Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 4 November 2026 02:00 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Rabu, 4 November 2026 01:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Hukum Puasa Rajab, Amalan Sunnah atau Bid’ah? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

By SusanaKamis, 2 Januari 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat.Foto: YouTube Adi Hidayat Official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Meski sering disarankan untuk diamalkan, banyak umat Muslim yang masih bertanya tentang hukum melaksanakan puasa Rajab. Tak jarang, ada sebagian yang menganggap puasa Rajab sebagai amalan bid’ah yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Lantas, benarkah puasa Rajab termasuk amalan bid’ah yang tidak ada syariatnya? Ustadz Adi Hidayat (UAH) memberikan penjelasan terkait hal ini.

Mengutip hadis Muslim nomor 1.960 dari riwayat Sayyidah Aisyah yang dikuatkan oleh Ibnu Abbas RA, UAH menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sering meningkatkan puasa di bulan-bulan haram, termasuk di bulan Rajab.

“Kata Sayyidah Aisyah dan Ibnu Abbas, saya kadang melihat Nabi SAW berpuasa, seakan-akan tidak berbuka, tapi juga sering berbuka seakan-akan tidak puasa,” ujar UAH, dikutip dari YouTube Media Dakwah Hikmah TV, Rabu (2/1/2025).

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Spill Pakaian Terbaik Wanita saat Sholat

Berdasarkan hadis tersebut, UAH menyatakan bahwa meningkatkan ibadah puasa di bulan haram seperti Rajab, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram adalah diperbolehkan, meskipun tidak ada kewajiban khusus untuk mengkhususkan puasa pada satu bulan tertentu.

“Jika ada yang bertanya apakah boleh puasa di bulan Rajab, jawabannya silakan. Anda boleh puasa Senin atau Kamis, tidak ada batasan. Pahalanya bisa berlipat jika dilakukan dengan niat menghindari maksiat,” ungkap UAH.

Menurut UAH, puasa di bulan Rajab dapat dilakukan sesuai dengan momentum yang biasa dijalankan, seperti puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh, atau puasa Dawud. Puasa beruntun juga diperbolehkan, misalnya Senin hingga Rabu, kemudian tidak puasa pada hari Kamis.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Spill Amalan Datangkan Penjagaan Malaikat hingga Akhirat

“Dalilnya adalah karena puasa di bulan haram dianjurkan oleh Nabi SAW,” tegas UAH.

Terkait dengan keutamaan puasa di bulan Rajab, UAH menjelaskan bahwa tidak ada keutamaan khusus yang menyebutkan bahwa puasa Rajab akan menghadirkan sungai Rajab di surga atau menghapuskan semua dosa serta membebaskan seseorang dari neraka.

“Jika sudah bebas dari neraka, mengapa kita masih puasa Ramadan?” kata UAH, memberikan penjelasan lebih lanjut.

Baca Juga:  Wajib Tahu! Ustadz Adi Hidayat: Ketakwaan Orang Tua Berperan dalam Pembentukan Karakter Anak

UAH menekankan bahwa keutamaan puasa di bulan Rajab sebenarnya bersifat umum, yang juga berlaku untuk puasa di bulan haram lainnya. Tidak ada amalan khusus atau hadis yang menyebutkan keistimewaan puasa Rajab, namun jika seseorang melaksanakannya, ia akan tetap mendapatkan pahala sesuai niat dan amalannya.

“Tidak ada amalan khusus, tetapi jika Anda mengerjakannya dengan niat yang baik, insya Allah Allah akan memberikan pahala,” tandasnya.

Kesimpulannya, UAH menjelaskan bahwa puasa di bulan Rajab adalah amalan sunnah yang dapat dilakukan, terutama jika dilakukan pada hari-hari yang diutamakan untuk berpuasa, dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hukum puasa Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Ilustrasi video syur

Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!

BSU cair

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker

Kena Santet Jelang Persalinan? Pengakuan Mengejutkan Brisia Jodie Bikin Satu Indonesia Merinding!

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.