Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh

Senin, 16 Maret 2026 20:34 WIB

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Senin, 16 Maret 2026 20:22 WIB

Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 19:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
  • Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
  • Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen
  • Ramadan Heboh! Netizen Berebut Link Video Mukena Pink Tanpa Sensor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung, 3.840 Anak PAUD Pecahkan Rekor MURI Membatik Ecoprint

By SusanaJumat, 25 April 2025 16:55 WIB3 Mins Read
3.840 Anak PAUD Kabupaten Bandung memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Anak PAUD Membatik Ecoprint dengan Metode Pounding. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana di Bale Rame Soreang Jumat (25/4/2025) pagi terdengar riuh meriah dan unik. Suara itu ternyata bersumber dari palu kayu yang diketuk-ketukan oleh sebanyak 3.840 anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 

Mereka sedang membuat batik eco-print di mana daun-daunan juga bunga yang mereka palu di atas kain berwarna putih, menghasilkan karya cetakan yang eksotik di atas kain. Batik Ecoprint dengan cara ini disebut Metode Pounding (Memalu).

Teknik pounding adalah sebuah metode dalam proses ecoprint (pencetakan menggunakan bahan-bahan alami), yang melibatkan memukulkan atau mengetuk daun atau bunga di atas kain untuk mentransfer pigmen warna dan bentuk mereka. 

Teknik ini dianggap sebagai metode yang paling sederhana dalam ecoprint karena hanya membutuhkan alat sederhana seperti palu atau batu. 

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bandung 19 Maret 2025

Mereka pun berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Anak PAUD Membatik Ecoprint dengan Metode Pounding. Kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung ini dibuka langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Pemecahan Rekor MURI Anak PAUD Membatik Ecoprint ini merupakan ide dari Bunda PAUD Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati.

Emma Dety menjelaskan, pemecahan Rekor MURI Membatik Ecoprint oleh 3.480 anak PAUD hanya diikuti oleh anak-anak PAUD dari beberapa kecamatan saja. Belum melibatkan 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Emma menyebebut pemecahan rekor ini hanya diikuti 3 ormit (Organisasi Mitra) PAUD, antara lain HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia), IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia), dan IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal). 

Baca Juga:  Tragedi Terjun Payung di Pangandaran: Satu Atlet Meninggal, Satu Masih Dicari

“Melibatkan 3.480 siswa PAUD itu karena disesuaikan dengan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Bandung, tinggal menambah nol-nya di belakang. Dan ini merupakan pertama kalinya di Indonesia, ribuan anak-anak PAUD membatik ecoprint secara bersama-sama sehingga mampu memecahkan Rekor MURI,” jelas Emma yang juga akrab disapa Bunda Bedas ini.

Melalui kegiatan Pemecahan Rekor MURI membatik ecoprint ini. Bunda Bedas berharap dapat memberikan edukasi kepada anak-anak untuk mencintai lingkungan alam dan dapat mengembangkan kreativitas serta karakter yang positif, seperti kesabaran.

“Karena teknis membuat batik ecoprint ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan untuk menghasilkan sebuah karya. Karena dalam  memukulkan palu kayu nya pun harus sabar dan pelan-pelan, tidak perlu mengetuk dengan keras,” jelas Emma yang dikenal sangat menyayangi anak-anak ini.

Baca Juga:  Demi Berantas Bank Emok, Bupati Bandung Siap Tambah Anggaran Pinjaman Dana Bergulir

Menurutnya, batik ecoprint ini juga dapat menumbuhkembangkan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan alam dengan memanfaatkan tumbuhan dan bunga sebagai media  batik ecoprint.

“Anak-anak itu biasanya senang mencabut daun atau bunga, hanya sekedar iseng saja dan senang-senang. Nah, dari daun atau bunga itu ternyata bisa dibuat suatu hasil karya yang disebut batik ecoprint ini, sehingga mereka bisa lebih kreatif,” terang Emma.

Setelah anak-anak PAUD tersebut berhasil memecahkan Rekor MURI, kata Emma, maka kain bermotif daun kembang atau bunga akan diberikan kepada sekolah PAUD untuk dipasang dan dijadikan hiasan gedung sekolah. 

Di akhir kegiatan, pihak panitia juga membagikan beragam doorprize, salah satunya pemberian sepeda yang diserahkan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Emma Dety Kabupaten Bandung Membatik Ecoprint MURI PAUD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.