Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet

Rabu, 15 April 2026 20:00 WIB

Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu

Rabu, 15 April 2026 19:45 WIB

Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak

Rabu, 15 April 2026 19:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet
  • Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu
  • Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak
  • Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat
  • Borong Item Undersea! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 15 April 2026
  • Gak Pakai Ribet! Kini Tarik Tunai GoPay Bisa di ATM bank bjb Tanpa Kartu
  • Dukung Gaya Hidup Sehat, bank bjb Tebar Slot Gratis Suroboyo 10K Melalui Program Tabungan
  • Mencekam! Warga Ikut Terseret Arus saat Evakuasi di Sungai Cibanjaran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Inspektur Daerah Jawa Barat Kaget dengan Tingginya Anak di Jabar Akses Judol

By SusanaSenin, 29 Juli 2024 22:10 WIB2 Mins Read
Rakor Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) bertema "Penerapan Manajemen Risiko dalam Pencapaian Indikator Makro Pembangunan Daerah", di Gedung Sate, Senin (29/7/2024). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Inspektur Daerah Provinsi Jawa Barat, Eni Rohyani mengomentari terkait tingginya anak di Jabar yang mengakses judi online.

Hal itu disampaikan Eni saat rapat koordinasi Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) bertema “Penerapan Manajemen Risiko dalam Pencapaian Indikator Makro Pembangunan Daerah”, di Gedung Sate, Senin (29/7/2024).

“Kita juga meminta kepada PPATK untuk membuka data lainnya, karena saya juga kaget tadi pagi ada yang bertanya tentang “judi online yang dilakukan oleh anak” Ini kan kita juga kaget, kalau anak emang bikin akun rekeningnya seperti apa,” beber Eni, Senin (29/7/2024).

Adapun terkait data pengguna judi online yang termasuk anak-anak tersebut, PPATK tengah melakukan pemetaan data.

Baca Juga:  Tegas! Bambang Tirtoyuliono Sebut Hukuman Menanti Para ASN Pemkot Bandung yang Terlibat Judi Online

“Ini karena mereka meminta ada data-data baru, seperti mereka tidak tahu bahwa SMA, SMK, SLB itu masuk ke pemprov. Ini juga kita lebih baik tunggu seperti apa, agar pemetaan nya lengkap dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, kedepannya Eni menyampaikan pihaknya akan memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat terkait judi online yang sangat merugikan ini.

“Kalau masyarakat itu, kalau kami paling juga nanti sifatnya himbauan. Karena kalau kami mengeluarkan kebijakan, kami tidak bisa mengatur masyarakat kalau inspektorat,” tandasnya.

Baca Juga:  Selebgram Asal Bandung Diciduk Polisi Gegara Promosikan Judi Online

Sementara itu, Inspektur Jendral Kemendagri, Komjen Pol. Tomsi Tohir melihat fenomena banyaknya anak menjadi pengguna judi online didasarkan atas rasa ingin tahu.

“Yang nama nya pelanggaran seperti itu, karena mungkin coba-coba, ada yang iseng-iseng sehingga didalam usia yang muda itu ingin tau. Kasus seperti ini kita ingat-ingatkan sebaik-baiknya supaya tidak mengulangi lagi,” paparnya.

Maka, Tomsi mengatakan untuk pengawasan terhadap judi online yaitu melakukan pencegahan dan himbauan yang dilakukan bersama-sama.

“Kita selalu melakukan pencegahan dan mengingatkan, kemudian bekerjasama dengan teman-teman sehingga setiap ada temuan-temuan itu keliatan nama-nama nya siapa yang main, itu kelihatan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gila! Siswa SMA Pangandaran Bikin Situs Judi Online, Omzetnya Rp60 Juta

Pengawasan tersebut, menurutnya bisa terlihat dari rekening yang digunakan, dan itu juga bisa membuat para Aparatur Sipil Negara (ASN) terawasi.

“Kenapa? karena itukan berkaitan dengan pembayaran melalui rekening, itu termasuk daripada bagian koordinasi kita untuk mengawasi teman-teman ASN. Ada tetapi tidak banyak, itu mungkin teman-teman yang masih muda yang coba-coba lakukan itu,” pungkasnya.

Diketahui, rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh inspektur Daerah/Provinsi dan Kota/Kabupaten seluruh Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak di Jabar Eni Rohyani FIDSI Inspektur Daerah Provinsi Jawa Barat judi online
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet

Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu

Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak

Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat

Mencekam! Warga Ikut Terseret Arus saat Evakuasi di Sungai Cibanjaran

Geger Protes Menu MBG di Cianjur Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Enggan Damai!

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.