Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Tahun Gajah dan Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang Menyimpan Pelajaran Berharga

Senin, 24 Agustus 2026 15:18 WIB

Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung

Senin, 24 Agustus 2026 15:02 WIB

Pindah Stadion Tanpa Penonton, Ramon Tanque Tegaskan Persib Siap Hajar Manila Digger di SJH

Senin, 24 Agustus 2026 14:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Tahun Gajah dan Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang Menyimpan Pelajaran Berharga
  • Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung
  • Pindah Stadion Tanpa Penonton, Ramon Tanque Tegaskan Persib Siap Hajar Manila Digger di SJH
  • Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya
  • Persib Berpacu dengan Waktu! Igor Tolic Pusing, 2 Pemain Cedera Jelang Kontra Manila Digger
  • Natanael Wiraatmaja, Ilmuwan Masa Depan Indonesia yang Menembus Orlando dan NASA
  • Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius
  • Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Audit Proyek Pembangunan Jabar 2025, Dedi Mulyadi Ogah Bayar Pekerjaan yang Asal-asalan

By Aga GustianaSelasa, 13 Januari 2026 15:18 WIB2 Mins Read
Proyek pembangunan jalan di Jawa Barat. (Foto: Instagram Dedi Mulyadi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersiap mengambil langkah tegas terhadap proyek pembangunan yang dikerjakan sepanjang tahun anggaran 2025. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hasil pekerjaan sebelum pembayaran akhir kepada para kontraktor direalisasikan.

Dedi menegaskan, kontraktor yang menghasilkan pekerjaan dengan mutu di bawah standar tidak akan menerima pembayaran penuh. Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan di Bandung, Minggu (11/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa Pemprov Jabar saat ini memiliki dana sebesar Rp621 miliar yang dialokasikan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran proyek. Namun, dana tersebut baru akan dicairkan setelah hasil audit lapangan menunjukkan kualitas pekerjaan yang sesuai ketentuan.

“Pembayaran pekerjaan pembangunan senilai Rp621 miliar tersebut akan dilakukan setelah Pemda Provinsi Jawa Barat mengaudit hasil pekerjaan. Dengan begitu, akan diketahui kualitas pekerjaan itu termasuk sangat baik, baik, atau kurang baik,” ujar Dedi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong Beasiswa SMK Industri, Targetkan Lahir Kelas Menengah Baru di Jabar

Menurut Dedi, transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran publik merupakan prinsip utama yang tidak bisa ditawar. Ia menegaskan, setiap rupiah uang negara harus berbanding lurus dengan kualitas hasil pembangunan.

“Pekerjaan yang kurang baik, kami tidak akan membayarkan semuanya,” tambahnya.

Adapun dana pelunasan proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta penerimaan pajak kendaraan bermotor yang masuk setiap hari. Dedi pun mengapresiasi partisipasi masyarakat Jawa Barat yang dinilai sangat patuh dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Baca Juga:  Kisruh SPMB 2026, Anggota DPRD Jabar Nilai Kepala Disdik yang Harus Bertanggung Jawab

“Terima kasih kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang bersemangat membayar pajak,” katanya.

Tak hanya mengandalkan pengawasan internal, Gubernur Jawa Barat juga membuka ruang partisipasi publik. Ia mendorong masyarakat untuk ikut mengawasi hasil pembangunan dengan menyampaikan kritik dan masukan melalui media sosial, guna menciptakan pengawasan yang terbuka dan objektif.

“Masyarakat Jawa Barat silakan untuk menyampaikan kritik dan saran melalui media sosial mengenai pekerjaan pembangunan,” ucap Dedi.

Sebagai catatan, Pemprov Jabar sebelumnya mencatat kondisi keuangan yang cukup ekstrem di penghujung tahun anggaran, dengan sisa saldo Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) hanya Rp500.000. Situasi tersebut terjadi bersamaan dengan adanya kewajiban pembayaran proyek senilai Rp621 miliar dalam APBD 2025.

Baca Juga:  Orang Tua Aura Cinta Merasa Terpukul, Sesalkan Undangan Dedi Mulyadi Berujung Hujatan

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa kondisi tunda bayar tersebut dipengaruhi oleh strategi anggaran yang agresif. Target pendapatan ditetapkan tinggi, sementara belanja publik dijalankan secara maksimal.

“Pak Gubernur memberikan arahan bahwa APBD 2025 kita kan progresif. Pendapatannya kita pasang kencang, belanjanya kencang, alhamdulillah ya ternyata belanjanya luar biasa. Nah, dari sisi pendapatan, bukan berarti kinerja pendapatan tidak baik ya, tapi targetnya yang di atas rata-rata,” ujar Herman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung

Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya

Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya

Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan

Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.