Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Sudirman Street Food

Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 02:00 WIB

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 01:00 WIB

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan
  • Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung

By SusanaSenin, 22 Juni 2026 15:24 WIB3 Mins Read
Said Iqbal. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik sepatu olahraga pemasok merek global Nike di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sektor industri alas kaki nasional.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, menyebut situasi tersebut sebagai sinyal awal yang perlu diwaspadai.

“Ada potensi ancaman PHK 4.000 karyawan. Baru potensi ya, ancaman PHK 4.000 karyawan,” ujar Said dalam konferensi pers KSPI dan Partai Buruh yang disiarkan melalui kanal YouTube Bicaralah Buruh, Minggu (21/6/2026).

Produksi Berhenti Usai Order Nike Selesai

Said menjelaskan, berdasarkan temuan awal, penghentian sementara kerja ribuan buruh terjadi karena pesanan produksi sepatu Nike di PT Feng Tay telah selesai. Saat ini, perusahaan disebut masih menunggu kepastian kontrak atau pesanan berikutnya.

Namun hingga kini, belum ada kejelasan mengenai kelanjutan order baru yang menjadi penopang utama operasional pabrik.

“Order sepatu Nike yang diproduksi PT Feng Tay sudah selesai sehingga menunggu order berikutnya. Sementara order berikutnya belum ada kepastian,” jelasnya.

Gangguan Rantai Pasok Global Jadi Sorotan

Selain faktor pesanan, Said juga menyoroti kemungkinan terganggunya rantai pasok bahan baku. Selama ini, bahan produksi PT Feng Tay disebut banyak bergantung pada suplai langsung dari pihak Nike.

Namun, dinamika geopolitik global yang melibatkan beberapa negara besar diduga ikut memengaruhi distribusi bahan baku, sehingga terjadi keterlambatan pasokan ke pabrik.

Perubahan pemasok tersebut dinilai berdampak langsung pada aktivitas produksi dan keberlangsungan kerja ribuan buruh.

KSPI Akan Turun ke Lapangan

Untuk memastikan kondisi sebenarnya, Said Iqbal menyatakan akan melakukan kunjungan langsung ke PT Feng Tay di kawasan Banjaran–Soreang, Kabupaten Bandung, pada Senin (22/6/2026).

Ia ingin memverifikasi jumlah pekerja yang masih aktif serta memastikan kondisi 4.000 buruh yang saat ini dirumahkan.

“Saya mau cek apakah benar ada 4.000 karyawan yang dirumahkan,” ujarnya.

Dorong Intervensi Pemerintah dan Mitigasi PHK

Said menegaskan pemerintah perlu hadir dalam menyelesaikan potensi krisis ketenagakerjaan ini. Salah satu mekanisme yang didorong adalah penggunaan code of conduct dalam rantai pasok perusahaan global seperti Nike, serta merek lain seperti Adidas dan Puma.

KSPI juga berencana mengirimkan surat kepada manajemen perusahaan dan pihak brand untuk mendorong perpanjangan kontrak produksi agar pekerja tidak terdampak PHK permanen.

“Saya akan meyakinkan agar ordernya jangan dikurangi dan kalau bisa diperpanjang,” kata Said.

Selain itu, ia juga membuka opsi relaksasi pajak dan insentif produksi agar perusahaan dapat mempertahankan operasional dan tenaga kerja.

Sorotan Upah Buruh Dirumahkan

Di sisi lain, Said menerima laporan bahwa sebagian pekerja yang dirumahkan hanya menerima sekitar 50 persen upah selama masa penghentian kerja. Hal ini akan menjadi perhatian dalam proses verifikasi lapangan.

Ia menegaskan, hak-hak buruh tetap harus dijamin selama masa transisi produksi berlangsung.

Kasus Jadi Alarm Industri Nasional

Said menilai kasus PT Feng Tay bukan satu-satunya indikasi tekanan di sektor industri padat karya. Ia juga menyebut adanya potensi relokasi industri di sektor otomotif di wilayah Jawa Timur akibat dinamika global dan pergeseran investasi.

Menurutnya, langkah mitigasi harus dilakukan sejak dini dengan pendekatan langsung ke perusahaan untuk mencegah PHK massal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.