Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektare di Subang Dukung Swasembada Pangan 2025

By Putra JuangSelasa, 21 Januari 2025 19:15 WIB2 Mins Read
Launching Penanaman Jagung 1 Juta Hektar Serentak di Desa Karang Mukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. (Foto: Rizal FS)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin bersama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menghadiri acara peluncuran Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare, di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Selasa (21/1/2025).

Program ini merupakan bagian dari upaya strategis nasional untuk mendukung swasembada pangan, khususnya jagung, sesuai dengan visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Peluncuran di Kabupaten Subang dimulai dengan pemanfaatan lahan seluas 13 hektare sebagai proyek percontohan. Program ini diharapkan menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare ini merupakan langkah konkret untuk mendukung target swasembada pangan pada 2025.

Baca Juga:  Bey Dukung Pemkab Bandung Tingkatkan Volume Ekspor Kopi dan Kakao

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat menjadi harapan besar dalam menghadapi tantangan krisis pangan global.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi kepada Kepolisian RI yang turut aktif dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

“Bapak Presiden menekankan pentingnya percepatan swasembada, khususnya untuk padi dan jagung, mengingat dunia tengah menghadapi tantangan krisis pangan dan energi. Program ini adalah langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi,” ucap Andi.

Baca Juga:  Duh, Ada Orang Tua Siswa Titip Kursi ke Pj Gubernur Jabar Jelang Pengumuman PPDB 2024

Andi juga menyoroti fakta bahwa 21 persen penduduk Indonesia masih mengalami stunting akibat kekurangan gizi. Oleh karena itu, Presiden menetapkan prioritas utama lima tahun ke depan, yaitu swasembada jagung, penyediaan pangan bergizi, pengembangan biofuel, dan hilirisasi produk pertanian.

“Target 1 juta hektare jagung ini sangat strategis. Jika berhasil, kita dapat menghasilkan tambahan 5–7 juta ton produksi per tahun, bahkan (memungkinkan) surplus untuk ekspor,” ungkapnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ini.

Baca Juga:  Penuh Kesederhanaan, DKM Masjid Lautze 2 Bandung Kaget Salat Tarawih Diikuti Bey Machmudin

“Kami memiliki tanggung jawab untuk merealisasikan target 1 juta hektare lahan jagung dalam setahun. Pada kuartal pertama, kami menargetkan 300 ribu hektare, dengan menggunakan inovasi benih unggul yang mampu meningkatkan produktivitas hingga 18–20 ton per hektare,” katanya.

Gerakan ini juga mendukung pengembangan ekosistem pangan bergizi gratis. Hasil panen dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, meningkatkan perekonomian desa, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami optimistis, melalui program ini, perputaran ekonomi desa dapat meningkat dari Rp1 miliar menjadi Rp8–10 miliar,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.