Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tertawa di Atas Luka! Dua Wanita Ini Ejek Remaja ‘Kampungan’, Ternyata Kisah Dibaliknya Bikin Nyesek!

Rabu, 1 April 2026 11:54 WIB

Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial

Rabu, 1 April 2026 09:42 WIB

Italia Absen Lagi di Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya Usai Takluk dari Bosnia

Rabu, 1 April 2026 07:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tertawa di Atas Luka! Dua Wanita Ini Ejek Remaja ‘Kampungan’, Ternyata Kisah Dibaliknya Bikin Nyesek!
  • Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial
  • Italia Absen Lagi di Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya Usai Takluk dari Bosnia
  • Banjir Hadiah! Cek Kode Redeem FF 1 April 2026: Ada Skin DJ Alok & Loot Crate Gratis
  • Buru Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri? Awas Banyak Bahaya Tersembunyi
  • Tak Terbendung! Tim Puncak Klasemen Siap Kejar Target Hattrick Juara Super League 2025
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Waspada “Link Ibu Tiri vs Anak Tiri” yang Viral di TikTok: Ancaman Malware Mengintai!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 1 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Investigasi Mengerucut! Densus 88 Dalami Jejak Digital Pelaku Ledakan di SMAN 72

By SusanaSelasa, 11 November 2025 10:45 WIB2 Mins Read
Peristiwa ledakan menggegerkan SMAN 72 Kelapa Gading. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap fakta baru terkait terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pelaku disebut sering mengakses konten bernuansa kekerasan dan tayangan ekstrem di dunia maya.

Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, mengatakan bahwa pelaku aktif mengunjungi komunitas dan forum daring yang memuat konten ekstrem.

“Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring, terutama di forum dan situs-situs gelap yang menampilkan video atau foto korban meninggal dunia akibat kecelakaan perang, pembunuhan, atau kejadian brutal lainnya,” ujarnya

Pelaku Merakit Sendiri Bom yang Digunakan

Baca Juga:  Ledakan di SMAN 72 Jakarta dari Bom Rakitan, Diduga Dibawa Siswa yang Sering Dibully

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku merakit sendiri bom yang meledak di area sekolah. Dari tujuh bahan peledak yang ditemukan, empat di antaranya merupakan peledak aktif yang berhasil diamankan polisi.

“Empat peledak aktif itu ditemukan di dua lokasi yang masih berada di sekitar area sekolah,” tambah Mayndra.

Polisi Dalami Keterkaitan dengan Jaringan Teror

Densus 88 bersama Polda Metro Jaya masih mendalami apakah pelaku memiliki keterkaitan dengan jaringan teror tertentu. Pemeriksaan dilakukan melalui analisis motif, latar belakang, serta aktivitas digital pelaku.

Baca Juga:  Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 Punya Rumah di Baleendah, Polda Jabar: Belum Ada Koordinasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan proses investigasi tersebut.

“Penyelidikan atas aktivitas media sosial terduga pelaku juga tengah dilakukan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan dalam grup atau komunitas yang memiliki afiliasi dengan kelompok teror tertentu,” ujarnya.

Penanganan di lapangan turut melibatkan Tim Gegana Brimob untuk sterilisasi awal serta Puslabfor Mabes Polri dalam olah TKP.

Pendampingan Psikologis untuk Siswa dan Guru

Polri menggandeng KPAI dan tim trauma healing untuk memberikan pendampingan psikologis kepada siswa dan tenaga pendidik yang terdampak langsung dari insiden ledakan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi mental pelajar tetap stabil pascakejadian.

Baca Juga:  Terinspirasi Brenton Tarrant dan Columbine, Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Terungkap!

Motif Masih Didalami, Tidak Terkait Agama Tertentu

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pelaku tidak terkait kelompok agama mana pun.

“Kita ingin meluruskan kepada masyarakat, kejadian ini bukan karena pelaku anti agama tertentu,” tegas Budi.

Indikasi awal menunjukkan bahwa pelaku diduga mengalami tekanan psikologis akibat kurangnya perhatian keluarga dan lingkungan.

“Diduga ada kurang perhatian keluarga dan sudah menjadi akumulasi dari rumah hingga lingkungan sekitar. Ini yang membuat kita perlu berempati,” ungkapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bom rakitan Densus 88 investigasi Polri kasus ledakan Jakarta Utara ledakan SMAN 72 Kelapa Gading motif pelaku terduga pelaku bom sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial

Ilustrasi isi BBM

Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Bandung Zoo

Dedi Mulyadi Klaim 90 Persen Masalah Bandung Zoo Tuntas, Tinggal Cari Pengelola Baru

Siapa Terfi Meisya? Sosok Bocah Ajaib Lampung yang Bikin Atlet 78 Negara Takjub di World Junior Wushu 2026

Ribuan pengemudi ojol melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, 20 Mei 2025.

Turun ke Jalan! Ratusan Ojol Protes Kebijakan Gerbang Unpad

Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.