Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Sabtu, 13 Juni 2026 18:02 WIB

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Sabtu, 13 Juni 2026 17:42 WIB

Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 17:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
  • Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu
  • Rumor Transfer Liga 1: Eks Brisbane Roar Lempar Sinyal ke Indonesia, Persib Bandung Siap Tampung?
  • Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya
  • Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta
  • Jalan Terjal Maung Bandung di Asia: Lewati Wakil Filipina, Persib Sudah Ditunggu FC Seoul dan Raksasa Jepang!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

H+2 Jadi Puncak Arus Balik di Bandung, Volume Kendaraan Tembus 149 Ribu

By SusanaRabu, 25 Maret 2026 15:17 WIB2 Mins Read
Kondisi lalin arus balik di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung arah Bandung mulai ramai oleh pemudik yang mengarah ke Bandung, Selasa (24/3/2026). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 telah terjadi pada H+2 atau Selasa (24/3) dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 149 ribu.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan puncak tersebut terlihat dari tren pergerakan kendaraan yang tercatat dalam data harian.

“Kalau dilihat dari data H+2 kemarin, arus balik yang terjadi menurut prediksi kami sudah menjadi puncak arus balik,” kata Ruddy, Rabu (25/3/2026).

Ia menyebut lonjakan arus balik masih berpotensi terjadi pada H+6 atau akhir pekan. Namun, jumlah kendaraan diperkirakan tidak akan melampaui volume saat H+2.

Baca Juga:  Tiang PJU Roboh di Jalan Riau Bandung, Tak Ada Korban Jiwa

“Walaupun nanti di H+6 menjadi puncak arus balik kedua, menurut prediksi kami jumlah kendaraannya tidak akan melampaui yang terjadi di H+2,” ujarnya.

Dishub mencatat masih ada sekitar 220 ribu kendaraan yang belum kembali. Pergerakan diperkirakan tersebar pada H+3 hingga H+5 sebelum kembali meningkat di H+6.

Ruddy menjelaskan, lonjakan kendaraan tertinggi terjadi pada malam hari, khususnya selepas magrib hingga pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:  Aksi Ribuan Pekerja Wisata, Dishub: Lalu Lintas Bandung Lumpuh di Beberapa Titik

“Periode tertinggi itu dari jam 7 sampai 10 malam. Dalam satu jam bisa mencapai 10 ribu kendaraan,” ucapnya.

Ia menambahkan, arus balik masih didominasi kendaraan roda dua dengan persentase sekitar 57–60 persen.

Sementara itu, hingga H+3 atau Rabu (25/3/2026) pukul 10.00 WIB, arus kendaraan dari arah selatan menuju Bandung masih tergolong tinggi dan berada di atas lalu lintas harian rata-rata (LHR).

“Sudah sekitar 46 ribu kendaraan. Padahal normalnya 35 ribu per hari, jadi ini masih cukup tinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  Arus Mudik Nagreg H-2 Lebaran 2026 Membludak, Polisi Gunakan Rekayasa Lalu Lintas One Way

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub bersama Polresta Bandung menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik, terutama di kawasan Nagreg.

Menurut Ruddy, skema one way dan buka-tutup diberlakukan secara situasional mengikuti arah kepadatan kendaraan.

Selain itu, di Lingkar Nagreg dilakukan pengaturan lajur dengan tiga jalur ke arah Bandung dan satu jalur ke arah Garut sejak H+1.

“Ini untuk menambah kapasitas jalan agar arus tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan, khususnya ke arah Cileunyi,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

arus balik Bandung H+2 Arus balik Lebaran 2026 arus balik sepeda motor dishub bandung kepadatan lalu lintas Nagreg one way Lebaran 2026 prediksi arus balik H+6 rekayasa lalu lintas bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.