bukamata.id – Jagat publik digemparkan kasus dugaan pembunuhan seorang ibu di Kampung Cigebar, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (16/1/2026) dini hari. Korban, EN (39), ditemukan tewas dengan luka tusuk di perut dan tangan di lantai tiga rumahnya.
Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan menangkap pelaku dugaan pembunuhan.
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono, melalui Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia, menyatakan bahwa laporan diterima sekitar pukul 02.00 WIB, dan petugas langsung menindaklanjuti ke lokasi.
Kronologi Penemuan Korban
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh anak korban, LAT, yang menemukan ibunya tergeletak bersimbah darah di kamar lantai tiga rumah. Penuh panik, LAT segera menghubungi saudaranya yang tinggal berdekatan, dan keduanya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bojongsoang.
“Tim kami segera ke lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah TKP,” jelas Undi.
“Dari hasil pemeriksaan awal, terlihat luka tusuk di bagian perut dan tangan korban. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk penanganan medis.”
Suami Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan
Hasil penyelidikan dan keterangan saksi mengarah pada suami korban, berinisial YD, sebagai pelaku dugaan pembunuhan. Tak lama setelah kejadian, YD diamankan tak jauh dari lokasi oleh petugas Polresta Bandung.
“Berdasarkan pengakuan YD, perbuatan itu dipicu cekcok dengan korban. Korban mengucapkan kata-kata kasar, dan YD merasa sakit hati sehingga menusuk korban,” terang Kompol Undi.
Pelaku kini diamankan di Mapolresta Bandung untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus memeriksa saksi lain guna mengumpulkan bukti dan memperkuat kasus dugaan pembunuhan tersebut.
Ancaman Kekerasan Rumah Tangga Jadi Sorotan
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Masyarakat diimbau segera melapor jika mengetahui potensi konflik yang dapat berujung pada tindak kekerasan.
“Peristiwa ini menjadi pengingat agar keluarga dan lingkungan peka terhadap tanda-tanda konflik dalam rumah tangga,” kata Undi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











