Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Promo HUT Kota Sukabumi 2026 dari bank bjb, Kuliner dan Ngopi Jadi Lebih Hemat!

Kamis, 16 April 2026 21:00 WIB

Program DPLK bank bjb Bertabur Hadiah 2026, Total Reward Capai Rp40 Juta

Kamis, 16 April 2026 20:35 WIB

Rafael Situmorang Soroti Reformasi Kepolisian dan Perlindungan Kelompok Rentan

Kamis, 16 April 2026 20:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Promo HUT Kota Sukabumi 2026 dari bank bjb, Kuliner dan Ngopi Jadi Lebih Hemat!
  • Program DPLK bank bjb Bertabur Hadiah 2026, Total Reward Capai Rp40 Juta
  • Rafael Situmorang Soroti Reformasi Kepolisian dan Perlindungan Kelompok Rentan
  • Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Bawah Jembatan Dayeuhkolot
  • Geger Wacana Play-Off Tambahan, Timnas Indonesia OTW Piala Dunia 2026?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 16 April 2026: Dapatkan Skin M1887 dan Bundle Langka Secara Gratis
  • Kabar Buruk untuk Persib! Bek Andalan Absen Jelang Lawan Dewa United
  • Modus Cinta Berujung Penipuan di Batujajar, Motor Dibawa Kabur Usai Diajak Belanja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Insiden Tendangan Kungfu di Liga 4, Pemain Putra Jaya Pasuruan Resmi Dipecat

By Aga GustianaSelasa, 6 Januari 2026 09:12 WIB3 Mins Read
Aksi tendangan kungfu pemain Putra Jaya Pasuruan di Liga 4 Jatim. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Putra Jaya Pasuruan mendadak ramai diperbincangkan publik sepak bola Jawa Timur setelah sebuah insiden keras terjadi dalam pertandingan Liga 4 Jatim. Momen yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial itu berujung pada pemecatan salah satu pemain klub tersebut.

Peristiwa ini terjadi saat Putra Jaya Pasuruan menghadapi Perseta Tulungagung pada laga babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026). Sejak awal pertandingan, Putra Jaya Pasuruan berada dalam tekanan berat dan tertinggal jauh dengan skor 0-4 hingga memasuki menit ke-71.

Dalam kondisi tertinggal, situasi di lapangan memanas. Muhammad Hilmi Gimnastiar, pemain Putra Jaya Pasuruan, berusaha menghentikan laju pemain Perseta Tulungagung, Firman Nugraha. Namun, alih-alih merebut bola, Hilmi justru melakukan aksi berbahaya berupa tendangan keras ke arah dada lawan.

Benturan tersebut membuat Firman langsung terjatuh dan tak mampu bangkit dalam waktu lama. Wasit yang memimpin pertandingan langsung mengeluarkan kartu merah tanpa peringatan, menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius yang mencederai nilai sportivitas.

Firman Nugraha kemudian mendapat perawatan medis di lapangan sebelum ditandu keluar dan dibawa ke rumah sakit. Ia mengaku masih merasakan nyeri di bagian dada akibat insiden tersebut.

Korban Buka Suara Soal Permintaan Maaf

Usai pertandingan, Firman mengungkapkan bahwa pelaku sempat menyampaikan permintaan maaf. Namun menurutnya, sikap tersebut tidak mencerminkan penyesalan yang mendalam.

“Sudah minta maaf, tapi rasanya kurang ada itikad yang benar-benar tulus,” ujar Firman kepada awak media.

Video kejadian itu pun dengan cepat beredar di berbagai platform media sosial dan memicu reaksi keras dari warganet. Banyak pecinta sepak bola mengecam aksi tersebut karena dianggap mencoreng semangat fair play, khususnya di kompetisi level daerah.

Klub Resmi Pecat Pemain

Tak butuh waktu lama, manajemen Putra Jaya Pasuruan mengambil langkah tegas. Melalui surat resmi yang diunggah di akun Instagram PS Putra Jaya Sumurwaru, klub menyatakan telah memberhentikan Muhammad Hilmi Gimnastiar dari tim.

Dalam surat bernomor PSPJ/02/05-01-2026, manajemen menegaskan bahwa keputusan ini diambil karena tindakan pemain dinilai bertentangan dengan nilai-nilai sepak bola dan etika olahraga.

Pihak klub juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Perseta Tulungagung, pemain yang menjadi korban, serta seluruh pencinta sepak bola atas insiden yang terjadi.

“Insiden pada laga Liga 4 babak 32 besar Zona Jawa Timur tanggal 5 Januari 2026 di Stadion Bangkalan Madura yang mengakibatkan cedera pada pemain Perseta 1970 menjadi perhatian serius kami,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya. “Atas dasar itu, kami memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pemain atas nama Muhammad Hilmi Gimnastiar.”

Keputusan tersebut mendapat beragam respons dari publik, namun banyak yang menilai langkah manajemen sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga sportivitas di dunia sepak bola.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

insiden sepak bola Liga 4 Jatim pelanggaran keras Perseta Tulungagung Putra Jaya Pasuruan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Wacana Play-Off Tambahan, Timnas Indonesia OTW Piala Dunia 2026?

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid, Siapa Lolos ke Semifinal?

Hasil Liga Champions: Dua Kandidat Juara Resmi Angkat Koper!

Drama Anfield Dimulai! PSG di Atas Angin, Liverpool Tertekan

Real Madrid Siap Balikkan Keadaan di Kandang Bayern Munchen, Remontada Dimulai!

Big Match Panas! Chelsea vs Man City Siap Bentrok, Prediksi Skor Bikin Kaget

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.