Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Generasi 2000-an Pasti Kenal! Sosok Cover Lagu MP3 Ini Meninggal Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 21:01 WIB

Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap

Kamis, 15 Oktober 2026 20:24 WIB

Makin Gacor di Persib, Mariano Peralta Siap Bikin Persik Ketar-ketir?

Kamis, 15 Oktober 2026 20:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Generasi 2000-an Pasti Kenal! Sosok Cover Lagu MP3 Ini Meninggal Dunia
  • Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap
  • Makin Gacor di Persib, Mariano Peralta Siap Bikin Persik Ketar-ketir?
  • Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib
  • Berburu Kuliner di Purwakarta? Ini 5 Makanan Tradisional yang Cocok Jadi Oleh-Oleh
  • Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah
  • Persib Didenda Rp50 Juta, Luka Menalo Rusak LED Board dan Kaca Ruang Ganti
  • Beda Kelas atau Beda Nasib? Aiswarya Bawa Pulang Mahkota, Reno Pulang Dihujat Satu Indonesia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Awal Ramadan 2026 Berpotensi Beda? Ini Agenda Krusial Sidang Isbat Kemenag

By SusanaSenin, 16 Februari 2026 20:31 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026.

Sidang yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar ini dinilai krusial karena berpotensi memunculkan perbedaan awal puasa di Indonesia.

Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab. Keputusan tersebut membuat masyarakat kini menantikan hasil resmi dari pemerintah.

Regulasi Baru Perkuat Legalitas Penetapan Awal Puasa

Sidang Isbat tahun ini memiliki pembaruan penting dengan disiapkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai landasan hukum resmi.

Kehadiran regulasi tersebut diharapkan mampu memperkuat legitimasi hasil sidang sekaligus meningkatkan transparansi proses penentuan awal Ramadan 1447 H.

Mekanisme Hisab dan Rukyat Tetap Jadi Acuan Utama

Dalam pelaksanaannya, Kemenag tetap memadukan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (observasi hilal).

Tahapan Sidang Isbat meliputi:

  1. Pemaparan posisi hilal oleh tim pakar astronomi.
  2. Laporan hasil rukyatul hilal dari 137 titik pemantauan di seluruh Indonesia.
  3. Musyawarah bersama perwakilan ormas Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta perwakilan negara sahabat.

Metode gabungan ini menjadi pendekatan konsisten pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah secara ilmiah dan syar’i.

Masjid IKN Nusantara Jadi Simbol Titik Pantau Strategis

Tahun ini, Masjid IKN di Nusantara akan difungsikan sebagai salah satu lokasi utama pemantauan hilal.

Langkah ini menjadi inovasi sekaligus simbol kesiapan infrastruktur keagamaan di Ibu Kota Nusantara. Penempatan ahli falak di berbagai titik strategis bertujuan meminimalkan potensi perbedaan hasil pengamatan.

Publik Menanti Keputusan Resmi Pemerintah

Dengan adanya potensi perbedaan awal Ramadan 2026, masyarakat diimbau menunggu hasil resmi Sidang Isbat. Pemerintah berharap keputusan yang dihasilkan dapat diterima seluruh umat Islam demi menjaga persatuan dan kekhusyukan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap

Wanita di Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya di Apartemen, Uang Rp6 Juta Raib

Mayoritas Muslim Tapi Dilarang Berhijab? Kisah Pilu Siswi di Azerbaijan Terusir dari Sekolah

Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus, KDS: Dorong Ekonomi Warga

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.