Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

H+2 Jadi Puncak Arus Balik di Bandung, Volume Kendaraan Tembus 149 Ribu

By SusanaRabu, 25 Maret 2026 15:17 WIB2 Mins Read
Kondisi lalin arus balik di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung arah Bandung mulai ramai oleh pemudik yang mengarah ke Bandung, Selasa (24/3/2026). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 telah terjadi pada H+2 atau Selasa (24/3) dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 149 ribu.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan puncak tersebut terlihat dari tren pergerakan kendaraan yang tercatat dalam data harian.

“Kalau dilihat dari data H+2 kemarin, arus balik yang terjadi menurut prediksi kami sudah menjadi puncak arus balik,” kata Ruddy, Rabu (25/3/2026).

Ia menyebut lonjakan arus balik masih berpotensi terjadi pada H+6 atau akhir pekan. Namun, jumlah kendaraan diperkirakan tidak akan melampaui volume saat H+2.

Baca Juga:  Angklung, Angkot Pintar di Bandung, Solusi Canggih atau Masalah Baru Sopir Angkot?

“Walaupun nanti di H+6 menjadi puncak arus balik kedua, menurut prediksi kami jumlah kendaraannya tidak akan melampaui yang terjadi di H+2,” ujarnya.

Dishub mencatat masih ada sekitar 220 ribu kendaraan yang belum kembali. Pergerakan diperkirakan tersebar pada H+3 hingga H+5 sebelum kembali meningkat di H+6.

Ruddy menjelaskan, lonjakan kendaraan tertinggi terjadi pada malam hari, khususnya selepas magrib hingga pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:  Arus Mudik Nagreg H-2 Lebaran 2026 Membludak, Polisi Gunakan Rekayasa Lalu Lintas One Way

“Periode tertinggi itu dari jam 7 sampai 10 malam. Dalam satu jam bisa mencapai 10 ribu kendaraan,” ucapnya.

Ia menambahkan, arus balik masih didominasi kendaraan roda dua dengan persentase sekitar 57–60 persen.

Sementara itu, hingga H+3 atau Rabu (25/3/2026) pukul 10.00 WIB, arus kendaraan dari arah selatan menuju Bandung masih tergolong tinggi dan berada di atas lalu lintas harian rata-rata (LHR).

“Sudah sekitar 46 ribu kendaraan. Padahal normalnya 35 ribu per hari, jadi ini masih cukup tinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  Terminal Cicaheum Resmi Ditutup Total Hari Ini, Seluruh Bus Dialihkan ke Leuwipanjang

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub bersama Polresta Bandung menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik, terutama di kawasan Nagreg.

Menurut Ruddy, skema one way dan buka-tutup diberlakukan secara situasional mengikuti arah kepadatan kendaraan.

Selain itu, di Lingkar Nagreg dilakukan pengaturan lajur dengan tiga jalur ke arah Bandung dan satu jalur ke arah Garut sejak H+1.

“Ini untuk menambah kapasitas jalan agar arus tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan, khususnya ke arah Cileunyi,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dishub bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.