Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gas Pol Skuadmu! Tukar Kode Redeem FF Terbaru 5 Juni 2026, Siap-Siap Kebagian Skin Epik Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 06:00 WIB

Cut Salwa Jadi Sorotan Publik, Klaim Video Viral Masih Belum Terbukti

Jumat, 5 Juni 2026 05:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026

Jumat, 5 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gas Pol Skuadmu! Tukar Kode Redeem FF Terbaru 5 Juni 2026, Siap-Siap Kebagian Skin Epik Gratis
  • Cut Salwa Jadi Sorotan Publik, Klaim Video Viral Masih Belum Terbukti
  • BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026
  • Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya
  • Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium
  • Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka
  • Ogah Cuma Numpang Lewat di Asia, Manajemen Persib Beberkan Rencana Besar di Musim Depan
  • Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 5 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ironi di Sukabumi: Pelapor Dugaan Perkosaan Kini Hadapi Ancaman Hukum

By Aga GustianaJumat, 6 Februari 2026 16:33 WIB3 Mins Read
Ilustrasi kasus asusila. (Foto: Ilustrasi/Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang perempuan berinisial NL (31), warga Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, kini menghadapi situasi hukum yang rumit setelah upayanya mencari keadilan atas dugaan kekerasan seksual berujung pada laporan balik terhadap dirinya. Kondisi tersebut disebut berdampak besar pada kesehatan mental korban.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, NL sebelumnya melaporkan dugaan kekerasan seksual ke Polres Sukabumi pada 16 Agustus 2025. Namun alih-alih menerima perkembangan penanganan kasus, ia justru mendapatkan surat laporan yang menyatakan dirinya sebagai terlapor dalam dugaan penipuan dan penggelapan.

Kuasa hukum korban mengungkapkan bahwa proses hukum terhadap NL kini telah berlanjut.
“Korban juga dilaporkan, dan saat ini perkaranya sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Ketua Tim Kuasa Hukum korban, Dian Maulana, Jumat (6/2/2026).

Polisi Sebut Proses Masih Berjalan

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan NL disebut telah berlangsung sekitar lima bulan tanpa perkembangan signifikan. Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian menyatakan proses masih berada pada tahap awal dan menunggu kelengkapan pemeriksaan.

“Perkara sedang berjalan pada tahap penyelidikan. Kami menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dan selanjutnya akan segera ditingkatkan ke proses penyidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono.

Menurutnya, hasil pemeriksaan psikologis diperlukan sebagai bagian dari kelengkapan syarat sebelum perkara dinaikkan ke tahap berikutnya.

Kondisi Korban dan Latar Belakang Kasus

Tim kuasa hukum menjelaskan bahwa NL tidak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga trauma mendalam secara psikis. Dugaan kekerasan seksual disebut terjadi selama hubungan yang berawal dari perkenalan melalui aplikasi kencan daring.

Selama hampir dua tahun menjalani hubungan tersebut, korban dikabarkan mengalami dua kali keguguran. Tekanan yang terus berlangsung disebut memicu gangguan mental serius.

“Dampak dari tekanan berlapis ini membuat korban mengalami depresi berat, ia sering merasa ketakutan hingga kerap berusaha melarikan diri saat bertemu orang asing,” kata Dian.

Bantahan atas Tuduhan Penipuan

Terkait laporan balik yang menuduh NL melakukan penipuan dan penggelapan, pihak kuasa hukum menilai tuduhan tersebut tidak berdasar. Mereka menjelaskan bahwa uang yang diterima korban merupakan pemberian dari pihak terlapor selama hubungan berlangsung.

“Terlapor meminta korban berhenti bekerja dan berjanji memenuhi seluruh kebutuhannya. Jadi uang yang ditransfer itu untuk biaya sehari-hari hingga biaya pengobatan,” jelas Dian.

Kuasa hukum juga mengklaim telah menyerahkan sejumlah bukti, termasuk percakapan digital dan hasil pemeriksaan psikiatri dari Unit PPA Provinsi Jawa Barat. Meski demikian, mereka menilai belum ada perkembangan signifikan terhadap laporan kekerasan seksual yang diajukan korban.

“Padahal, sesuai Pasal 24 UU TPKS, bukti-bukti tersebut seharusnya sudah cukup untuk memproses perkara,” tuturnya.

Menunggu Kepastian Hukum

Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan kedua laporan masih berada dalam penanganan aparat. Pihak korban berharap adanya kepastian hukum yang adil serta perlindungan terhadap kondisi psikologis NL yang disebut semakin memburuk akibat tekanan yang dihadapi.

Kasus ini kembali menyoroti kompleksitas penanganan perkara sensitif serta pentingnya proses hukum yang transparan dan berimbang bagi semua pihak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita hukum indonesia dugaan kekerasan seksual dugaan perkosaan kasus perempuan sukabumi kasus sukabumi terbaru laporan balik korban
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026

Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate

Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.