bukamata.id – Langkah drastis diambil Manchester City dalam menata ulang kedalaman skuadnya pasca-era kepemimpinan Pep Guardiola. Raksasa Etihad tersebut memutuskan merombak total sektor sentral tim dengan melepas deretan nama besar seperti Rodri, Bernardo Silva, hingga pemain yang belum lama merapat, Tijjani Reijnders.
Sebagai gantinya, konsorsium pemilik City rela menggelontorkan dana fantastis untuk memboyong tiga amunisi gress sekaligus:
- Enzo Fernandez: Diangkut dari Chelsea dengan mahar fantastis menembus 125 juta paun (sekitar Rp 3 triliun).
- Elliott Anderson: Ditebus dari Nottingham Forest seharga 116 juta paun (sekitar Rp 2,7 triliun).
- Ayyoub Bouaddi: Talenta muda yang diboyong dari Lille senilai 81,4 juta paun (sekitar Rp 1,9 triliun).
Suntikan amunisi mahal ini secara otomatis mengerek total valuasi lini tengah The Citizens ke angka 460 juta paun atau menembus Rp 10,9 triliun berdasarkan data Transfermarkt. Angka ini melambung jauh dibanding nilai sektor tengah mereka musim lalu yang berada di kisaran 354 juta paun.
Geser Dominasi Arsenal di Puncak Daftar Skuad Mewah
Langkah rekrutmen agresif City berhasil melampaui valuasi sektor tengah Arsenal yang sebelumnya memegang predikat termahal di Liga Inggris. Meriam London—yang musim ini mendaratkan Bruno Guimaraes dari Newcastle United senilai 75 juta paun—kini berada di posisi kedua dengan total nilai pasar gelandang mencapai 425 juta paun (Rp 10,1 triliun).
Berikut peta kekuatan dan estimasi nilai pasar sektor tengah The Big Six Premier League saat ini:
| Klub Premier League | Total Valuasi Sektor Tengah | Estimasi Nilai (Rupiah) |
| Manchester City | 460 juta paun | Rp 10,9 triliun |
| Arsenal | 425 juta paun | Rp 10,1 triliun |
| Chelsea | 381,2 juta paun | Rp 9,1 triliun |
| Liverpool | 362 juta paun | Rp 8,2 triliun |
| Tottenham Hotspur | 294 juta paun | Rp 7,02 triliun |
| Manchester United | 293 juta paun | Rp 7,00 triliun |
Peta Persaingan Papan Atas Kian Panas
Melihat pergerakan transfer dan tingginya angka investasi di lini vital ini, persaingan berebut takhta juara liga dipastikan berlangsung lebih ketat. Peta kekuatan kini bergeser tidak hanya pada adu taktik di lapangan, melainkan juga seberapa efektif komposisi pemain berharga mahal tersebut menyatu dalam skema permainan baru.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









