Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Teja Paku Alam Bersinar, Jadi Kiper Terbaik dengan Clean Sheet Terbanyak

Jumat, 29 Mei 2026 04:00 WIB

Video Rok Hijau Tosca Viral, Link 3 Menit 21 Detik Ini Ramai Dicari

Jumat, 29 Mei 2026 03:00 WIB
Struktur batu megalitikum di situs Gunung Padang Cianjur

Bukan Sekadar Kota Santri: Menelusuri Pesona Tersembunyi di Cianjur yang Bikin Betah

Jumat, 29 Mei 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Teja Paku Alam Bersinar, Jadi Kiper Terbaik dengan Clean Sheet Terbanyak
  • Video Rok Hijau Tosca Viral, Link 3 Menit 21 Detik Ini Ramai Dicari
  • Bukan Sekadar Kota Santri: Menelusuri Pesona Tersembunyi di Cianjur yang Bikin Betah
  • Lebih dari Sekadar Bandung: Menyingkap Keindahan “Swiss van Java” di Bandung Barat
  • Link Video Viral Link TKW Taiwan: Mengapa Mengklik Tautan Sembarangan Bisa Berisiko bagi Data Pribadi Anda
  • Panduan Lengkap: Cara Daftar Akun Aplikasi Cek Bansos PKH-BPNT Mei 2026 via HP
  • Video Rok Hijau Viral di TikTok dan X, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu
  • Persib hingga JDT Masuk Daftar, Piala Presiden 2026 Jadi Turnamen Elite
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 29 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Henry ‘Mbah-nya’ Para Buaya, Berusia 124 Tahun dan Punya 10 Ribu Anak

By Aga GustianaRabu, 18 Desember 2024 12:10 WIB2 Mins Read
Buaya Nil (Crocodylus niloticus) yang diberi nama Henry. (Foto: World history and Facts X handle via Times of India)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Buaya Nil (Crocodylus niloticus) yang diberi nama Henry merayakan ulang tahunnya ke-124 tahun di Crocworld Conservation Centre di Scottburgh, Afrika Selatan pada 16 Desember 2024.

Hidup selama ratusan tahun, Henry tercatat menjadi ayah lebih dari 10 ribu keturunan dengan banyak pasangan sejak ia tiba di tempat konservasi tersebut.

Henry ditemukan di Delta Okavango di Botswana pada 1903, sebelum tiba di Crocworld Conservation Centre sejak 1985.

Meskipun tanggal kelahirannya yang pasti tidak diketahui, perwakilan Crocworld memperkirakan ia lahir sekitar tahun 1900 dan merayakan ulang tahunnya setiap 16 Desember.

Baca Juga:  Ngeri! Kawanan Buaya Berkeliaran di Cianjur Akibat Tembok Penangkaran Jebol

“Dia jelas sudah tua,” kata Steven Austad, ahli biologi yang mempelajari penuaan hewan di Alabama University, dikutip dari Live Science, Rabu (18/12/2024).

“Apakah dia berusia 100 atau 130 tahun, kami tidak tahu pasti. Namun usia 124 tahun bukanlah hal yang mustahil bagi seekor buaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Libur Nataru, Momentum Anak Dapat Waktu Luang Berkualitas Bersama Keluarga

Reptil ini memang dikenal berumur panjang. Biasanya, dalam mengetahui rentang hidup hewan ini lewat ukuran tubuhnya.

Biasanya, hewan yang lebih kecil berumur lebih pendek karena metabolisme mereka lebih tinggi, yang berarti mereka membakar lebih banyak energi dan menua lebih cepat.

“Seekor buaya yang ukurannya sama dengan manusia hanya perlu makan sekitar 4% dari mamalia seperti kita,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Sumedang Klaim Kasus Kekerasan Anak Tahun Ini Menurun

Sementara Henry memiliki berat 700kg dan panjang 5 meter. Ukuran ini termasuk panjang terbesar untuk jenisnya.

Kehidupan Henry di penangkaran kemungkinan besar juga membantunya mencapai usia tua, membuatnya cukup makan dan aman dari kecelakaan dan penyakit.

“Hewan yang karena alasan apa pun, kebetulan hidup di lingkungan yang aman, cenderung hidup lebih lama,” kata Austad.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak buaya hewan reptil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Rok Hijau Tosca Viral, Link 3 Menit 21 Detik Ini Ramai Dicari

Struktur batu megalitikum di situs Gunung Padang Cianjur

Bukan Sekadar Kota Santri: Menelusuri Pesona Tersembunyi di Cianjur yang Bikin Betah

Tebing Keraton

Lebih dari Sekadar Bandung: Menyingkap Keindahan “Swiss van Java” di Bandung Barat

Link Video Viral Link TKW Taiwan: Mengapa Mengklik Tautan Sembarangan Bisa Berisiko bagi Data Pribadi Anda

Panduan Lengkap: Cara Daftar Akun Aplikasi Cek Bansos PKH-BPNT Mei 2026 via HP

Video Rok Hijau Viral di TikTok dan X, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.