bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri acara pisah sambut Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman kepada Mayjen TNI Kosasih di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Kamis (14/8/2025) malam.
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa acara pisah sambut ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan untuk melanjutkan fokus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.
“Mudah-mudahan ini merupakan bagian dari regenerasi untuk diteruskan, karena fokus kita hari ini adalah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, menurunkan angka kriminalitas, menurunkan angka tawuran, bahkan Pak Kapolda sudah declare perang melawan geng motor,” ujar Dedi.
Ia mengungkapkan, setiap peristiwa kriminal seperti pengeroyokan dan pembunuhan di Jawa Barat dapat diungkap pelakunya dalam waktu kurang dari 1×24 jam. Kecepatan ini, kata Dedi, merupakan hasil koordinasi erat antara Polda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi.
“Saya tanya Pak Kapolda kenapa cepat sekali mengungkap pelaku, beliau jawab karena berkoordinasi dengan Pangdam III/Siliwangi,” katanya.
Dedi Mulyadi menilai acara ini menjadi momen yang mengandung dua rasa, yakni kebahagiaan dan kesedihan. Bahagia karena hadirnya pemimpin baru, namun sedih karena melepas pemimpin lama.
“Malam hari ini adalah malam kebahagiaan karena ada pemimpin baru, dan malam kesedihan karena ditinggalkan pemimpin lama. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan sukses untuk Pak Kosasih, serta sukses untuk Pak Dadang,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











