Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra

Rabu, 28 Oktober 2026 05:00 WIB
Ilustrasi Sate

Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba

Rabu, 28 Oktober 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos

Rabu, 28 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra
  • Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba
  • BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos
  • Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
  • Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam per April 2026, Bagaimana Nasib Pertamax dan Pertalite?

By Aga GustianaSenin, 20 April 2026 20:13 WIB2 Mins Read
Ilustrasi isi BBM
Ilustrasi isi BBM. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia energi tanah air sedang bergejolak. Terhitung sejak Sabtu, 18 April 2026, PT Pertamina (Persero) resmi mengerek naik harga sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi. Lonjakan harga yang cukup drastis ini menyasar produk bensin oktan tinggi dan diesel premium, memicu pertanyaan besar di benak masyarakat: Apakah Pertamax (RON 92) akan segera menyusul?

Bahlil Lahadalia: Penyesuaian Dilakukan Bertahap

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya memberikan penjelasan terkait kebijakan ini. Menurutnya, pemerintah sedang memantau pergerakan pasar global dengan sangat hati-hati. Ia menekankan bahwa fluktuasi harga minyak dunia menjadi penentu utama langkah pemerintah selanjutnya.

“Tahap pertama mungkin sekarang dilakukan seperti sekarang. Tahap berikutnya kita lihat penyesuaian. Kalau harganya (harga minyak) turun, ya nggak naik (harga BBM). Tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian,” ungkap Bahlil saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Meski ada ketidakpastian pada sektor non-subsidi, Bahlil memberikan angin segar bagi pengguna BBM subsidi. Ia menjamin bahwa harga Pertalite dan Biosolar tidak akan disentuh oleh kenaikan ini.

Baca Juga:  Pertalite Diganti Pertamax Green 92, Dirut Pertamina: Harga Sama tapi Kualitas Lebih Baik

“Karena kan yang bisa kita jamin negara, pemerintah bisa menjamin itu kan adalah harga subsidi. Dan itu kan Peraturan Menteri ESDM 2022 kan sudah jelas itu ada formulasinya,” tandas Bahlil.

Baca Juga:  Fantastis! Gaji dan Tunjangan Dirut Pertamina yang Tersandung Kasus Korupsi

Rincian Kenaikan Harga: Pertamina Dex Tembus Rp23 Ribu

Kenaikan harga kali ini memang tergolong signifikan. Berdasarkan data resmi MyPertamina, beberapa produk mengalami lonjakan hingga lebih dari Rp9.000 per liter. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyebutkan bahwa tekanan geopolitik global menjadi pemicu utama di balik keputusan pahit ini.

“Penyesuaian harga LPG NPSO (Non Subsidi) ini kurang lebih sama dengan BBM NPSO dipengaruhi harga pasar dan kondisi geopolitik saat ini ya,” jelas Roberth.

Berikut adalah perbandingan harga lama vs harga terbaru untuk wilayah DKI Jakarta:

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jabar Yakin Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Segera Ditangani
Jenis BBMHarga LamaHarga Baru (per 18 April 2026)
Pertamax TurboRp13.100Rp19.400
DexliteRp14.200Rp23.600
Pertamina DexRp14.500Rp23.900

Daftar Harga BBM yang Masih “Bertahan”

Di tengah badai kenaikan harga tersebut, beberapa jenis BBM masih dibanderol dengan harga lama. Pertamax (RON 92) menjadi produk non-subsidi yang paling disorot karena harganya masih belum berubah, meski statusnya masih dalam tahap evaluasi antara Pertamina dan pemerintah.

  • Pertamax (RON 92): Rp12.300/liter
  • Pertamax Green 95: Rp12.900/liter
  • Pertalite (Subsidi): Rp10.000/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp6.800/liter

Kenaikan ini menjadi pengingat bagi konsumen untuk terus memantau dinamika harga energi, mengingat kondisi geopolitik yang masih sangat dinamis dan berdampak langsung pada isi dompet masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia Pertamina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.