Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pelatih PERSIB Bojan Hodak

Sinyal Bahaya bagi Lawan, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Persib Usai Libur Panjang

Rabu, 25 Maret 2026 16:47 WIB

Dari Persib ke Timnas! Hodak Dorong Dua Pemainnya Tampil Percaya Diri

Rabu, 25 Maret 2026 16:13 WIB

Manjakan Lidah di Kota Nanas: 3 Destinasi Kuliner Paling Juara di Subang yang Wajib Disinggahi

Rabu, 25 Maret 2026 15:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sinyal Bahaya bagi Lawan, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Persib Usai Libur Panjang
  • Dari Persib ke Timnas! Hodak Dorong Dua Pemainnya Tampil Percaya Diri
  • Manjakan Lidah di Kota Nanas: 3 Destinasi Kuliner Paling Juara di Subang yang Wajib Disinggahi
  • Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ di TikTok, Fakta di Baliknya Picu Spekulasi
  • H+2 Jadi Puncak Arus Balik di Bandung, Volume Kendaraan Tembus 149 Ribu
  • Mirip Film! 7 Ekor Anjing Kompak Jalan Kaki 17KM Demi Kabur dari Jagal
  • Tiang PJU Roboh di Jalan Riau Bandung, Tak Ada Korban Jiwa
  • Rekomendasi Film Aksi 2026: Nonton Film The Furious yang Bertabur Bintang Laga Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 25 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

H+2 Jadi Puncak Arus Balik di Bandung, Volume Kendaraan Tembus 149 Ribu

By SusanaRabu, 25 Maret 2026 15:17 WIB2 Mins Read
Kondisi lalin arus balik di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung arah Bandung mulai ramai oleh pemudik yang mengarah ke Bandung, Selasa (24/3/2026). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 telah terjadi pada H+2 atau Selasa (24/3) dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 149 ribu.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan puncak tersebut terlihat dari tren pergerakan kendaraan yang tercatat dalam data harian.

“Kalau dilihat dari data H+2 kemarin, arus balik yang terjadi menurut prediksi kami sudah menjadi puncak arus balik,” kata Ruddy, Rabu (25/3/2026).

Ia menyebut lonjakan arus balik masih berpotensi terjadi pada H+6 atau akhir pekan. Namun, jumlah kendaraan diperkirakan tidak akan melampaui volume saat H+2.

Baca Juga:  Arus Mudik Nagreg H-2 Lebaran 2026 Membludak, Polisi Gunakan Rekayasa Lalu Lintas One Way

“Walaupun nanti di H+6 menjadi puncak arus balik kedua, menurut prediksi kami jumlah kendaraannya tidak akan melampaui yang terjadi di H+2,” ujarnya.

Dishub mencatat masih ada sekitar 220 ribu kendaraan yang belum kembali. Pergerakan diperkirakan tersebar pada H+3 hingga H+5 sebelum kembali meningkat di H+6.

Ruddy menjelaskan, lonjakan kendaraan tertinggi terjadi pada malam hari, khususnya selepas magrib hingga pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:  Gelombang Pertama Arus Balik Lebaran Nagreg, Polisi Siapkan One Way Situasional

“Periode tertinggi itu dari jam 7 sampai 10 malam. Dalam satu jam bisa mencapai 10 ribu kendaraan,” ucapnya.

Ia menambahkan, arus balik masih didominasi kendaraan roda dua dengan persentase sekitar 57–60 persen.

Sementara itu, hingga H+3 atau Rabu (25/3/2026) pukul 10.00 WIB, arus kendaraan dari arah selatan menuju Bandung masih tergolong tinggi dan berada di atas lalu lintas harian rata-rata (LHR).

“Sudah sekitar 46 ribu kendaraan. Padahal normalnya 35 ribu per hari, jadi ini masih cukup tinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  Diduga Nekat Terobos Palang, Pria Tewas Tertemper Kereta di Perlintasan Braga Bandung

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub bersama Polresta Bandung menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik, terutama di kawasan Nagreg.

Menurut Ruddy, skema one way dan buka-tutup diberlakukan secara situasional mengikuti arah kepadatan kendaraan.

Selain itu, di Lingkar Nagreg dilakukan pengaturan lajur dengan tiga jalur ke arah Bandung dan satu jalur ke arah Garut sejak H+1.

“Ini untuk menambah kapasitas jalan agar arus tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan, khususnya ke arah Cileunyi,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

arus balik Bandung H+2 Arus balik Lebaran 2026 arus balik sepeda motor dishub bandung kepadatan lalu lintas Nagreg one way Lebaran 2026 prediksi arus balik H+6 rekayasa lalu lintas bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mirip Film! 7 Ekor Anjing Kompak Jalan Kaki 17KM Demi Kabur dari Jagal

Tiang PJU Roboh di Jalan Riau Bandung, Tak Ada Korban Jiwa

ASN

THR Sudah Cair, Ini Jadwal Pencairan Gaji ke-13 PNS 2026

Dari Parkiran Pasar ke Podium Dunia! Kisah Veda Ega, ‘Baby Marquez’ Asal Indonesia yang Guncang Moto3

Libur Berubah Duka! 3 Orang Tewas Terseret Ombak di Pantai Ujung Genteng

Terungkap! Segini Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Tahun 2026

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Warganet Penasaran! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Disebut-sebut Ada Versi Full, Ini Faktanya
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Benarkah Ada Link Telegram Part 2?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.