Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah

Kamis, 17 September 2026 02:00 WIB

Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba

Kamis, 17 September 2026 01:00 WIB

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Rabu, 16 September 2026 22:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Haedar Nashir Sebut Anak Muda Hari Ini Terjebak Sandwich Generation

By Putra JuangSenin, 28 Oktober 2024 18:44 WIB3 Mins Read
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengungkapkan bahwa pemuda saat ini harus mengambil inspirasi dan teladan dari generasi Sumpah Pemuda 1928.

Sebab menurutnya, pemuda pada saat itu memiliki karakter patriotik, kuat pada idealisme, berwawasan nasionalisme yang luas, dan bervisi masa depan.

“Mereka berjiwa “futuwah”, kaum muda kesatria negarawan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompok sendiri. Mereka tidak tergoda dengan gemerlap materi dan kursi demi Indonesia. Mereka pelopor Satu Indonesia: satu bahasa, satu tanah air, satu bangsa yakni Indonesia,” kata Haedar dikutip lama Muhammadiyah, Senin (28/10/2024).

Haedar mengatakan bahwa generasi muda saat ini berpotensi hebat. Fasilitas kehidupan serba mudah. Mendapat jabatan mudah, bahkan instan. Memperoleh materi dan ketenaran pun gampang.

“Karenanya jangan menjadi kaum muda Indonesia yang luntur nasionalisme dan jiwa futuwah dalam berbangsa dan bernegara. Jangan terjebak hedonisme, materialisme, dan kursiisme tanpa integritas, idealisme, dan visi luas. Apalagi menjadi generasi muda yang android yang hidup layak robot dan mesin tanpa peduli sesama,” paparnya.

Baca Juga:  Hati-Hati Salah Hari! Ini Tanggal Pasti Idul Adha 2025 Versi Pemerintah dan NU-Muhammadiyah

Haedaer juga meminta agar generasi muda jangan menjadi kaum muda angkuh tanpa isi dan integritas diri.

“Jauhi sifat benalu dalam kehidupan diri maupun berbangsa dan bernegara. Tidak pula jadi generasi muda cengeng dan hanya bergantung pada tangan orangtua sehingga hilang kemandirian. Jangan jadi kaum muda gemar popularitas dan populisme murahan minus pengabdian, kecerdasan, dan kualitas diri yang autentik,” tuturnya.

Haedar mengingatkan bahwa Indonesia hari ini dan ke depan sarat masalah dan tantangan kompleks. Diperlukan kaum muda Indonesia yang berdiri tegak di atas idealisme dan prinsip bernegara dengan benar.

Baca Juga:  Punya Peran Strategis, Arfi Rafnialdi Siapkan Program Khusus Kaum Milenial dan Gen Z

“Sekaligus menjadi kaum muda yang relijius, pancasilais, cerdas berilmu, berkeahlian, dan mampu berperan aktif dalam kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan, dan kemanusiaan global,” ungkapnya.

“Generasi yang layak menjadi pewaris Indonesia masa depan yang berkomitmen kuat untuk menjadikan Indonesia bersatu, berdaulat, adil, dan makmur di era modern sebagaimana cita-cita luhur para pendiri negara dan generasi tahun 1928,” tambahnya.

Haedar mengatakan bahwa generasi Gen Z dan setelahnya boleh jadi berbeda memiliki dunia sendiri yang tidak dapat dipersamakan dengan generasi masa lampau. Tapi dasar-dasar kehidupan yang tetap sama dan harus dijunjungtinggi seperti nilai-nilai agama, Pancasila, dan kebudayaan luhur bangsa.

“Jadilah generasi muda Indonesia yang tetap berbasis nilai utama yang hidup di negeri tercinta. Jangan jadi lost-generation, yang tercerabut dari nilai-nilai dasar kehidupan dan keindonesiaan. Pahami segala hal yang menyangkut makna dan pengetahuan kebangsaan, jangan sampai mengalami krisis pemahaman kebangsaan atau quarter life crisis,” katanya.

Baca Juga:  Persiapan Puasa! Muhammadiyah Terbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 untuk Seluruh Wilayah Indonesia

Haedar menyebut, generasi muda Indonesia saat ini juga terjebak dalam sandwich generation. Demi hidup efisien dari segi finansial tapi menjadi egois dan tercerabut dari akar keluarga, lebih-lebih orangtua yang posisinya mulia dan harus dihormati.

“Masyarakat Indonesia dibangun di atas asas extended family dan gotong royong. Maka jangan menjadi insan muda yang asosial dan kehilangan etika hidup luhur terhadap ayah dan ibu, kerabat, dan masyarakat. Apalagi sunatullah manusia itu Homo Sapiens, berelasi dengan sesama,” paparnya.

“Manusia modern meskipun menjadi Homo Deus karena kedigdayaan iptek, namun tetaplah harus menjaga jatidiri kemanusiaan selaku Homo Sapiens dan tidak berubah menjadi makhluk robotik yang mati akal-budi dan hidup bersosial di planet raya ini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak muda generasi muda Haedar Nashir Muhammadiyah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.