bukamata.id– Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Forum Ulama, Tokoh dan Advokat (FUTA) Jawa Barat. Membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan dukungan terhadap Palestina di depan Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (13/10/2023).
Dalam aksi tersebut, orator, Ustadz Budi Saepullah menyampaikan beberapa penyebab tragedi kemanusiaan di Palestina dan alasan mereka melakukan aksi.
“Entitas Yahudi penjajah sudah bercokol di kawasan Baitul Maqdis atau Palestina sejak 1948 lebih dari 75 tahun. Dulu mereka merampok tanah Baitul Maqdis atau Palestina dengan bantuan Inggris dan sekarang sekarang di bantu Amerika,” ujarnya.
“Mereka juga menghancurkan, menjarah harta, membantai rakyat, orang tua, anak-anak, dan wanita disana,” tambahnya.
Budi mengatakan, hingga saat ini ada sebanyak 1200 warga tewas dan yang lebih dari 2700 terluka dari warga Israel. Dan tak ada bantuan dari pemimpin negeri muslim. Menurutnya hal ini menunjukan betapa lemahnya umat Islam yang jumlahnya lebih 1,8 miliar di seluruh dunia.
“Tragisnya tidak ada satu pun penguasa negeri muslim yang mau dan mampu menolongnya. Sementara Amerika, Inggris, Prancis, Jerman sudah terang-terangan menyatakan dukungan terhadap entitas Yahudi penjajah,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanpa persatuan, umat islam akan terus menjadi pihak yang lemah, bukan hanya di Palestina tapi juga di belahan dunia yang lainnya. Karena menurutnya khilafah adalah kewajiban bagi umat islam yang menegakkannya sekaligus janji Allah.
“Karena itu diperlukan institusi yang akan menyatukan umat islam, institusi itu adalah khilafah, Tegaknya khilafah akan mewujudkan kebaikan untuk alam semesta islam rahmatan lil alamin,” ujarnya.
Adapun beberapa poin yang dilontarkan dalam aksi, seperti mengutuk segala macam penyerangan israel terhadap palestina, mendesak penguasa negeri muslim mengirimkan bantuan militer dan memutus hubungan diplomatik yahudi, menolak solusi dua negara sebagai sebagai solusi hakiki untuk masalah Palestina, dan mengajak seluruh umat islam dari semua kalangan berjuang bersama untuk palestina.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









