bukamata.id – Bandara Internasional Husein Sastranegara kembali memperkuat konektivitas udara dari Kota Bandung. Mulai pertengahan September 2026, Super Air Jet kembali membuka penerbangan langsung dari Bandung menuju Medan dan Bali.
Pembukaan kembali dua rute tersebut memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat Jawa Barat, baik untuk keperluan bisnis, pendidikan, pekerjaan, wisata maupun kunjungan keluarga.
Super Air Jet melayani rute Bandung (BDO)–Medan (KNO) melalui Bandara Internasional Kualanamu serta Bandung (BDO)–Bali (DPS) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Manajemen Super Air Jet menyebut konektivitas udara menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.
“Konektivitas udara dinilai menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, baik untuk urusan bisnis, pendidikan, wisata, pekerjaan maupun kunjungan keluarga,” ungkap manajemen Super Air Jet dalam keterangannya di laman resmi Pemerintah Kota Bandung, Senin (14/9/2026).
Super Air Jet Gunakan Airbus A320-200
Untuk melayani penerbangan dari Bandung, Super Air Jet mengoperasikan pesawat Airbus A320-200 dengan kapasitas 180 penumpang kelas ekonomi.
Pembukaan kembali rute tersebut dilakukan secara bertahap mulai pertengahan September 2026. Penerbangan awal dimulai pada 18 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan layanan Bandung-Medan mulai 20 September 2026.
Jadwal Super Air Jet dari Bandara Husein Sastranegara
Berikut jadwal penerbangan Super Air Jet yang menghubungkan Bandung dengan Medan dan Bali:
- Medan (KNO) – Bandung (BDO)
Berangkat 06.05 WIB dan tiba 08.30 WIB. Beroperasi mulai 18 September 2026, setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. - Bandung (BDO) – Bali (DPS)
Berangkat 09.10 WIB dan tiba 11.55 WIB. Beroperasi mulai 18 September 2026, setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. - Bali (DPS) – Bandung (BDO)
Berangkat 17.20 WIB dan tiba 18.10 WIB. Beroperasi mulai 18 September 2026, setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. - Bandung (BDO) – Medan (KNO)
Berangkat 19.10 WIB dan tiba 21.40 WIB. Beroperasi mulai 20 September 2026, setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.
Rute Bandung-Medan Buka Akses ke Sumatra Utara
Kembali dibukanya penerbangan langsung Bandung-Medan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Jawa Barat menuju Sumatra Utara.
Medan merupakan salah satu pusat perdagangan, pendidikan dan layanan kesehatan di wilayah barat Indonesia. Rute ini juga memberikan kemudahan bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi, termasuk Danau Toba.
Bagi pelaku UMKM, konektivitas langsung Bandung-Medan juga dapat membuka peluang memperluas pasar, mengikuti pameran hingga menjalin kerja sama bisnis antardaerah.
Dari Bandara Kualanamu, penumpang juga memiliki pilihan untuk melanjutkan perjalanan menuju sejumlah kota lain di Sumatra maupun destinasi internasional.
Bandung-Bali Permudah Akses Wisata dan MICE
Sementara itu, rute Bandung-Bali memberikan alternatif perjalanan langsung menuju salah satu destinasi wisata utama Indonesia.
Selain sektor pariwisata, Bali juga menjadi salah satu pusat kegiatan MICE, ekonomi kreatif dan industri hospitality.
Dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, penumpang asal Bandung juga dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi domestik seperti Surabaya, Makassar, Labuan Bajo, Lombok dan Kupang.
Konektivitas dari Bali juga membuka pilihan penerbangan internasional menuju sejumlah kota, di antaranya Perth, Sydney, Melbourne, Brisbane, Kuala Lumpur dan Bangkok.
Super Air Jet Siapkan Rute Baru dari Bandung
Manajemen Super Air Jet menyebut pembukaan kembali rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali bukan menjadi langkah terakhir dalam pengembangan jaringan penerbangannya dari Bandung.
“Setelah Bandung-Medan dan Bandung-Bali, perusahaan juga tengah mempersiapkan pengembangan jaringan penerbangan menuju sejumlah kota lainnya dari Bandung,” ujar manajemen Super Air Jet.
Rencana tersebut mempertimbangkan kebutuhan mobilitas masyarakat Jawa Barat sekaligus perkembangan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
“Dengan dibukanya kembali rute langsung Bandung-Medan dan Bandung-Bali, masyarakat kini memiliki lebih banyak alternatif dalam menyusun perjalanan, baik untuk tujuan tunggal maupun perjalanan multi-destinasi,” lanjut manajemen.
Kehadiran kembali dua rute penerbangan tersebut diharapkan semakin memperkuat Bandara Husein Sastranegara sebagai gerbang konektivitas udara Kota Bandung, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat, pariwisata dan aktivitas ekonomi di Jawa Barat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










