Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

TERBONGKAR! Diduga Mafia Paket Retur COD: Barang ‘Hilang’ Ternyata Dijual Kiloan!

Jumat, 8 Mei 2026 08:18 WIB

Update! Kode Redeem FC Mobile 8 Mei 2026: Amankan Player Pack Gratis dan Koin Melimpah Hari Ini

Jumat, 8 Mei 2026 06:00 WIB
Bobotoh

Atmosfer Mencekam GBLA! Bobotoh Kompak Dukung Persib Kontra Persija

Jumat, 8 Mei 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • TERBONGKAR! Diduga Mafia Paket Retur COD: Barang ‘Hilang’ Ternyata Dijual Kiloan!
  • Update! Kode Redeem FC Mobile 8 Mei 2026: Amankan Player Pack Gratis dan Koin Melimpah Hari Ini
  • Atmosfer Mencekam GBLA! Bobotoh Kompak Dukung Persib Kontra Persija
  • Heboh Video Viral Bandar Batang, Pelaku Diduga Tergiur Rp220 Juta dari Akun Telegram Misterius
  • El Clasico Indonesia di Samarinda! Prediksi Line Up Persija vs Persib Bikin Tegang
  • Banjir Reward! Cek Kode Redeem FF 8 Mei 2026: Klaim Skin Senjata Sultan dan Diamond Gratis Sekarang!
  • Heboh Video Viral Guru Bahasa Inggris, Ternyata Isinya Bikin Netizen Gigit Jari!
  • Gebrakan Maung Bandung: Dari Joey Pelupessy hingga Maarten Paes, Persib Bidik Skuad ‘Monster’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 8 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FIFA Tunda Keputusan, Masa Depan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Masih Gantung!

By SusanaJumat, 31 Oktober 2025 12:00 WIB2 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Skandal naturalisasi sepak bola Malaysia kembali memanas setelah FIFA menunda pengumuman keputusan terkait dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi.

Hingga Jumat dini hari, 31 Oktober 2025, batas waktu yang diumumkan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah terlewati, namun keputusan resmi dari FIFA belum keluar, meninggalkan masa depan pemain dan reputasi FAM dalam ketidakpastian.

Kasus Naturalisasi Bermasalah dan Investigasi FIFA

Kasus ini berawal dari pengaduan yang diterima FIFA pada Juni 2025. Investigasi rahasia selama dua bulan mengungkap bahwa kakek-nenek ketujuh pemain lahir di Spanyol, Argentina, dan Brasil, bukan di Malaysia seperti dokumen yang diajukan FAM.

Baca Juga:  AFC Ultimatum FAM Malaysia: Selesaikan Banding Pemain Naturalisasi Sebelum Batas Waktu!

Perkembangan terbaru muncul dari Argentina, di mana surat kabar Capital de Noticias menerbitkan dokumen akta kelahiran asli kakek Facundo Garces, salah satu pemain yang terlibat, menunjukkan ia lahir di Argentina, bertentangan dengan data resmi FAM. Dokumen ini diyakini menjadi bukti kuat yang dikumpulkan FIFA.

Sanksi Awal FIFA dan Banding FAM

Pada 6 Oktober 2025, FIFA menjatuhkan sanksi awal terhadap FAM dan pemain:

  • Denda 350.000 Franc Swiss (sekitar Rp5,8 miliar) untuk FAM
  • Denda 2.000 Franc Swiss (Rp33 juta) untuk setiap pemain
  • Larangan beraktivitas sepak bola selama 12 bulan bagi ketujuh pemain, termasuk Hector Hevel, kontributor penting tim nasional Malaysia
Baca Juga:  Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia Meledak, FIFA Ubah Kemenangan Jadi Kekalahan 0-3

FAM kemudian segera menyewa pengacara internasional, meminta dokumen dan dasar hukum dari FIFA, dan mengajukan banding pada 14 Oktober 2025. Hingga kini, keputusan akhir masih ditunggu, menimbulkan ketidakpastian besar bagi sepak bola Malaysia.

Dampak Besar bagi Tim Nasional Malaysia

Jika banding gagal, sanksi awal akan tetap berlaku. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga memperingatkan konsekuensi serius:

  • Malaysia bisa kalah 0-3 di pertandingan yang sudah dimenangkan, termasuk melawan Nepal dan kemenangan 4-0 atas Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027
  • Potensi kehilangan 6 poin, turun dari puncak klasemen Grup F, dan berisiko tersingkir dari turnamen
Baca Juga:  Ranking Malaysia Terancam Terjun Bebas Akibat Skandal 7 Pemain Naturalisasi

Di luar skor, dampak terbesarnya adalah krisis kepercayaan publik terhadap integritas FAM dan reputasi sepak bola Malaysia di mata internasional. Pemalsuan dokumen menimbulkan pertanyaan serius soal transparansi dan profesionalisme.

Pandangan Pakar dan Reformasi yang Diperlukan

Pakar sepak bola Datuk Pekan Ramli menekankan FAM harus menghadapi kenyataan dan memperbaiki sistem internal, alih-alih hanya berlarut di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh industri sepak bola Malaysia: kesuksesan tidak bisa dibangun di atas ketidakjujuran. Sepak bola Malaysia kini membutuhkan keputusan FIFA sekaligus reformasi mendasar untuk memulihkan integritas dan kepercayaan publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA tunda keputusan FAM Naturalisasi sepak bola Malaysia Skandal 7 pemain Malaysia Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Super League! Persija vs Persib Siap Bentrok di Stadion ‘Theater of Hell’

Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal Siap Bentrok di Budapest, Siapa Raja Eropa?

Persija vs Persib 7 Tahun Tak Digelar di Jakarta, Siapa Lebih Superior?

Perang Bintang Dimulai! Persebaya Siap Sikut Persib dan Persija Demi Tanda Tangan Mariano Peralta

Duel Klasik Persija vs Persib Resmi Pindah ke Samarinda, Ini Alasan PT LIB Pilih Stadion Segiri

Bukan JIS atau SUGBK! Persija vs Persib Berpotensi Pindah ke Samarinda

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.