bukamata.id – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan mencuatnya kata kunci “Nay Blunder”. Istilah ini mendadak nangkring di jajaran pencarian populer mulai dari platform TikTok, Facebook, hingga X (Twitter). Banyak warganet yang dibuat penasaran oleh narasi liar yang menyebutkan adanya rekaman berdurasi 5 menit dengan konten yang dianggap “blunder”.
Namun, di balik riuhnya perbincangan ini, terdapat pola penyebaran konten yang patut diwaspadai oleh pengguna internet agar tidak terjebak dalam skema penipuan digital.
Awal Mula Istilah “Blunder” Menjadi Viral
Gelombang rasa penasaran publik ini bermula dari aksi beberapa kreator di TikTok yang mengunggah potongan foto dan video singkat milik sosok bernama Nay. Unggahan tersebut dibubuhi caption provokatif seperti “Yah, Nay blunder cik” atau “Ada yang spill nih”.
Penggunaan kata “blunder” sendiri merujuk pada sebuah kesalahan fatal atau tindakan ceroboh yang dilakukan seseorang tanpa sengaja. Tanpa penjelasan rinci tentang kesalahan apa yang dilakukan, netizen justru semakin gencar mencari tahu, yang akhirnya membuat topik ini meledak melalui bantuan algoritma tagar #fyp dan #CapCut.
Analisis Isi Video: Benarkah Ada Konten Sensasional?
Berdasarkan penelusuran pada potongan video yang beredar, salah satu klip memperlihatkan sosok Nay yang sedang berada di dalam sebuah kamar dengan dekorasi lampu dan selimut berwarna pink. Dalam rekaman tersebut, ia tampak sedang mendengarkan musik sambil menghadap kamera ponsel.
Titik fokus yang memicu perdebatan adalah ketika Nay menunjukkan sebuah benda atau melakukan gestur tertentu ke arah kamera. Momen singkat inilah yang oleh sebagian warganet dilabeli sebagai “spill” atau kebocoran privasi. Padahal, sebelumnya Nay dikenal sebagai konten kreator dengan citra sederhana dan jauh dari sensasi.
Perubahan drastis dari konten harian menjadi rekaman di ruang pribadi inilah yang memicu reaksi berantai di kolom komentar.
Waspada Bahaya Link Phishing di Balik Link Video
Satu hal yang harus diwaspadai adalah kemunculan akun-akun pihak ketiga yang memanfaatkan momentum viral ini. Banyak akun anonim yang sengaja menyebar link di kolom komentar atau bio profil mereka dengan janji “video asli 5 menit”.
Pakar keamanan siber sering memperingatkan bahwa link-link semacam ini sering kali merupakan jebakan:
- Phishing: Mengincar data pribadi dan akun media sosial Anda.
- Malware: Menyisipkan virus ke dalam perangkat ponsel atau komputer.
- Clickbait Iklan: Hanya berisi tumpukan iklan yang tidak ada hubungannya dengan video yang dicari.
Bijaklah dalam bersosial media. Fenomena “Nay Blunder” ini menunjukkan betapa mudahnya opini publik digiring oleh potongan video yang belum jelas konteksnya. Jangan mudah tergiur untuk mengklik tautan sembarangan yang berisiko merugikan keamanan data pribadi Anda.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










