Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Libur Akhir Semester Juni 2026 dan Daftar Tanggal Merah untuk Agenda Wisata

Sabtu, 6 Juni 2026 11:25 WIB

Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118

Sabtu, 6 Juni 2026 10:24 WIB

Bursa Transfer Persib: Ivan Susak Jadi Kandidat Kuat Penjaga Gawang Anyar Pangeran Biru

Sabtu, 6 Juni 2026 10:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Libur Akhir Semester Juni 2026 dan Daftar Tanggal Merah untuk Agenda Wisata
  • Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118
  • Bursa Transfer Persib: Ivan Susak Jadi Kandidat Kuat Penjaga Gawang Anyar Pangeran Biru
  • Banjir Item Gratis! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini Sabtu 6 Juni 2026 Sebelum Kehabisan
  • Pecah Rekor Konflik Artis: Kronologi Lengkap Badai Pascacerai Ruben Onsu dan Sarwendah
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 6 Juni 2026, Amankan Hadiah Skin Senjata dan Bundel Gratis
  • Cut Salwa Viral di TikTok, Warganet Cari Link Video Telegram
  • Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Insiden Tendangan Kungfu di Liga 4, Pemain Putra Jaya Pasuruan Resmi Dipecat

By Aga GustianaSelasa, 6 Januari 2026 09:12 WIB3 Mins Read
Aksi tendangan kungfu pemain Putra Jaya Pasuruan di Liga 4 Jatim. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Putra Jaya Pasuruan mendadak ramai diperbincangkan publik sepak bola Jawa Timur setelah sebuah insiden keras terjadi dalam pertandingan Liga 4 Jatim. Momen yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial itu berujung pada pemecatan salah satu pemain klub tersebut.

Peristiwa ini terjadi saat Putra Jaya Pasuruan menghadapi Perseta Tulungagung pada laga babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026). Sejak awal pertandingan, Putra Jaya Pasuruan berada dalam tekanan berat dan tertinggal jauh dengan skor 0-4 hingga memasuki menit ke-71.

Dalam kondisi tertinggal, situasi di lapangan memanas. Muhammad Hilmi Gimnastiar, pemain Putra Jaya Pasuruan, berusaha menghentikan laju pemain Perseta Tulungagung, Firman Nugraha. Namun, alih-alih merebut bola, Hilmi justru melakukan aksi berbahaya berupa tendangan keras ke arah dada lawan.

Benturan tersebut membuat Firman langsung terjatuh dan tak mampu bangkit dalam waktu lama. Wasit yang memimpin pertandingan langsung mengeluarkan kartu merah tanpa peringatan, menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius yang mencederai nilai sportivitas.

Firman Nugraha kemudian mendapat perawatan medis di lapangan sebelum ditandu keluar dan dibawa ke rumah sakit. Ia mengaku masih merasakan nyeri di bagian dada akibat insiden tersebut.

Korban Buka Suara Soal Permintaan Maaf

Usai pertandingan, Firman mengungkapkan bahwa pelaku sempat menyampaikan permintaan maaf. Namun menurutnya, sikap tersebut tidak mencerminkan penyesalan yang mendalam.

“Sudah minta maaf, tapi rasanya kurang ada itikad yang benar-benar tulus,” ujar Firman kepada awak media.

Video kejadian itu pun dengan cepat beredar di berbagai platform media sosial dan memicu reaksi keras dari warganet. Banyak pecinta sepak bola mengecam aksi tersebut karena dianggap mencoreng semangat fair play, khususnya di kompetisi level daerah.

Klub Resmi Pecat Pemain

Tak butuh waktu lama, manajemen Putra Jaya Pasuruan mengambil langkah tegas. Melalui surat resmi yang diunggah di akun Instagram PS Putra Jaya Sumurwaru, klub menyatakan telah memberhentikan Muhammad Hilmi Gimnastiar dari tim.

Dalam surat bernomor PSPJ/02/05-01-2026, manajemen menegaskan bahwa keputusan ini diambil karena tindakan pemain dinilai bertentangan dengan nilai-nilai sepak bola dan etika olahraga.

Pihak klub juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Perseta Tulungagung, pemain yang menjadi korban, serta seluruh pencinta sepak bola atas insiden yang terjadi.

“Insiden pada laga Liga 4 babak 32 besar Zona Jawa Timur tanggal 5 Januari 2026 di Stadion Bangkalan Madura yang mengakibatkan cedera pada pemain Perseta 1970 menjadi perhatian serius kami,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya. “Atas dasar itu, kami memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pemain atas nama Muhammad Hilmi Gimnastiar.”

Keputusan tersebut mendapat beragam respons dari publik, namun banyak yang menilai langkah manajemen sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga sportivitas di dunia sepak bola.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

insiden sepak bola Liga 4 Jatim pelanggaran keras Perseta Tulungagung Putra Jaya Pasuruan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118

Sejarah Terulang di SUGBK! Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0, Hancurkan Kutukan 38 Tahun

Starting XI Timnas Indonesia vs Oman Dirilis, John Herdman Turunkan Kekuatan Terbaik di GBK

Pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Arab Saudi.

FIFA Matchday 2026: Link Live Streaming dan Jadwal Tayang Indonesia vs Oman Malam Ini

Link Live Streaming Indonesia vs Oman Hari Ini: Jadwal Kick Off dan Siaran Langsung

Hasil Drawing Shopee Cup 2026/2027: Persib Bandung Masuk Jalur Sengit Grup B

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.