bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan konsumsi minuman keras, penyalahgunaan obat-obatan, serta tekanan ekonomi akibat judi online menjadi faktor utama yang memicu meningkatnya tindak kriminal di wilayah Bandung Raya.
Hal tersebut disampaikan Farhan usai mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Barat dan para kepala daerah se-Bandung Raya terkait penanganan kriminalitas, Rabu (22/7/2026).
Menurut Farhan, data yang dipaparkan pihak kepolisian menunjukkan bahwa berbagai aksi kriminal dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari penyalahgunaan zat adiktif hingga pengaruh lingkungan pergaulan.
“Data yang dimiliki kepolisian, pemicunya mulai dari penggunaan obat-obatan, konsumsi minuman keras, terdesak oleh utang karena judi online, pengaruh lingkungan, gaya hidup, dan pengaruh media,” ujar Farhan kepada awak media, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, dari berbagai faktor tersebut terdapat tiga penyebab yang paling dominan, yakni konsumsi minuman keras dan obat-obatan keras, tekanan ekonomi akibat utang dari judi online, serta ajakan atau pengaruh lingkungan pergaulan.
Karena itu, pemerintah bersama aparat kepolisian tidak hanya mengandalkan patroli untuk menekan angka kriminalitas, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan melalui keluarga dan lingkungan sekolah.
Farhan mengatakan, orang tua akan dilibatkan melalui sekolah dengan menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam kebiasaan yang berpotensi memicu tindak kriminal, seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, maupun perilaku negatif lainnya.
Selain langkah preventif, hasil rapat juga menetapkan sejumlah kawasan rawan sebagai prioritas pengamanan. Menurut Farhan, wilayah perbatasan menjadi perhatian utama karena berdasarkan data kepolisian banyak kasus kriminal terjadi di kawasan tersebut.
“Beberapa titik rawan di Kota Bandung yang akan diperhatikan, di antaranya Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan AH Nasution karena masuk ke perbatasan Kabupaten Bandung dan Cimahi,” katanya.
Farhan berharap penguatan patroli, pelibatan keluarga, serta kerja sama antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat menekan angka kriminalitas sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Bandung Raya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










