Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

AKHIRNYA TERTANGKAP! Detik-Detik Penangkapan Taufik Hidayat di Majalaya Gara-Gara Hal Sepele Ini!

Rabu, 24 Juni 2026 09:58 WIB

Imbas Penyekapan Wanita di Cileunyi, Dedi Mulyadi Warning Pengusaha Kos-kosan soal Identitas Tamu

Rabu, 24 Juni 2026 09:38 WIB

Terungkap Alasan Taufik Hidayat Tega Sekap dan Aniaya Wanita di Bandung

Rabu, 24 Juni 2026 08:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • AKHIRNYA TERTANGKAP! Detik-Detik Penangkapan Taufik Hidayat di Majalaya Gara-Gara Hal Sepele Ini!
  • Imbas Penyekapan Wanita di Cileunyi, Dedi Mulyadi Warning Pengusaha Kos-kosan soal Identitas Tamu
  • Terungkap Alasan Taufik Hidayat Tega Sekap dan Aniaya Wanita di Bandung
  • Sempat Kabur ke Banten, Pelarian Taufik Hidayat Kandas Akibat Transaksi Online
  • Tembok Kokoh Ghana Frustrasikan Inggris, Persaingan Grup L Piala Dunia 2026 Memanas
  • Pesta Gol di Houston: Dua Gol Cristiano Ronaldo Bawa Portugal Cukur Uzbekistan 5-0
  • Serbu Sebelum Kehabisan! Link DANA Kaget dan Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 24 Juni 2026
  • Bikin Netizen Penasaran, Ternyata Begini Isi Video Ibu dan Anak Handuk Putih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 24 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FIFA Tunda Keputusan, Masa Depan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Masih Gantung!

By SusanaJumat, 31 Oktober 2025 12:00 WIB2 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Skandal naturalisasi sepak bola Malaysia kembali memanas setelah FIFA menunda pengumuman keputusan terkait dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi.

Hingga Jumat dini hari, 31 Oktober 2025, batas waktu yang diumumkan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah terlewati, namun keputusan resmi dari FIFA belum keluar, meninggalkan masa depan pemain dan reputasi FAM dalam ketidakpastian.

Kasus Naturalisasi Bermasalah dan Investigasi FIFA

Kasus ini berawal dari pengaduan yang diterima FIFA pada Juni 2025. Investigasi rahasia selama dua bulan mengungkap bahwa kakek-nenek ketujuh pemain lahir di Spanyol, Argentina, dan Brasil, bukan di Malaysia seperti dokumen yang diajukan FAM.

Baca Juga:  FIFA Belum Putuskan Nasib FAM Malaysia, Bocoran: Peluang Bebas dari Hukuman Sangat Kecil

Perkembangan terbaru muncul dari Argentina, di mana surat kabar Capital de Noticias menerbitkan dokumen akta kelahiran asli kakek Facundo Garces, salah satu pemain yang terlibat, menunjukkan ia lahir di Argentina, bertentangan dengan data resmi FAM. Dokumen ini diyakini menjadi bukti kuat yang dikumpulkan FIFA.

Sanksi Awal FIFA dan Banding FAM

Pada 6 Oktober 2025, FIFA menjatuhkan sanksi awal terhadap FAM dan pemain:

  • Denda 350.000 Franc Swiss (sekitar Rp5,8 miliar) untuk FAM
  • Denda 2.000 Franc Swiss (Rp33 juta) untuk setiap pemain
  • Larangan beraktivitas sepak bola selama 12 bulan bagi ketujuh pemain, termasuk Hector Hevel, kontributor penting tim nasional Malaysia
Baca Juga:  Ong Kim Swee Resmi Jadi Pelatih Persis Solo, Mantan Juru Taktik Timnas Malaysia

FAM kemudian segera menyewa pengacara internasional, meminta dokumen dan dasar hukum dari FIFA, dan mengajukan banding pada 14 Oktober 2025. Hingga kini, keputusan akhir masih ditunggu, menimbulkan ketidakpastian besar bagi sepak bola Malaysia.

Dampak Besar bagi Tim Nasional Malaysia

Jika banding gagal, sanksi awal akan tetap berlaku. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga memperingatkan konsekuensi serius:

  • Malaysia bisa kalah 0-3 di pertandingan yang sudah dimenangkan, termasuk melawan Nepal dan kemenangan 4-0 atas Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027
  • Potensi kehilangan 6 poin, turun dari puncak klasemen Grup F, dan berisiko tersingkir dari turnamen
Baca Juga:  Fans Timnas Malaysia Geram: Tiket Dijual, Skuad Belum Diumumkan

Di luar skor, dampak terbesarnya adalah krisis kepercayaan publik terhadap integritas FAM dan reputasi sepak bola Malaysia di mata internasional. Pemalsuan dokumen menimbulkan pertanyaan serius soal transparansi dan profesionalisme.

Pandangan Pakar dan Reformasi yang Diperlukan

Pakar sepak bola Datuk Pekan Ramli menekankan FAM harus menghadapi kenyataan dan memperbaiki sistem internal, alih-alih hanya berlarut di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh industri sepak bola Malaysia: kesuksesan tidak bisa dibangun di atas ketidakjujuran. Sepak bola Malaysia kini membutuhkan keputusan FIFA sekaligus reformasi mendasar untuk memulihkan integritas dan kepercayaan publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA tunda keputusan FAM Naturalisasi sepak bola Malaysia Skandal 7 pemain Malaysia Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tembok Kokoh Ghana Frustrasikan Inggris, Persaingan Grup L Piala Dunia 2026 Memanas

Pesta Gol di Houston: Dua Gol Cristiano Ronaldo Bawa Portugal Cukur Uzbekistan 5-0

Pratama Arhan Resmi Dilepas Bangkok United, Balik ke Indonesia?

Inggris vs Ghana: Pertarungan Memperebutkan Posisi Teratas di Grup L

Tak Terbendung! Mbappe Cetak Dua Gol, Prancis Permalukan Irak di Philadelphia

Resmi! Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Kalahkan Legenda Jerman

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.