Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Selamat Jalan Bobotoh Sejati, Jenderal Rukandi Berpulang Hari Ini: Aspal Bandung Takkan Lagi Sama

Sabtu, 11 April 2026 14:20 WIB

Bikin Bonding Makin Erat! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Bandung yang Paling Pas buat Acara Rombongan

Sabtu, 11 April 2026 14:14 WIB
Game Free Fire

Banjir Hadiah! Cek Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026, Ada Skin Evo Hingga Bundle Langka Gratis

Sabtu, 11 April 2026 14:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Selamat Jalan Bobotoh Sejati, Jenderal Rukandi Berpulang Hari Ini: Aspal Bandung Takkan Lagi Sama
  • Bikin Bonding Makin Erat! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Bandung yang Paling Pas buat Acara Rombongan
  • Banjir Hadiah! Cek Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026, Ada Skin Evo Hingga Bundle Langka Gratis
  • Vietnam Lagi-lagi Bertekuk Lutut, Mental Baja Timnas Futsal Indonesia Jadi Sorotan Media Asing
  • Misi Amankan Puncak! Bojan Hodak Siapkan Taktik Khusus Jelang Duel Panas Persib vs Bali United di GBLA
  • Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban
  • Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?
  • Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hadapi Indonesia Emas 2045, Bupati Bandung: Semua OPD Wajib Buat Program Peningkatan Kapasitas

By Putra JuangSenin, 20 Mei 2024 16:31 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengungkapkan, bahwa Hari Kebangkitan Nasional (HKN) merupakan hari yang sangat bersejarah berdasarkan sejarah masa lalu.

Dadang mengatakan, ada lima kompenan yang harus disiapkan dalam menghadapi Indonesia Emas 2024. Pertama, peningkatan kualitas SDM yang profesional dan paham IT, kedua big data, ketiga riset and development, keempat institusi yang kuat, dan kelima mengelola keuangan (anggaran) dengan baik.

“Kita mempersiapkan wajib lima komponen ini harus kita pahami dan harus kita lakukan. Ini semua sudah masuk pada RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kabupaten Bandung tahun 2025-2045 dalam menghadapi Indonesia Emas tahun 2045,” ucap Dadang usai melaksanakan Upacara Peringatan HKN ke-116 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (20/5/2024).

Menurutnya, peningkatan sumber daya manusia sangat penting, sehingga semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diwajibkan membuat program untuk meningkatkan kapasitas sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Baca Juga:  Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pengeroyokan di Ciparay Kabupaten Bandung Berhasil Diamankan Polisi

“Materinya disesuaikan dengan tugas sekarang ini, sehingga profesionalismenya akan nampak dan berdampak pada kinerja. Kalau berdampak pada kinerja outputnya jelas,” ungkapnya.

Dengan harapan, kata Dadang, pendapatan asli daerah (PAD) meningkat, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan percepatan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto), yang pada akhirnya LPE (Laporan Perubahan Ekuitas) meningkat.

Baca Juga:  Lepas 2.955 Calon Jemaah Haji, Bupati Bandung: Semoga Mabrur dan Mabruroh

“Ini kolaborasi yang tidak bisa diabaikan. Sehingga bagaimana multi player efek perusahaan mikro ini bisa bergerak yang dibarengi dengan langkah-langkah yang konkrit,” katanya.

Kemudian, big data juga tak kalah penting. Terlebih lagi sebelumnya, Dadang sudah ditugaskan oleh Kapolda Jabar untuk melakukan percepatan penurunan atau pengurangan angka stunting di Kabupaten Bandung.

“14 persen pengurangan angka stunting harus betul-betul terukur, yaitu berawal dari big data. Kemudian riset and development, tanpa kajian saya kira sulit untuk menentukan program dan sebagainya. Keempat, institusi yang kuat. Bagaimana institusi yang kuat ini kembali ke akhlak dan attitude, dan karakter. Sehebat apapun kuliahnya, tapi karakternya kurang bagus tidak akan menjamin. Kelima, bagaimana pengelolaan keuangan (anggaran) dengan baik,” tuturnya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Bantu Warga Penderita Tumor yang Terkendala BPJS Kesehatan

Berkaitan dengan itulah, pihaknya fokus bagaimana yang sudah masuk pada RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kabupaten Bandung 2025-2045.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Hari Kebangkitan Nasional HKN Indonesia Emas 2045 Kabupaten Bandung Pemkab Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.