Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Ribuan Pekerja Wisata, Dishub: Lalu Lintas Bandung Lumpuh di Beberapa Titik

By Aga GustianaSenin, 21 Juli 2025 16:55 WIB2 Mins Read
Aksi Pekerja Wisata di Jabar
Aksi Pekerja Wisata di Jabar. (Foto: Dok Warga)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekitar 4.000 pekerja pariwisata dari berbagai daerah di Jawa Barat menggelar aksi damai di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin pagi (21/7/2025). Mereka menuntut pencabutan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA yang dinilai merugikan sektor pariwisata secara luas.

Peserta aksi datang menggunakan puluhan bus pariwisata yang terparkir di sepanjang Jalan Diponegoro dan sekitarnya. Massa berasal dari berbagai lini industri wisata—mulai dari pemandu wisata, sopir dan kru bus, pemilik biro perjalanan, pengelola destinasi wisata, pengrajin oleh-oleh, hingga pelaku UMKM dan seniman lokal.

Aksi ini dipelopori oleh Solidaritas Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat (P3JB). Mereka menyatakan, sejak SE 45 diberlakukan, angka kunjungan wisatawan merosot tajam, menyebabkan banyak agenda wisata dibatalkan dan perputaran ekonomi tersendat. Akibatnya, ribuan keluarga kehilangan sumber penghasilan.

Baca Juga:  64 Perusahaan Telah Terdaftar dalam Aplikasi Nyari Gawe

Dishub: Jalan-Jalan Vital Macet Total

Kehadiran ribuan massa ini memicu kepadatan parah di sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung. Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dishub Kota Bandung, Asep Kuswara, menyampaikan bahwa blokade kendaraan, terutama bus pariwisata, terjadi di beberapa titik krusial.

“Area yang terdampak terutama Jalan Diponegoro, Mochtar Kusumaatmadja (Surapati), Sentot Ali Basyah, dan Majapahit. Kemacetan tak terhindarkan dari arah barat ke timur,” ujar Asep.

Ia juga menambahkan bahwa petugas gabungan dari Dishub dan kepolisian telah turun ke lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas guna meredam kepadatan.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Tegaskan Progaram Pembagian Rice Cooker Gratis Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

Emosi Meninggi di Lapangan

Menurut Asep, sempat terjadi ketegangan antara pengguna jalan dan peserta aksi. Kedua pihak saling terpancing emosi akibat kemacetan yang tak kunjung terurai.

“Ya, jadi kalau itu mah pasti semuanya emosi, kan gitu. Emosi pengendara lain karena macet, emosi juga dari para teman-teman dari kru bis itu sama lah,” ujarnya.

Blokade Bus dan Pengalihan Arus

Dishub memastikan pengalihan arus lalu lintas sudah dilakukan. Kendaraan yang hendak melintasi kawasan aksi dialihkan melalui flyover dan jalur alternatif guna menghindari titik-titik penumpukan kendaraan.

Meski begitu, belum ada kejelasan kapan blokade akan diakhiri. Asep menyatakan pihaknya hanya bisa berharap massa segera membuka jalur demi kelancaran bersama.

Baca Juga:  Pencabutan Badan Hukum PLK Jadi Titik Balik Sengketa Aset SMAN 1 Bandung

“Kalau dari pengalihan semua kendaraan yang menuju barat ataupun kendaraan yang menuju timur ya diarahkan turun di fly over masing-masing agar supaya salah satunya tidak terjadi penumpukan di sini.” katanya.

Jalur Vital Bandung Terganggu

Aksi ini tidak hanya memadati Gedung Sate, tetapi juga berpotensi meluas ke Gerbang Tol Pasteur, salah satu akses utama menuju dan keluar Kota Bandung. Jika rencana ini terealisasi, dampaknya akan jauh lebih besar, terutama bagi mobilitas logistik dan wisatawan yang biasa menggunakan jalur tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dishub bandung Gedung Sate Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.