Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kesan Pertama Luka Menalo di Bandung: Dari Cuaca Sempurna hingga Target Juara

Senin, 13 Juli 2026 18:49 WIB
BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

Update Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026: Cek Faktanya di Sini

Senin, 13 Juli 2026 18:42 WIB

Ribuan Siswa Terdampak! Operasional SPPG Rancamulya 2 Dihentikan Usai Kepala Satuan Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 18:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kesan Pertama Luka Menalo di Bandung: Dari Cuaca Sempurna hingga Target Juara
  • Update Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026: Cek Faktanya di Sini
  • Ribuan Siswa Terdampak! Operasional SPPG Rancamulya 2 Dihentikan Usai Kepala Satuan Meninggal Dunia
  • Hampir 5 Ribu Pasangan Berpisah, Ini Pemicu Fenomena Lonjakan Janda di Garut
  • Head to Head Prancis vs Spanyol: Adu Tajam Les Bleus Melawan Pertahanan Solid La Roja
  • Prancis Siap Redam Lamine Yamal! Konate Sebut Spanyol Kuat, Tapi Les Bleus Ingin ke Final
  • Heboh Bukit Ciwidey Memutih Bak Negeri Salju, BMKG Ungkap Penyebab Sebenarnya
  • Igor Tolic Tersenyum! Kondisi Fisik Pemain Persib Meningkat Pesat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

By SusanaJumat, 10 April 2026 20:57 WIB2 Mins Read
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Foto: Dok. RSHS.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) memberikan sanksi tegas kepada seorang perawat yang lalai hingga nyaris menyerahkan bayi kepada orang tua yang bukan kandungnya saat menjalani perawatan.

Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi menyatakan bahwa sanksi yang diberikan berupa surat peringatan pertama (SP1) serta penonaktifan dari pelayanan langsung kepada pasien.

“Perawatnya dinonaktifkan, dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP1,” ujar Rachim di Bandung, Jumat (4/10/2026).

RSHS Siap Dievaluasi Kementerian Kesehatan

Manajemen RSHS juga menyatakan kesiapan untuk menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait insiden tersebut.

Baca Juga:  Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Manajemen Temui Keluarga dan Sampaikan Maaf

Rachim menjelaskan, pihak rumah sakit telah melaporkan kejadian ini sebagai bentuk tanggung jawab institusi.

Selain itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap seluruh tenaga perawat guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Fokus pada Kepatuhan SOP Penyerahan Bayi

RSHS menegaskan akan memperketat pembinaan tenaga kesehatan, khususnya terkait kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Langkah ini difokuskan pada proses penyerahan bayi kepada orang tua agar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga:  Kasus Pelecehan Seksual di RSHS: Ayah Korban Meninggal Dunia di Tengah Proses Hukum

“RSHS akan melakukan evaluasi dan pembinaan kembali kepada para perawat terkait kepatuhan menjalankan SOP penyerahan bayi kepada orang tua,” tegas Rachim.

Kronologi: Viral dari Pengakuan Ibu Pasien di TikTok

Kasus ini mencuat setelah seorang ibu bernama Nina Saleha membagikan pengalamannya melalui platform TikTok.

Nina yang baru melahirkan mengaku hampir kehilangan bayinya di ruang perawatan RSHS Bandung.

Insiden terjadi saat dirinya meninggalkan ruangan untuk makan. Saat kembali, bayinya disebut sedang digendong oleh orang yang tidak dikenal, yang diduga menerima bayi tersebut dari salah satu perawat di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak.

Baca Juga:  Terungkap! Dokter Residen RSHS Diduga Gunakan Modus Serupa ke Korban Lain

Evaluasi dan Kepercayaan Publik Jadi Sorotan

Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan menyoroti pentingnya sistem keamanan serta prosedur ketat di fasilitas kesehatan, terutama dalam penanganan bayi.

RSHS berharap melalui evaluasi dan pembinaan yang dilakukan, kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dapat kembali terjaga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung terbaru kasus bayi tertukar bandung keamanan bayi rumah sakit Kementerian Kesehatan perawat lalai bayi RSHS Bandung Rumah Sakit Hasan Sadikin SOP Rumah Sakit
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ribuan Siswa Terdampak! Operasional SPPG Rancamulya 2 Dihentikan Usai Kepala Satuan Meninggal Dunia

Hampir 5 Ribu Pasangan Berpisah, Ini Pemicu Fenomena Lonjakan Janda di Garut

Heboh Bukit Ciwidey Memutih Bak Negeri Salju, BMKG Ungkap Penyebab Sebenarnya

Horor di Ketinggian: Kaca Jendela Pesawat Ryanair Pecah, Masker Oksigen Terjun

Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi

Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat

Terpopuler
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.