Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

Kamis, 18 Juni 2026 22:35 WIB

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Kamis, 18 Juni 2026 22:23 WIB

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Kamis, 18 Juni 2026 22:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi
  • DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik
  • Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik
  • Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi
  • Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton
  • Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas
  • Link Live Streaming & Jadwal Piala Dunia Jumat 19 Juni 2026: Korsel Siap Hadapi Teror Tuan Rumah Meksiko
  • Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ledakan di SMAN 72 Jakarta dari Bom Rakitan, Diduga Dibawa Siswa yang Sering Dibully

By Aga GustianaJumat, 7 November 2025 18:58 WIB3 Mins Read
Peristiwa ledakan menggegerkan SMAN 72 Kelapa Gading. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana tenang di SMAN 72 Jakarta mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) siang. Sebuah ledakan terjadi di masjid sekolah tak lama setelah khutbah Jumat berakhir. Insiden itu membuat sejumlah siswa terluka dan menyebabkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Salah seorang siswa kelas XI, Sela, menuturkan bahwa bahan peledak yang ditemukan di lokasi diduga merupakan bom rakitan atau bom molotov yang dibawa oleh salah satu siswa di sekolah tersebut. Ia menduga pelaku merupakan siswa yang selama ini kerap menjadi korban perundungan.

“Saya menduga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri. Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak,” kata Sela di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Menurut Sela, ledakan pertama terdengar sesaat setelah khutbah Jumat selesai dan jamaah bersiap untuk melaksanakan iqomah. Suara ledakan yang keras mengejutkan semua orang yang berada di dalam masjid.

“Saya di selasar masjid dan tidak terkena. Baju saya kotor karena menolong teman,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Sela menuturkan bahwa jamaah shalat Jumat di masjid sekolah tersebut terdiri dari siswa, guru, serta beberapa staf sekolah. Ia juga mengatakan tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

“Kami tadi ikut kegiatan Adiwiyata di pagi hari,” katanya.

Ia menambahkan, sejak pagi suasana sekolah berjalan normal tanpa ada perilaku aneh dari siapa pun. Ledakan yang terjadi tiba-tiba membuat semua siswa panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Guru: Ledakan Terjadi Tiba-Tiba

Salah satu guru SMAN 72 Jakarta, Toto, membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di tengah jamaah Jumat. Ia berada di belakang imam ketika suara ledakan keras menggema dari arah belakang masjid.

“Semua bubar dan sejumlah siswa terluka,” ujar Toto singkat.

Guru dan siswa yang selamat segera mengevakuasi korban yang mengalami luka ringan ke UKS dan fasilitas kesehatan terdekat. Beberapa di antaranya mengalami luka bakar akibat percikan api dari bahan peledak.

Baca Juga:  Investigasi Mengerucut! Densus 88 Dalami Jejak Digital Pelaku Ledakan di SMAN 72

Situasi Sekolah dan Dugaan Awal

Hingga sore hari, aparat kepolisian sudah memasang garis polisi di area masjid sekolah. Petugas penjinak bom (Jibom) juga terlihat melakukan penyisiran dan mengamankan sisa bahan peledak yang tidak sempat meledak.

Sumber internal menyebutkan, ditemukan tiga jenis bom rakitan, namun hanya dua di antaranya yang meledak. Dugaan sementara, bom tersebut dirakit secara sederhana menggunakan bahan mudah terbakar.

Sela kembali menegaskan bahwa pelaku diduga merupakan siswa yang sering menjadi korban ejekan teman-temannya. Ia mengatakan, selama ini siswa tersebut dikenal pendiam dan jarang bergaul.

“Dia sering duduk sendirian dan jarang bicara. Kadang diejek juga, tapi kami tidak menyangka akan seperti ini,” tutur Sela.

Pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi mengenai identitas pelaku maupun korban. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk para guru dan siswa yang berada di lokasi saat kejadian.

Baca Juga:  Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Kegiatan Pagi Berjalan Normal

Sebelum ledakan, sekolah diketahui sedang mengadakan kegiatan Adiwiyata, sebuah program pendidikan lingkungan hidup. Seluruh siswa mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi dan tidak ada kejadian yang menimbulkan kecurigaan.

“Tidak ada tanda-tanda apa pun. Semua berjalan baik-baik saja,” ujar Sela lagi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai motif maupun kondisi pelaku. Namun dugaan sementara, insiden ini berkaitan dengan aksi frustrasi akibat perundungan (bullying) yang dialami oleh pelaku di lingkungan sekolah.

Keterangan Awal dari Kepolisian

Kepolisian masih menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Tim Gegana Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Timur melakukan investigasi mendalam, termasuk meneliti bahan yang digunakan dalam bom molotov tersebut.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta untuk sementara dihentikan sampai situasi dinyatakan aman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bom molotov bom rakitan bullying sekolah ledakan masjid siswa dirundung SMAN 72 Jakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.