bukamata.id – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tim nasional Malaysia kini masih menunggu keputusan resmi dari FIFA terkait kasus dugaan penggunaan dokumen ilegal oleh sejumlah pemain naturalisasi.
Beberapa pekan lalu, FIFA sempat menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi Malaysia terindikasi menggunakan dokumen yang tidak sah dalam proses administrasi. Atas temuan tersebut, para pemain itu dilarang terlibat di seluruh ekosistem sepak bola selama 12 bulan.
Selain itu, FAM juga dikenai sanksi denda dan masih diberikan kesempatan untuk mengajukan banding. Keputusan final dijadwalkan keluar pada 30 Oktober 2025, namun hingga kini belum ada kejelasan dari badan sepak bola dunia tersebut.
Baca Juga: FAM dan 7 Pemain Naturalisasi Masih Menunggu Keputusan FIFA, Skandal Malaysia Belum Reda
Bocoran dari Media Lokal Malaysia
Media asal Malaysia, Scoop, melaporkan bahwa proses verifikasi dokumen para pemain tersebut masih terus berjalan. Berdasarkan informasi dari salah satu sumber mereka, FAM dan timnas Malaysia hampir pasti akan tetap menerima hukuman dari FIFA.
“Masih ada beberapa ketidaksesuaian dalam dokumen yang perlu diverifikasi ulang. Meskipun keputusan akhir bisa berujung ke mana saja, peluang pembebasan penuh sangat kecil,” ujar seorang sumber kepada Scoop.
Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa FIFA sedang menelusuri lebih dalam keabsahan dokumen milik ketujuh pemain tersebut. Sumber lain menambahkan bahwa keputusan resmi diperkirakan akan segera diumumkan setelah proses pemeriksaan tuntas.
Malaysia Tetap Bertahan pada Posisi Awal
Meski FIFA menemukan sejumlah ketidaksesuaian, pihak Malaysia tetap bersikukuh bahwa mereka tidak melakukan pemalsuan dokumen. Namun, FIFA ingin memastikan seluruh proses berjalan dengan transparan dan bebas dari kesalahan administratif.
Baca Juga: FAM Dilaporkan ke Beberapa Negara, Skandal Naturalisasi Pemain Malaysia Memanas
“FIFA berusaha memastikan bahwa tidak ada kelalaian prosedural atau administratif yang mempengaruhi integritas putusan,” ujar sumber tersebut menegaskan.
Langkah hati-hati FIFA ini menunjukkan bahwa kasus pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi pemain dianggap sebagai isu serius. Keputusan mereka nanti tidak hanya berdampak pada sepak bola Malaysia, tetapi juga bisa menjadi acuan global dalam penanganan kasus serupa di masa mendatang.
“Mereka tidak terburu-buru. FIFA memahami sensitivitas kasus ini, tidak hanya bagi sepak bola Malaysia tetapi juga bagi cara penanganan kasus naturalisasi dan kelayakan pemain di seluruh dunia ke depan,” tutup sumber tersebut.
Sinyal Tegas dari FIFA
Keputusan yang akan diumumkan FIFA diyakini akan menjadi tolak ukur baru dalam menegakkan integritas proses naturalisasi di dunia sepak bola. Kasus ini juga memperlihatkan bagaimana FIFA berupaya menegakkan standar etika dan hukum dengan ketat, tanpa kompromi terhadap pelanggaran dokumen.
Bagi FAM dan timnas Malaysia, hasil akhir kasus ini akan sangat menentukan langkah mereka ke depan, baik di level administrasi federasi maupun komposisi pemain di tim nasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News





