Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri

Kamis, 17 September 2026 06:00 WIB

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 17 September 2026 05:00 WIB

Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak

Kamis, 17 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri
  • Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak
  • Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul
  • Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

By SusanaJumat, 10 April 2026 20:57 WIB2 Mins Read
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Foto: Dok. RSHS.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) memberikan sanksi tegas kepada seorang perawat yang lalai hingga nyaris menyerahkan bayi kepada orang tua yang bukan kandungnya saat menjalani perawatan.

Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi menyatakan bahwa sanksi yang diberikan berupa surat peringatan pertama (SP1) serta penonaktifan dari pelayanan langsung kepada pasien.

“Perawatnya dinonaktifkan, dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP1,” ujar Rachim di Bandung, Jumat (4/10/2026).

RSHS Siap Dievaluasi Kementerian Kesehatan

Manajemen RSHS juga menyatakan kesiapan untuk menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait insiden tersebut.

Baca Juga:  Polda Jabar akan Gelar Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung

Rachim menjelaskan, pihak rumah sakit telah melaporkan kejadian ini sebagai bentuk tanggung jawab institusi.

Selain itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap seluruh tenaga perawat guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Fokus pada Kepatuhan SOP Penyerahan Bayi

RSHS menegaskan akan memperketat pembinaan tenaga kesehatan, khususnya terkait kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Langkah ini difokuskan pada proses penyerahan bayi kepada orang tua agar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga:  Tes Kesehatan Bakal Cagub-Cawagub Selesai Dilaksanakan, KPU Jabar Tunggu Rekomendasi dari RSHS

“RSHS akan melakukan evaluasi dan pembinaan kembali kepada para perawat terkait kepatuhan menjalankan SOP penyerahan bayi kepada orang tua,” tegas Rachim.

Kronologi: Viral dari Pengakuan Ibu Pasien di TikTok

Kasus ini mencuat setelah seorang ibu bernama Nina Saleha membagikan pengalamannya melalui platform TikTok.

Nina yang baru melahirkan mengaku hampir kehilangan bayinya di ruang perawatan RSHS Bandung.

Insiden terjadi saat dirinya meninggalkan ruangan untuk makan. Saat kembali, bayinya disebut sedang digendong oleh orang yang tidak dikenal, yang diduga menerima bayi tersebut dari salah satu perawat di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak.

Baca Juga:  RSHS Bandung Klarifikasi Insiden Bayi Nyaris Tertukar, Akui Ada Kekeliruan Petugas

Evaluasi dan Kepercayaan Publik Jadi Sorotan

Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan menyoroti pentingnya sistem keamanan serta prosedur ketat di fasilitas kesehatan, terutama dalam penanganan bayi.

RSHS berharap melalui evaluasi dan pembinaan yang dilakukan, kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dapat kembali terjaga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.