Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib

Selasa, 20 Oktober 2026 18:05 WIB

Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo

Selasa, 20 Oktober 2026 18:00 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Selasa, 20 Oktober 2026 17:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan
  • Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’
  • Dari Kuah Santan hingga Petis, 5 Kupat Tahu Bandung Ini Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya
  • Madura United Pede Jaga Rekor Kandang, Persib Datang Bawa Modal Kemenangan
  • Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Lexus RI 25 Diduga Serobot Antrean di Tol Cilandak, Ini Respons Polisi

By Aga GustianaSabtu, 3 Januari 2026 13:41 WIB4 Mins Read
Viral mobil Lexus RI 25 diduga serobot antrean tol. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial kembali diramaikan oleh sebuah video singkat yang memancing perdebatan publik. Kali ini, sorotan tertuju pada sebuah mobil mewah Lexus berpelat RI 25 yang terekam kamera tengah berada di gerbang tol Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam rekaman tersebut, kendaraan dinas itu dinarasikan memotong antrean kendaraan lain, memicu reaksi keras dari warganet.

Video yang beredar luas memperlihatkan sebuah Lexus LM berwarna putih dengan pelat nomor RI 25 dan angka kecil 10 di bagian belakang. Mobil itu tampak masuk ke jalur antrean secara menyamping hingga menghalangi kendaraan lain yang sudah lebih dulu mengantre. Posisi mobil nyaris sepenuhnya berada di jalur tersebut, membuat arus kendaraan di belakangnya terhambat.

Dalam rekaman video, terdengar suara perekam yang bernada kesal melihat kejadian tersebut.

“Macet pak, iya, iya, iya, RI 25 tuh apa sih?” demikian suara yang terdengar dalam video.

Unggahan itu kemudian disertai keterangan yang langsung mengaitkan kendaraan tersebut dengan pejabat negara.

“Lokasi gerbang tol Cilandak. Diduga mobil milik menteri kebudayaan main potong pemobil lain,” tulis keterangan dalam unggahan yang viral tersebut.

Narasi itulah yang kemudian memicu perbincangan luas. Banyak warganet mempertanyakan etika berlalu lintas, terlebih jika benar kendaraan tersebut digunakan oleh pejabat negara. Namun hingga kini, identitas pasti pengguna mobil Lexus RI 25 tersebut belum dapat dipastikan.

Baca Juga:  Kena Mental Karena Dihujat, Cahaya Mutiara Minta Fauzan Tak Memojokkannya!

Polisi Masih Menunggu Konfirmasi

Menanggapi video viral tersebut, pihak kepolisian menyatakan belum bisa memastikan siapa pengguna kendaraan dinas berpelat RI 25 itu. Kepolisian masih menunggu klarifikasi resmi dari instansi terkait.

“Untuk peristiwa tersebut kita masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait benar tidaknya kendaraan tersebut itu milik atau dikuasai instansi tersebut,” ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono Vernandie, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Dhanar, pihaknya tidak ingin berspekulasi sebelum ada kepastian mengenai status kendaraan dan siapa yang menggunakannya saat kejadian berlangsung. Konfirmasi ini penting mengingat pelat RI digunakan oleh pejabat negara dan instansi tertentu.

Fakta Gerbang Tol Cilandak

Lebih lanjut, Dhanar menjelaskan bahwa gerbang Tol Cilandak Utama 2 saat ini sebenarnya sudah tidak lagi digunakan sebagai titik transaksi pembayaran tol. Meski demikian, secara fisik gerbang tersebut masih berdiri dan tetap menjadi titik penyempitan jalur kendaraan.

Dalam kondisi seperti itu, pengemudi seharusnya tetap mematuhi prinsip tertib berlalu lintas dan mengikuti alur kendaraan yang sudah terbentuk. Polisi pun tengah memastikan penggunaan pelat RI 25 pada kendaraan jenis Lexus LM500h tersebut.

Baca Juga:  Heboh Video Ahmad Dhani Soal Maia Estianty, Respons El Rumi Banjir Sorotan

Meski belum ada kepastian soal siapa penggunanya, Dhanar menegaskan bahwa perilaku seperti yang terekam dalam video tidak patut dicontoh oleh siapa pun.

Ia menekankan bahwa pengemudi wajib mengantre sesuai jalur yang tersedia, tanpa memotong barisan kendaraan lain. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran lalu lintas, apalagi di area gerbang tol yang umumnya mengalami penyempitan jalan.

“Dengan demikian melihat situasi yang sekarang, maka kendaraan yang keluar dari Tol Depok-Antasari sudah ada lajur ketika melintas gardu tol tersebut, dengan demikian perilaku pengemudi adalah tidak tertib,” tegas Dhanar.

Soal Etika Antrean di Gerbang Tol

Menariknya, dalam aturan lalu lintas di Indonesia memang tidak terdapat pasal yang secara spesifik mengatur etika mengantre di gerbang tol. Namun, prinsip dasar ketertiban dan keselamatan tetap menjadi acuan utama.

Dalam buku petunjuk tata cara berlalu lintas (Highway Code) yang diterbitkan oleh Dinas Perhubungan, dijelaskan bahwa pengemudi yang akan memasuki jalan tol wajib memberikan prioritas kepada kendaraan yang sudah lebih dulu melaju di jalur utama.

Untuk kondisi jalan tol tanpa gerbang, pengemudi diminta bersabar dan tidak memaksakan diri masuk ke arus lalu lintas yang sedang padat.

Baca Juga:  Demi Konten! Emak-emak Ini Nekat Bercandain Ayat Suci, Ujung-ujungnya Minta Maaf

“Tunggu kesempatan masuk, kemudian naikkan kecepatan Anda sepanjang jalan penggabung, sehingga Anda bergabung dengan lalu lintas yang ada sesuai dengan kecepatan mereka. Jika tidak ada kesempatan muncul, Anda harus menunggu di jalan penggabung sampai ada kesempatan,” demikian bunyi panduan tersebut.

Prinsip ini sejatinya menekankan pentingnya kesabaran dan kesadaran berlalu lintas, terlepas dari jenis kendaraan maupun status penggunanya.

Sorotan Publik dan Etika Pejabat

Kasus Lexus RI 25 ini kembali mengingatkan publik bahwa perilaku di jalan raya mudah menjadi sorotan di era media sosial. Satu rekaman singkat cukup untuk memantik diskusi luas tentang etika, keteladanan, dan kepatuhan terhadap aturan.

Bagi masyarakat, kendaraan dinas negara identik dengan simbol pelayanan dan tanggung jawab. Karena itu, setiap tindakan penggunanya kerap dinilai lebih ketat oleh publik. Kini, perhatian tertuju pada hasil klarifikasi resmi dari instansi terkait, sekaligus menunggu apakah akan ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dan menunggu konfirmasi lebih lanjut. Publik pun menanti kejelasan, sambil kembali diingatkan bahwa di jalan raya, aturan dan etika berlaku untuk semua, tanpa kecuali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polda Metro Jaya video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.