Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial

Rabu, 1 April 2026 09:42 WIB

Italia Absen Lagi di Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya Usai Takluk dari Bosnia

Rabu, 1 April 2026 07:29 WIB

Banjir Hadiah! Cek Kode Redeem FF 1 April 2026: Ada Skin DJ Alok & Loot Crate Gratis

Rabu, 1 April 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial
  • Italia Absen Lagi di Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya Usai Takluk dari Bosnia
  • Banjir Hadiah! Cek Kode Redeem FF 1 April 2026: Ada Skin DJ Alok & Loot Crate Gratis
  • Buru Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri? Awas Banyak Bahaya Tersembunyi
  • Tak Terbendung! Tim Puncak Klasemen Siap Kejar Target Hattrick Juara Super League 2025
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Waspada “Link Ibu Tiri vs Anak Tiri” yang Viral di TikTok: Ancaman Malware Mengintai!
  • Bahaya Mengintai di Balik LK21 Cs: Alasan Mengapa Stop Nonton Film di Situs Ilegal Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 1 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ledakan di SMAN 72 Jakarta dari Bom Rakitan, Diduga Dibawa Siswa yang Sering Dibully

By Aga GustianaJumat, 7 November 2025 18:58 WIB3 Mins Read
Peristiwa ledakan menggegerkan SMAN 72 Kelapa Gading. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana tenang di SMAN 72 Jakarta mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) siang. Sebuah ledakan terjadi di masjid sekolah tak lama setelah khutbah Jumat berakhir. Insiden itu membuat sejumlah siswa terluka dan menyebabkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Salah seorang siswa kelas XI, Sela, menuturkan bahwa bahan peledak yang ditemukan di lokasi diduga merupakan bom rakitan atau bom molotov yang dibawa oleh salah satu siswa di sekolah tersebut. Ia menduga pelaku merupakan siswa yang selama ini kerap menjadi korban perundungan.

“Saya menduga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri. Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak,” kata Sela di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Menurut Sela, ledakan pertama terdengar sesaat setelah khutbah Jumat selesai dan jamaah bersiap untuk melaksanakan iqomah. Suara ledakan yang keras mengejutkan semua orang yang berada di dalam masjid.

“Saya di selasar masjid dan tidak terkena. Baju saya kotor karena menolong teman,” ujarnya.

Sela menuturkan bahwa jamaah shalat Jumat di masjid sekolah tersebut terdiri dari siswa, guru, serta beberapa staf sekolah. Ia juga mengatakan tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

Baca Juga:  Densus 88 Telusuri Dugaan Keterlibatan Teroris dalam Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara

“Kami tadi ikut kegiatan Adiwiyata di pagi hari,” katanya.

Ia menambahkan, sejak pagi suasana sekolah berjalan normal tanpa ada perilaku aneh dari siapa pun. Ledakan yang terjadi tiba-tiba membuat semua siswa panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Guru: Ledakan Terjadi Tiba-Tiba

Salah satu guru SMAN 72 Jakarta, Toto, membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di tengah jamaah Jumat. Ia berada di belakang imam ketika suara ledakan keras menggema dari arah belakang masjid.

“Semua bubar dan sejumlah siswa terluka,” ujar Toto singkat.

Guru dan siswa yang selamat segera mengevakuasi korban yang mengalami luka ringan ke UKS dan fasilitas kesehatan terdekat. Beberapa di antaranya mengalami luka bakar akibat percikan api dari bahan peledak.

Baca Juga:  Densus 88 Telusuri Dugaan Keterlibatan Teroris dalam Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara

Situasi Sekolah dan Dugaan Awal

Hingga sore hari, aparat kepolisian sudah memasang garis polisi di area masjid sekolah. Petugas penjinak bom (Jibom) juga terlihat melakukan penyisiran dan mengamankan sisa bahan peledak yang tidak sempat meledak.

Sumber internal menyebutkan, ditemukan tiga jenis bom rakitan, namun hanya dua di antaranya yang meledak. Dugaan sementara, bom tersebut dirakit secara sederhana menggunakan bahan mudah terbakar.

Sela kembali menegaskan bahwa pelaku diduga merupakan siswa yang sering menjadi korban ejekan teman-temannya. Ia mengatakan, selama ini siswa tersebut dikenal pendiam dan jarang bergaul.

“Dia sering duduk sendirian dan jarang bicara. Kadang diejek juga, tapi kami tidak menyangka akan seperti ini,” tutur Sela.

Pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi mengenai identitas pelaku maupun korban. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk para guru dan siswa yang berada di lokasi saat kejadian.

Baca Juga:  Investigasi Mengerucut! Densus 88 Dalami Jejak Digital Pelaku Ledakan di SMAN 72

Kegiatan Pagi Berjalan Normal

Sebelum ledakan, sekolah diketahui sedang mengadakan kegiatan Adiwiyata, sebuah program pendidikan lingkungan hidup. Seluruh siswa mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi dan tidak ada kejadian yang menimbulkan kecurigaan.

“Tidak ada tanda-tanda apa pun. Semua berjalan baik-baik saja,” ujar Sela lagi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai motif maupun kondisi pelaku. Namun dugaan sementara, insiden ini berkaitan dengan aksi frustrasi akibat perundungan (bullying) yang dialami oleh pelaku di lingkungan sekolah.

Keterangan Awal dari Kepolisian

Kepolisian masih menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Tim Gegana Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Timur melakukan investigasi mendalam, termasuk meneliti bahan yang digunakan dalam bom molotov tersebut.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta untuk sementara dihentikan sampai situasi dinyatakan aman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bom molotov bom rakitan bullying sekolah ledakan masjid siswa dirundung SMAN 72 Jakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial

Ilustrasi isi BBM

Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Bandung Zoo

Dedi Mulyadi Klaim 90 Persen Masalah Bandung Zoo Tuntas, Tinggal Cari Pengelola Baru

Siapa Terfi Meisya? Sosok Bocah Ajaib Lampung yang Bikin Atlet 78 Negara Takjub di World Junior Wushu 2026

Ribuan pengemudi ojol melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, 20 Mei 2025.

Turun ke Jalan! Ratusan Ojol Protes Kebijakan Gerbang Unpad

Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.