Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siapa Frankie MacDonald? Pria Kanada yang Klaim Tahu Kapan Gempa Besar Hantam Indonesia!

Minggu, 6 September 2026 17:11 WIB

Persib Sambut Suporter Tim Tamu di Stadion, Ada 6 Komitmen yang Wajib Dipatuhi

Minggu, 6 September 2026 16:04 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT September 2026 Cair hingga Rp600 Ribu, Cek Penerima Pakai NIK KTP

Minggu, 6 September 2026 15:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siapa Frankie MacDonald? Pria Kanada yang Klaim Tahu Kapan Gempa Besar Hantam Indonesia!
  • Persib Sambut Suporter Tim Tamu di Stadion, Ada 6 Komitmen yang Wajib Dipatuhi
  • BLT September 2026 Cair hingga Rp600 Ribu, Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Duel Sengit Persib vs PSM Makassar, Igor Tolic Siapkan Kejutan di GBLA
  • Bukit Tunggul Dilalap Api! Kebakaran 4 Hektare Diduga Bermula dari Pembukaan Lahan
  • Harga Emas Antam Hari Ini 6 September 2026 Stabil, Segini Harga 1 Gram dan Buyback
  • Mojang Bandung Salza Nabila Nurpratiwi: Menapaki Fase Transisi dan Mengabdi Lewat Dunia Kebidanan
  • BMKG Deteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jabar, Warga Diminta Waspada
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 6 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FIFA Hukum Malaysia Rp 7,3 Miliar, Muncul Misteri Agen Pemasok Pemain Naturalisasi!

By SusanaJumat, 31 Oktober 2025 15:31 WIB2 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Skandal naturalisasi Timnas Malaysia yang berujung sanksi FIFA ternyata berbuntut panjang.

Setelah tujuh pemain terbukti menggunakan dokumen palsu, kini muncul misteri baru terkait dugaan keberadaan agen-agen asing pemasok calon pemain naturalisasi untuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Seperti diketahui, FIFA menjatuhkan hukuman berat kepada FAM berupa denda 350 ribu Swiss Franc, atau setara Rp 7,3 miliar.

Sementara tujuh pemain yang dinyatakan terbukti memalsukan dokumen dijatuhi larangan aktivitas sepak bola selama 12 bulan sejak 26 September, ditambah denda 2.000 Swiss Franc atau sekitar Rp 41 juta per pemain.

FAM telah mengajukan banding dan hasilnya disebut akan diumumkan pada akhir pekan ini. Namun, peluang keringanan hukuman dinilai sangat kecil.

Misteri Agen Naturalisasi: Jejak Mengarah ke Spanyol

Media lokal Scoop mengungkap dugaan keberadaan jaringan agen yang diduga menjadi pemasok calon pemain naturalisasi untuk Malaysia.

Beberapa sumber internal FAM mengklaim bahwa agen-agen tersebut berasal dari Spanyol dan sudah lama aktif di sepak bola Malaysia.

“Sudah cukup diketahui bahwa perantara tertentu, terutama yang memiliki hubungan dengan Spanyol, telah lama terlibat dalam mendatangkan pemain asing ke Malaysia,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

“Mereka berpengalaman, tahu cara bekerja dalam sistem, dan sebagian punya hubungan pribadi dengan pemain maupun ofisial lokal,” lanjutnya.

Sumber lain menambahkan bahwa hubungan antara agen dan pihak internal tim nasional bukan hal baru.

“Kasus kali ini bisa saja membuka semuanya. Ini pola yang sama, wilayah yang sama, dan jaringan yang sama,” ujarnya.

Jaringan Agen Diduga Pasok Pemain Latin ke Liga Malaysia

Data Scoop menunjukkan ada sekitar 17–18 agen yang aktif menawarkan pemain berdarah Latin ke klub-klub Malaysia. Tidak heran, Liga Malaysia musim 2024/2025 diisi oleh:

  • 11 pemain asal Spanyol
  • 19 pemain dari Brasil
  • 4 pemain dari Argentina

Umumnya, para pemain ini disebut memiliki peluang untuk dinaturalisasi setelah lima tahun berkarier di Malaysia.

Namun, kasus tujuh pemain yang disanksi FIFA berbeda. Para pemain tersebut sebelumnya diklaim punya keturunan Malaysia, tetapi FIFA membantah hal itu setelah menyelesaikan investigasi.

Skandal Bisa Membuka Jaringan Lebih Besar

Pengamat sepak bola menilai skandal ini berpotensi membuka jaringan bisnis agen pemain yang selama ini tidak tersentuh. Jika dugaan itu terbukti, Malaysia bisa menghadapi masalah lebih besar dari sekadar hukuman denda.

FIFA disebut sedang mendalami struktur jaringan agen yang terlibat, sambil menanti hasil banding FAM yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Indonesia U20 vs Australia Jadi Penentu! Ini Syarat Garuda Muda Lolos ke Piala Asia 2027

Arsenal vs Chelsea Memanas! Derbi London Jadi Ujian Start Sempurna di Liga Inggris

Ikuti Jejak Jordi Amat, Emil Audero Resmi Hiasi Panggung La Liga Bersama Rayo Vallecano

US Open 2026 Tanpa Sinner: Tantangan Bagi Alcaraz, Peluang Bagi Zverev

Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Skuad Garuda Muda Wajib Menang Demi Tiket Piala Asia

Tinggalkan Era Pep, Manchester City Bangun Lini Tengah Termahal Sepanjang Sejarah Premier League

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Deklarasi Pengusaha Berkibar, Firaldi Akbar Siap Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.