Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!

Minggu, 31 Mei 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!

Minggu, 31 Mei 2026 01:00 WIB

Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta

Sabtu, 30 Mei 2026 22:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!
  • Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!
  • Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta
  • Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield
  • Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib
  • Dulu Dihujat Habis-habisan, Kini Menteri Bahlil Malah Jadi ‘Bolu Ketan’ Netizen! Kok Bisa?
  • Link Video Viral Rok Hijau Banyak Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 31 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

By Aga GustianaJumat, 10 April 2026 17:10 WIB2 Mins Read
Viral menu MBG di Cianjur ada belatung dan bau tak sedap. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan adanya belatung dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Cisarandi 1, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, mendadak viral. Program nasional yang menyasar 297 siswa di sekolah tersebut kini tengah berada di bawah pengawasan ketat otoritas kesehatan.

Merespons kabar yang meresahkan orang tua siswa tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan tersebut.

Sejumlah Kekurangan Fasilitas Ditemukan

Dalam peninjauan di lapangan, Kepala Dinkes Cianjur, Made Setiawan, membenarkan adanya beberapa aspek fasilitas yang belum memenuhi standar ideal. Pihaknya menemukan kelemahan pada tata kelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), area pengemasan, hingga fasilitas pencucian alat makan.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan program strategis nasional supaya berjalan dengan baik, ketika ada temuan kami minta segera diperbaiki,” tegas Made Setiawan saat memberikan keterangan, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga:  Prabowo Tinjau Program MBG di Bogor, Disambut Antusias Ratusan Siswa

Meskipun ditemukan kekurangan pada fasilitas pendukung, Dinkes belum bisa mengambil kesimpulan akhir terkait kualitas makanan yang viral tersebut sebelum proses investigasi mendalam selesai dilakukan.

Penjelasan Pihak Pengelola: Hanya Satu Porsi

Berdasarkan data distribusi, pada hari kejadian SPPG Cisarandi menyalurkan total 2.799 porsi makanan kepada para siswa penerima manfaat. Pihak pengelola berdalih bahwa temuan makanan tidak layak konsumsi tersebut merupakan kasus tunggal.

Baca Juga:  Detik-detik Penangkapan Penculik Bayi di Tasikmalaya: Pelaku Disergap Saat Tidur, Korban Disembunyikan!

“Penjelasan dari pihak SPPG menyatakan makanan yang tidak layak dalam video hanya satu,” imbuh Made.

Otoritas Gizi Turun Tangan

Senada dengan Dinkes, Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Cianjur juga tidak tinggal diam. Tim investigasi telah diterjunkan untuk menyisir fakta di lapangan guna memastikan keamanan pangan bagi anak-anak sekolah.

Baca Juga:  Geram Diseret Kasus Inisial SAM, Ustaz Solmed Beri Ultimatum: Hapus atau Polisikan!

Ketua Koordinator BGN Cianjur, Sirojudin, menyatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti dan menunggu klarifikasi resmi dari manajemen penyedia makanan.

“Kami masih menunggu laporan dari Kepala SPPG dan melakukan pengecekan ke lapangan,” jelas Sirojudin.

Kasus ini menjadi alarm bagi pelaksana program Makan Bergizi Gratis untuk lebih memperketat pengawasan higienitas dari dapur hingga ke tangan siswa, agar program strategis ini tidak tercederai oleh masalah keamanan pangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Cianjur berita viral Dinas Kesehatan Investigasi Pangan Keamanan Pangan Makan Bergizi Gratis MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Terpopuler
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.