Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WIB

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Sabtu, 11 April 2026 17:51 WIB

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Sabtu, 11 April 2026 16:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
  • Selamat Jalan Bobotoh Sejati, Jenderal Rukandi Berpulang Hari Ini: Aspal Bandung Takkan Lagi Sama
  • Bikin Bonding Makin Erat! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Bandung yang Paling Pas buat Acara Rombongan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

H+2 Jadi Puncak Arus Balik di Bandung, Volume Kendaraan Tembus 149 Ribu

By SusanaRabu, 25 Maret 2026 15:17 WIB2 Mins Read
Kondisi lalin arus balik di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung arah Bandung mulai ramai oleh pemudik yang mengarah ke Bandung, Selasa (24/3/2026). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 telah terjadi pada H+2 atau Selasa (24/3) dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 149 ribu.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan puncak tersebut terlihat dari tren pergerakan kendaraan yang tercatat dalam data harian.

“Kalau dilihat dari data H+2 kemarin, arus balik yang terjadi menurut prediksi kami sudah menjadi puncak arus balik,” kata Ruddy, Rabu (25/3/2026).

Ia menyebut lonjakan arus balik masih berpotensi terjadi pada H+6 atau akhir pekan. Namun, jumlah kendaraan diperkirakan tidak akan melampaui volume saat H+2.

Baca Juga:  Libur Lebaran Membludak, Jalur Ciwidey Lumpuh! Polisi Siaga 24 Jam

“Walaupun nanti di H+6 menjadi puncak arus balik kedua, menurut prediksi kami jumlah kendaraannya tidak akan melampaui yang terjadi di H+2,” ujarnya.

Dishub mencatat masih ada sekitar 220 ribu kendaraan yang belum kembali. Pergerakan diperkirakan tersebar pada H+3 hingga H+5 sebelum kembali meningkat di H+6.

Ruddy menjelaskan, lonjakan kendaraan tertinggi terjadi pada malam hari, khususnya selepas magrib hingga pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:  Pusat Kota Bakal Ramai! Ini Rute dan Penutupan Jalan saat Pawai HJKB ke-215

“Periode tertinggi itu dari jam 7 sampai 10 malam. Dalam satu jam bisa mencapai 10 ribu kendaraan,” ucapnya.

Ia menambahkan, arus balik masih didominasi kendaraan roda dua dengan persentase sekitar 57–60 persen.

Sementara itu, hingga H+3 atau Rabu (25/3/2026) pukul 10.00 WIB, arus kendaraan dari arah selatan menuju Bandung masih tergolong tinggi dan berada di atas lalu lintas harian rata-rata (LHR).

“Sudah sekitar 46 ribu kendaraan. Padahal normalnya 35 ribu per hari, jadi ini masih cukup tinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  Hindari Macet! Ini Waktu Terbaik untuk Perjalanan Arus Balik Lebaran 2026

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub bersama Polresta Bandung menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik, terutama di kawasan Nagreg.

Menurut Ruddy, skema one way dan buka-tutup diberlakukan secara situasional mengikuti arah kepadatan kendaraan.

Selain itu, di Lingkar Nagreg dilakukan pengaturan lajur dengan tiga jalur ke arah Bandung dan satu jalur ke arah Garut sejak H+1.

“Ini untuk menambah kapasitas jalan agar arus tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan, khususnya ke arah Cileunyi,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

arus balik Bandung H+2 Arus balik Lebaran 2026 arus balik sepeda motor dishub bandung kepadatan lalu lintas Nagreg one way Lebaran 2026 prediksi arus balik H+6 rekayasa lalu lintas bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.