Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Selasa, 15 September 2026 17:05 WIB

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Selasa, 15 September 2026 16:45 WIB

Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong

Selasa, 15 September 2026 16:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
  • Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
  • Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong
  • Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM dan 7 Pemain Naturalisasi Masih Menunggu Keputusan FIFA, Skandal Malaysia Belum Reda

By Aga GustianaSabtu, 1 November 2025 09:30 WIB3 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kisruh naturalisasi pemain di sepak bola Malaysia kembali jadi sorotan besar setelah FIFA belum juga mengumumkan keputusan resminya. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) serta tujuh pemain yang terlibat kini berada dalam ketidakpastian yang semakin panjang.

Hingga Jumat dini hari, 31 Oktober 2025, waktu yang sebelumnya disebut sebagai tenggat pengumuman telah berlalu, namun FIFA masih bungkam. Keheningan ini menimbulkan tanda tanya besar—baik mengenai masa depan para pemain naturalisasi maupun reputasi FAM di mata dunia.

Sebelumnya, FAM sempat memberi isyarat bahwa keputusan Komite Banding FIFA akan diumumkan pada 30 Oktober. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang dirilis badan sepak bola dunia itu.

Baca Juga: 7 Pemain Terancam! Ini Tenggat Maut AFC untuk FAM dalam Kasus Naturalisasi

Akar Kasus: Dugaan Dokumen Palsu

Skandal ini bermula dari laporan yang masuk ke FIFA pada Juni 2025. Setelah melakukan penyelidikan tertutup selama dua bulan, FIFA menemukan indikasi bahwa dokumen silsilah pemain yang diajukan FAM berisi informasi palsu.

Baca Juga:  Thom Haye Disanksi FIFA Usai Bawa Persib Kalahkan Selangor FC, Dilarang Tampil 4 Laga

Data menyebutkan bahwa kakek atau nenek dari tujuh pemain naturalisasi tersebut sebenarnya lahir di Spanyol, Argentina, dan Brasil—bukan di Malaysia seperti yang tercantum dalam dokumen resmi.

Perkembangan terbaru datang dari Argentina. Media lokal Capital de Noticias menerbitkan salinan akta kelahiran asli kakek Facundo Garces, salah satu pemain yang diselidiki. Dokumen itu menegaskan bahwa leluhur Garces lahir di Argentina, bertentangan dengan data yang disampaikan FAM. Bukti tersebut diyakini menjadi bagian penting dalam berkas penyelidikan FIFA.

Sanksi Awal dan Proses Banding

Pada 6 Oktober 2025, FIFA menjatuhkan sanksi awal: denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp5,8 miliar) kepada FAM, serta 2.000 franc Swiss untuk masing-masing pemain. Ketujuh pemain itu juga dilarang berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sepak bola selama 12 bulan.

Baca Juga:  Erick Thohir Apresiasi Kesuksesan FIFA Club Management Workshop di Indonesia

Baca Juga: Sanksi FIFA Mengintai! Bukti Baru Facundo Garces Bikin FAM Kian Sulit Berkelit

Salah satu di antaranya adalah Hector Hevel, pemain kunci dalam beberapa kemenangan besar tim nasional Malaysia.

Sebagai respons, FAM segera menunjuk firma hukum internasional untuk menyiapkan banding resmi. Mereka juga meminta FIFA menyerahkan seluruh dokumen dan dasar hukum keputusan tersebut. Banding diajukan pada 14 Oktober, namun hingga saat ini hasilnya belum diumumkan.

Ancaman Sanksi Tambahan dari AFC

Selain FIFA, Federasi Sepak Bola Asia (AFC) juga dikabarkan memantau kasus ini secara dekat. Jika terbukti Malaysia menurunkan pemain tidak sah, AFC berpotensi membatalkan hasil beberapa pertandingan—termasuk kemenangan 4–0 atas Vietnam dan laga melawan Nepal pada Kualifikasi Piala Asia 2027.

Kehilangan enam poin dari dua pertandingan itu bisa menjatuhkan Malaysia dari puncak klasemen Grup F dan menggagalkan langkah mereka menuju putaran final.

Baca Juga:  FIFA Ultimatum Bahrain Jika Tak Mau Main di Indonesia, Siap-siap WO

Baca Juga: FAM Tak Terima Dokumen Asli Pemain Naturalisasi Malaysia Bocor ke Publik

Krisis Kepercayaan Publik

Lebih dari sekadar sanksi, kasus ini memunculkan krisis kepercayaan terhadap manajemen FAM. Banyak pihak menilai, upaya pembelaan FAM dengan alasan “kesalahan administratif” justru memperburuk persepsi publik.

Pakar sepak bola nasional, Datuk Pekan Ramli, menilai FAM perlu berhenti mencari pembenaran dan mulai berbenah secara struktural. “Sepak bola tidak bisa dibangun di atas dasar manipulasi dokumen,” ujarnya.

Momentum untuk Reformasi

Skandal ini kini dianggap sebagai momen penting untuk mereformasi tata kelola sepak bola Malaysia. Ketika kejujuran dan transparansi diabaikan demi hasil instan, reputasi nasional yang dipertaruhkan.

Seluruh mata kini tertuju pada FIFA—putusan akhir mereka bukan hanya akan menentukan nasib tujuh pemain, tapi juga masa depan kepercayaan publik terhadap sepak bola Malaysia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AFC FAM FIFA Malaysia Skandal Naturalisasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Prediksi Ipswich vs Arsenal di Piala EFL: The Gunners Diprediksi Menang Mudah?

Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru

Bukan Cuma Cari Pemain! John Herdman Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan di Laga Persija vs Persib

Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa

John Herdman Bongkar Mimpi Erick Thohir untuk Timnas Indonesia: Juara hingga Piala Dunia 2030

City Menang 1-0, Gol Haaland Malah Jadi Bumerang? Pro Ref Bongkar Kesalahan VAR

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.