Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Jumat, 3 Juli 2026 05:00 WIB

Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu

Jumat, 3 Juli 2026 04:00 WIB

Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?

Jumat, 3 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru
  • Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Terlambat! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 3 Juli 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Siap-siap! Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Cair Juli 2026, Ini Tanda Saldo Rp600 Ribu Sudah Masuk KKS
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ironi ASN Cirebon: Nikmati Pajak Rakyat, Tapi Ribuan Kendaraan Mereka Masih Menunggak

By Aga GustianaJumat, 16 Januari 2026 10:20 WIB2 Mins Read
Samsat
Pantauan di berbagai kantor Samsat di Bandung, Garut, hingga Bekasi menunjukkan lonjakan jumlah wajib pajak yang membayar pajak kendaraan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, belum membayar pajak kendaraan bermotor, meski mereka sehari-hari menikmati fasilitas publik yang bersumber dari pajak. Data terbaru Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) mencatat 5.268 kendaraan ASN menunggak, terdiri dari 4.687 sepeda motor dan 581 mobil.

Pelaksana Tugas Kepala P3DW Kabupaten Cirebon, Widianto Nugroho Adi, menyoroti sektor pendidikan sebagai penyumbang tunggakan terbesar. Dinas Pendidikan tercatat menunggak 2.681 unit kendaraan, diikuti sektor kesehatan.

“Kami sudah petakan. Yang paling banyak memang dari Dinas Pendidikan, disusul sektor kesehatan. Ini akan kami tindaklanjuti bersama Bapenda Kabupaten Cirebon,” ujar Widianto, dikutip Jumat (16/1/2026).

Baca Juga:  Bayar Pajak Kendaraan Semakin Mudah, Bapenda Jabar Hadirkan Layanan Digital Sapawarga

Ironi Birokrasi dan Disiplin Fiskal

Fenomena ini menunjukkan disiplin fiskal ASN yang bermasalah. Aparatur negara yang seharusnya menjadi teladan dalam membayar pajak justru menunda kewajibannya. Dengan asumsi rata-rata pajak sepeda motor Rp300 ribu–Rp500 ribu per tahun dan mobil Rp1 juta–Rp3 juta per tahun, potensi tunggakan bisa menembus miliaran rupiah.

“Kondisi ini menjadi ironi di tengah upaya pemerintah daerah meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat. Selama ini sosialisasi dan penertiban pajak kendaraan gencar dilakukan kepada warga, namun fakta ribuan ASN justru menunggak memunculkan pertanyaan soal keteladanan birokrasi,” tegas Widianto.

Baca Juga:  Bapenda Jabar Pastikan Pelayanan Pajak Kendaraan Responsif dan Ramah Warga

Tidak Ada Pengampunan

Widianto menegaskan, ASN yang menunggak pajak akan diperlakukan sama dengan wajib pajak lainnya. Pemutihan atau toleransi tidak akan diberikan. Langkah penertiban akan dilakukan melalui pendataan ulang, pemanggilan, dan koordinasi dengan pimpinan OPD.

“Kami tidak akan memberikan pengampunan atau pemutihan. Semua harus bayar sesuai ketentuan. ASN harus menjadi contoh, bukan justru menjadi masalah,” katanya.

Baca Juga:  Biar Masyarakat Tak Lupa, Bapenda Jabar Ingatkan Tunggakan Pajak via WhatsApp

Harapan untuk Pemulihan Kepercayaan Publik

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menekankan bahwa kebijakan ini sejalan dengan upaya memperkuat basis pendapatan daerah dan menegakkan integritas birokrasi. Dengan penertiban, diharapkan ASN tidak hanya membayar tunggakan, tetapi juga memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas, keteladanan aparatur menjadi modal utama legitimasi negara di mata rakyat,” tambah Widianto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Cirebon Birokrasi disiplin fiskal keteladanan ASN PAD pajak kendaraan tunggakan pajak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.