bukamata.id – Di momen Hari Gizi Nasional Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan upaya pencegahan stunting pada balita dengan memberikan vitamin A dicanangkan pada Februari dan Agustus melalui puskesmas dan posyandu.
Diketahui, Pemkot Bandung menargetkan angka prevalensi stunting pada tahun 2024 sebanyak 14 persen. Adapun pada 2023 lalu, Pemkot Bandung menargetkan prevalensi stunting sebesar 17 persen.
Penjabat Ketua TP PKK Kota Bandung, Linda Nurani Hapsah mengatakan, asupan Vitamin A merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk sumber nutrisi pada masa pertumbuhan balita.
“Vitamin A ini sangat penting untuk tumbuh kembang balita yang esensial pada pertumbuhan untuk imunitas. Ini betul-betul penting salah satunya untuk kita mempersiapkan generasi yang hebat,” katanya, Rabu (28/2/2024) dikutip dari situs resmi Kota Bandung.
Linda melanjutkan, jika kebutuhan tersebut dilewatkan maka akan terjadi berbagai risiko serius terhadap kondisi kesehatan anak, mulai dari gangguan penglihatan, kerentanan terhadap infeksi, serta stunting.
“Bayi dan balita itu adalah aset kita di masa depan untuk pembangunan kita. Saat ini kita punya bonus demografi dengan adanya bayi balita anak-anak yang kelak di tahun 2045, generasi gen Z yang akan memegang tampuk pimpinan,” ujarnya.
Selain vitamin a, pihaknya juga memastikan bayi dan balita akan mendapatkan menu sehat yang beragam dan bergizi seimbang agar menghindari anak dari jerat Stunting.
“Tolong diperhatikan oleh para orang tua untuk menyiapkan menu sehat di rumah, menu beragam bergizi dan seimbang,” katanya.
“Menjadi penting bagi balita mendapatkan makanan dengan kelengkapan gizi seimbang. Puskesmas harus gencar mengedukasi, dengan memperhatikan kebutuhan dasarnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Mandalajati, Yati Sri Sumiati mengatakan pihak kewilayahan bersama dengan para kader PKK, posyandu serta Puskesmas terus gencar melakukan berbagai program dalam intervensi penanganan stunting.
“Walaupun mungkin masih ada tapi mudah-mudahan kami bisa menekan seminimal mungkin kasus-kasus stunting yang ada di wilayah Kecamatan Mandalajati,” katanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











