Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi

Rabu, 12 Agustus 2026 18:08 WIB

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Rabu, 12 Agustus 2026 17:47 WIB

Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 17:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
  • Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor
  • Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FIFA Tunda Keputusan, Masa Depan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Masih Gantung!

By SusanaJumat, 31 Oktober 2025 12:00 WIB2 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Skandal naturalisasi sepak bola Malaysia kembali memanas setelah FIFA menunda pengumuman keputusan terkait dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi.

Hingga Jumat dini hari, 31 Oktober 2025, batas waktu yang diumumkan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah terlewati, namun keputusan resmi dari FIFA belum keluar, meninggalkan masa depan pemain dan reputasi FAM dalam ketidakpastian.

Kasus Naturalisasi Bermasalah dan Investigasi FIFA

Kasus ini berawal dari pengaduan yang diterima FIFA pada Juni 2025. Investigasi rahasia selama dua bulan mengungkap bahwa kakek-nenek ketujuh pemain lahir di Spanyol, Argentina, dan Brasil, bukan di Malaysia seperti dokumen yang diajukan FAM.

Perkembangan terbaru muncul dari Argentina, di mana surat kabar Capital de Noticias menerbitkan dokumen akta kelahiran asli kakek Facundo Garces, salah satu pemain yang terlibat, menunjukkan ia lahir di Argentina, bertentangan dengan data resmi FAM. Dokumen ini diyakini menjadi bukti kuat yang dikumpulkan FIFA.

Sanksi Awal FIFA dan Banding FAM

Pada 6 Oktober 2025, FIFA menjatuhkan sanksi awal terhadap FAM dan pemain:

  • Denda 350.000 Franc Swiss (sekitar Rp5,8 miliar) untuk FAM
  • Denda 2.000 Franc Swiss (Rp33 juta) untuk setiap pemain
  • Larangan beraktivitas sepak bola selama 12 bulan bagi ketujuh pemain, termasuk Hector Hevel, kontributor penting tim nasional Malaysia

FAM kemudian segera menyewa pengacara internasional, meminta dokumen dan dasar hukum dari FIFA, dan mengajukan banding pada 14 Oktober 2025. Hingga kini, keputusan akhir masih ditunggu, menimbulkan ketidakpastian besar bagi sepak bola Malaysia.

Dampak Besar bagi Tim Nasional Malaysia

Jika banding gagal, sanksi awal akan tetap berlaku. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga memperingatkan konsekuensi serius:

  • Malaysia bisa kalah 0-3 di pertandingan yang sudah dimenangkan, termasuk melawan Nepal dan kemenangan 4-0 atas Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027
  • Potensi kehilangan 6 poin, turun dari puncak klasemen Grup F, dan berisiko tersingkir dari turnamen

Di luar skor, dampak terbesarnya adalah krisis kepercayaan publik terhadap integritas FAM dan reputasi sepak bola Malaysia di mata internasional. Pemalsuan dokumen menimbulkan pertanyaan serius soal transparansi dan profesionalisme.

Pandangan Pakar dan Reformasi yang Diperlukan

Pakar sepak bola Datuk Pekan Ramli menekankan FAM harus menghadapi kenyataan dan memperbaiki sistem internal, alih-alih hanya berlarut di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh industri sepak bola Malaysia: kesuksesan tidak bisa dibangun di atas ketidakjujuran. Sepak bola Malaysia kini membutuhkan keputusan FIFA sekaligus reformasi mendasar untuk memulihkan integritas dan kepercayaan publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA tunda keputusan FAM Naturalisasi sepak bola Malaysia Skandal 7 pemain Malaysia Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan

Jadwal PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026: Bentrok Juara, Tanpa Perpanjangan Waktu!

Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?

Karier Paul Pogba di Ujung Tanduk: Kembali Dihantam Cedera, AS Monaco Bersiap Putus Kontrak!

League Cup 2026/2027 Batasi Pemain Asing Cuma 3, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan

Resmi! Persija vs Persib 12 September Digelar di Jakarta, Bobotoh Bisa ke GBK?

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.