klub disebut baru akan mengambil keputusan terkait pelatih permanen pada akhir musim.

Di sisi lain, pemecatan Amorim membawa konsekuensi finansial yang tidak kecil. Kontrak yang ia tandatangani saat direkrut dari Sporting CP pada November 2024 tidak memuat klausul pemutusan dengan nilai kompensasi ringan.

Dengan demikian, Manchester United harus menanggung pembayaran penuh sisa kontrak Amorim yang sejatinya berlaku hingga 2027, ditambah opsi perpanjangan satu tahun. Kondisi ini kembali menegaskan mahalnya biaya pergantian pelatih yang kerap terjadi di era modern klub.

Selama sekitar 14 bulan menukangi United, Amorim kerap menuai kritik terkait pendekatan taktiknya. Ia dikenal sangat setia pada skema tiga bek, khususnya formasi 3-4-3, meski hasil di lapangan tidak selalu sejalan dengan harapan.

Baca Juga:  Manchester United Bakal Bangun Stadion Baru, Sir Alex Ferguson Beri Tanggapan

Meski begitu, laporan media Inggris menyebut Amorim sebenarnya sempat bereksperimen dengan sistem lain dalam sesi latihan. Bukti paling nyata terlihat saat United menundukkan Newcastle United 1-0 pada 26 Desember lalu menggunakan formasi 4-2-3-1.

Namun, perubahan tersebut tidak bertahan lama. Amorim kembali mengandalkan sistem tiga bek pada laga berikutnya dan hanya meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Wolverhampton Wanderers. Ketidakjelasan arah taktik inilah yang kemudian dianggap sebagai salah satu kegagalan utama.

Kini, Manchester United kembali berada di persimpangan. Kepergian Ruben Amorim meninggalkan banyak tanda tanya, sementara publik Old Trafford menantikan sosok baru yang mampu membawa stabilitas dan arah jelas bagi masa depan klub.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Sepak Bola Liga Inggris Manchester United Premier League Ruben Amorim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak

Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.