Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hutan di Jabar Rontok Dibabat, Dedi Mulyadi: Atuh Habis Odah!

By SusanaRabu, 12 Februari 2025 20:20 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih untuk periode 2025-2030, Dedi Mulyadi menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan konservasi hutan dan mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan di Jabar.

Untuk itu, Dedi menekankan pentingnya evaluasi terhadap tata ruang dan keberlanjutan lingkungan di Jabar.

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa salah satu fokus utamanya adalah evaluasi kondisi hutan di Jabar, yang saat ini hanya tersisa sekitar 17-18% dari total luas wilayah.  Sayangnya, sebagian besar area hutan tersebut dalam keadaan yang tidak utuh.

“Kalau seperti itu, kebijakannya adalah luasan hutan harus ditambah,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (12/2/2025).

Baca Juga:  Ribuan Warga Arak Dedi-Erwan ke KPU, Demul: Ini Ambisi Rakyat Jawa Barat

Pangalengan: Destinasi Wisata Berkelanjutan

Salah satu kawasan yang akan menjadi fokus pengembangan adalah Pangalengan, yang terkenal dengan industri teh dan potensi wisata alamnya.

“Untuk wilayah Pangalengan, menjadi tempat wisata, yang menikmati siapa? Orang yang punya duit berinvestasi wisata, sementara orang yang mengurus teh gajinya rendah, mereka hidupnya miskin. Saya akan gandeng BUMN untuk memperbaiki rumahnya berbasis wisata,” jelasnya.

Baca Juga:  Nama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Disorot Media Asing, Ada Apa?

Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya menjadikan teh tidak hanya sebagai komoditas untuk diperjualbelikan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya konservasi yang memberikan efek positif pada ekonomi dan ekosistem.

“Sehingga teh bukan hanya teh untuk diperjualbelikan, tetapi konservasi yang memberikan efek ekonomi dan ekosistem. Kalau tidak begitu, nanti habis,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Geram Masih Temukan Banyak Anak Jalanan, Pertanyakan Kinerja DP3AKB Jabar

Khawatirkan Pembabatan Hutan yang Merusak Ekosistem

Selain itu, Dedi menyampaikan keprihatinannya terhadap pembabatan hutan yang semakin meluas, terutama di daerah Sukabumi dan wilayah utara Jawa Barat.

“Saya dengar kemarin ada pembabatan lagi, pembabatan lagi. Sukabumi habis, sebelah utara habis. Ini kan karena setiap orang nggak jadi duit, lebih baik dibabat jadi uang. Suatu waktu longsor semua, itu uang nggak ada artinya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi hutan Jabar pembabatan wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.