Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus: Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Sabtu, 12 September 2026 13:24 WIB

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Sabtu, 12 September 2026 13:16 WIB

Teror Petasan Jelang Big Match: Malam Mencekam Skuad Persib di Hotel Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 12:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus: Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi
  • Teror Petasan Jelang Big Match: Malam Mencekam Skuad Persib di Hotel Jakarta
  • Persija vs Persib Diprediksi Hujan Gol, Maung Bandung Diunggulkan Menang Tipis
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Serahkan Bukti Dugaan Pungli PPDB Bandung ke Pemerintah Pusat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 16 Juni 2025 17:00 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, M Farhan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung secara resmi telah menyerahkan laporan tertulis terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB 2025 kepada Kementerian Pendidikan, Senin (16/6/2025).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan laporan tersebut saat melakukan pertemuan langsung dengan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, di salah satu kafe di Jalan Riau, Kota Bandung.

“Laporan sudah saya sampaikan secara tertulis. Selanjutnya, pihak kementerian akan melakukan penilaian dan kajian mendalam,” ujar Farhan kepada wartawan.

Terkait hasil atau tanggapan dari pemerintah pusat, Farhan menuturkan bahwa laporan baru saja diserahkan dan saat ini masih menunggu proses evaluasi lebih lanjut dari kementerian terkait.

Kementerian Pendidikan Akan Lakukan Kajian Menyeluruh

Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq menegaskan, pihaknya tidak akan tergesa-gesa mengambil keputusan sebelum semua fakta terverifikasi. Ia juga mengapresiasi sikap proaktif Pemkot Bandung dalam menyampaikan laporan resmi.

“Kami menjunjung asas praduga tak bersalah. Jangan sampai ada kesimpulan prematur yang justru menimbulkan fitnah. Ini jadi pelajaran penting bagi semua pihak,” tegasnya.

Ia menyebut Kementerian Pendidikan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh agar praktik-praktik semacam itu tidak terjadi lagi dalam proses penerimaan murid baru di masa mendatang.

Indikasi Pungli Ditemukan di Empat Sekolah Negeri

Sebelumnya, isu pungli dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 mencuat di beberapa sekolah negeri di Kota Bandung. Dugaan ini pertama kali disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berdasarkan laporan masyarakat.

Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, menyebut bahwa indikasi tersebut belum mengarah pada bukti pelanggaran transaksi. Hasil pemantauan sementara dari unsur Saber Pungli tidak menemukan adanya transaksi ilegal di empat sekolah negeri yang dilaporkan.

“Sampai saat ini, masih sebatas indikasi. Belum ditemukan bukti kuat terkait pungutan menyimpang,” jelas Asep.

Disdik Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam setiap proses pendidikan, serta membuka ruang partisipasi publik untuk pelaporan jika ditemukan kejanggalan dalam pelaksanaan PPDB.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.