Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi menonton film

Bahaya Tersembunyi di Balik Situs Film Ilegal, Mengapa LK21 dan IndoXXI Masih Diburu?

Sabtu, 2 Mei 2026 22:00 WIB

Bikin Penasaran Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’, Link Diburu Netizen

Sabtu, 2 Mei 2026 21:05 WIB

Siap-siap! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik per Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bahaya Tersembunyi di Balik Situs Film Ilegal, Mengapa LK21 dan IndoXXI Masih Diburu?
  • Bikin Penasaran Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’, Link Diburu Netizen
  • Siap-siap! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik per Mei 2026
  • Saldo KKS Masih Nol? Ini Daftar Penyebab Baru Bansos PKH & BPNT 2026 Tidak Cair Lagi
  • Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasil Pemilu Bikin Kecewa, Hanura Jabar Bahas Strategi Hadapi Pilkada 2024

By Putra JuangSelasa, 23 Juli 2024 20:14 WIB4 Mins Read
Ketua DPD Hanura Jabar, Dian Rahadian. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Barat akan mengevaluasi hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 serta membahas strategi dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Begitu disampaikan Ketua DPD Hanura Jabar, Dian Rahadian ditemui disela-sela kegiatan ‘Rapat Pimpinan (Rapimda) Partai Hanura Provinsi Jawa Barat’ yang digelar Grand Hotel Preanger Kota Bandung, pada Selasa-Rabu (23-24/7/2024).

“Setelah hasil pemilu yang kurang mengembirakan tentunya tidak membuat kita berdiam diri, tidak membuat kita larut dalam kesedihan, tapi bagaimana setelah mengevaluasi kita menatap hari depan yang lebih baik,” ucap Dian.

Dian mengatakan, melalui Rapimda ini pihaknya akan membahas terkait ide, gagasan serta strategi dalam memenangkan calon kepala daerah (Cakada) yang diusung di Pilkada 2024.

“Kita fokus bersama, kita bahas bersama, membangun sebuah kebersamaan, membangun sebuah ide, gagasan, strategi sehingga pilkada besok meskipun tidak mengikuti di 27 kabupaten kota tetapi kita akan memaksimalkan agar Cakada yang diusung bisa memenangkan Pilkada,” katanya.

Dian mengakui, hasil Pemilu 2024 banyak yang menjadi bahas evaluasi. Pasalnya, bertahun-tahun membangun komunikasi bersama masyarakat, namun hasilnya justru jauh dari apa yang diharapkan.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Catat 5 Sekda Ajukan Cuti Demi Ikut Pilkada, Satu Pj Bupati Mundur

“5 tahun kami membangun berkonsolidasi bersama masyarakat, tetapi dipenghujung kita tahu bersama itu jauh dari ekspektasi dan ini perlu kita evaluasi,” ungkapnya.

“Sehingga kita bisa memberikan masukan kepada pimpinan kami di Jakarta, bagaimana posisi tawar kita hari ini dalam rangka menyambut kepemimpinan pemerintahan Republik Indonesia yang baru,” tambahnya.

Terkait Pilkada 2024, Dian mengatakan jika ada dua kader Hanura Jabar yang akan diusung di Kabupaten Purwakarta dan Kota Banjar.

“Kita ikut di 4 kabupaten/kota ada Kota Banjar, Kabupaten Purwakarta, Kota Sukabumi, dan Kota Cirebon. Kader di Purwakarta ada juga di Banjar. Targetnya harus menang dan kita sedang membangun komunikasi dengan beberapa partai, mudah-mudahan sebelum dibukanya pendaftaran kita sudah clear,” tuturnya.

Disinggung soal sosok yang akan diusung di Pilgub Jabar 2024, Dian mengatakan jika hal tersebut juga akan dibahas dalam rapat kali ini.

“2018 kita kan mengusung Pak Ridwan Kamil. Tentunya hari ini akan kita bahas karena yang kita lihat calon-calon yang muncul masih tidak terlalu membuka diri atau deklarasi secara vulgar, jadi kita lihat-lihat saja dulu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Seperti Pilpres, Golkar dan Demokrat Buka Kemungkinan Koalisi di Pilkada Jabar 2024

Senada dengan Dian, Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Imam Ansori Saleh mengatakan, Rapimda ini akan mengevaluasi seluruh hasil dari Pemilu 2024.

“Tentu pertama itu tidak bisa dilepaskan dari pilpres, jadi kebetulan Hanura mendukung calon yang tidak menang jadi itu juga berpengaruh sekali kepada Partai Hanura, secara nasional kita evaluasi seperti itu,” ucap Imam.

“Jadi karena calon kita tidak menang dalam pilpres, itu berdampak pada perolehan di daerah,” lanjutnya.

Selain itu, dalam Rapimda ini juga nantinya akan dibahas mengenai strategi menghadapi Pilkada 2024. Tentunya, strategi tersebut disiapkan atas evaluasi dari hasil pemilu kemarin.

“Jadi kita harus evaluasi betul tentu ini pengalaman untuk berikutnya, bagaimana kita memposisikan diri nanti akan berkoalisi dengan siapa, itu harus betul-betul matang,” ungkapnya.

Imam mengakui, perolehan suara Hanura di Pulau Jawa saat Pemilu 2024 turun drastis. Tidak seperti di wilayah Indonesia Timur, dimana Partai Hanura masih bisa mengusung gubernur dan wakil gubernur.

“Secara umum Hanura turun banyak sekali, terutama di daerah Jawa kalau di Indonesia Timur kebetulan bagus, rata-rata masih bagus. Bisa mengusung Wakil Gubernur atau Gubernur, sedangkan di Jawa rata-rata turun semua,” katanya.

Baca Juga:  PKS Buka Peluang Koalisi dengan PDIP untuk Pilwalkot Bandung dan Cimahi 2024

“Di daerah Jawa Timur itu yang dulu ada sekitar 90 sekian sekarang tinggal 27 yang perhari ini, yang di Provinsi juga dulu ada 1 sekarang hilang sama sekali, termasuk Jakarta,” tambahnya.

Disinggung soal target di Pilkada 2024, Imam berharap jika Cakada yang nantinya akan diusung bisa meraih kemenangan sehingga berdampak pada elektabilitas partai kedepan.

“Tentu kalau kita berhasilkan, kita akan memperoleh posisi-posisi yang bagus secara politik di daerah. Jadi ini juga momentum untuk kebangkitan Hanura dengan usungan-usungan yang benar, dan kita tekankan jadi kalau mau mengusung ini harus yang bener-bener, harus jelas, jangan hanya cuman karena dibeli, yang nanti dampaknya kita ga dapet apapa,” bebernya

“Tapi kalau bisa memenangkan, nantikan rakyat akan tau oh ini akan kita menangkan. Jadi intunga-itungannya harus matang betul, masing-masing daerah ini berhitung siapa yang harus didukung,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hanura Jabar Partai Hanura pemilu Pilkada 2024 Rapimda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.