Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan

Sabtu, 26 September 2026 02:00 WIB

Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris

Sabtu, 26 September 2026 01:00 WIB

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Jumat, 25 September 2026 20:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
  • Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

RSUD Cibabat Dituding Lambat Tangani Pasien BPJS, Ini Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

By Aga GustianaSelasa, 1 Juli 2025 09:27 WIB2 Mins Read
RSUD Cibabat Cimahi
RSUD Cibabat Cimahi. (Foto: Dok. RSUD Cibabat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik yang memperlihatkan momen haru di ruang perawatan RSUD Cibabat, Kota Cimahi, menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pria yang menangis pilu di samping istrinya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Dalam rekaman tersebut, pria itu menumpahkan kekecewaannya terhadap dugaan keterlambatan penanganan medis oleh pihak rumah sakit. Ia menyebut sudah meminta sejak hari sebelumnya agar perawat segera menyedot cairan di perut istrinya yang membengkak, namun tindakan itu disebut-sebut tak kunjung dilakukan.

“Ayeuna tingali pamajikan aing kumaha ieu,” ucap pria tersebut dengan suara bergetar.

“Teu narima lamun pamajikan aing teu benang ditulungan,” lanjutnya, penuh emosi.

Baca Juga:  Belum Reda! Video Viral 'Ibu Tiri vs Anak Tiri' 8 Menit Ini Masih Jadi Pencarian Terpanas di Medsos

Ia juga mengungkapkan dugaan bahwa lambannya respons tim medis berkaitan dengan status istrinya sebagai peserta BPJS Kesehatan, bukan pasien umum.

Respons RSUD Cibabat: “Sudah Sesuai SOP”

Menanggapi video yang menyebar luas itu, Direktur Utama RSUD Cibabat, Sukwanto Gamalyono, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tidak ada keterlambatan dalam penanganan medis dan seluruh prosedur sudah dijalankan secara profesional.

“Kami memahami kondisi emosional keluarga pasien. Namun, secara medis, penanganan sudah dilakukan secara cepat dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP),” jelas Sukwanto dalam konferensi pers dikutip Senin (30/6/2025).

Baca Juga:  Real atau Settingan? Video 7 Menit 'Ibu Tiri vs Anak Tiri' Viral, Netizen Ramai Cari Part 2

Rangkaian Penanganan Pasien: Dari IGD hingga RJP

Dijelaskan lebih lanjut, pasien awalnya dirujuk ke RSUD Cibabat pada 27 Juni 2025 setelah sebelumnya menjalani perawatan di fasilitas kesehatan lain. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien langsung diperiksa dan mendapatkan penanganan awal dari tim medis.

Pasien kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap kelas III. Namun, kondisi kesehatannya mengalami penurunan pada 29 Juni 2025. Tim medis segera mengambil tindakan darurat, termasuk melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) saat pasien mengalami henti napas.

Baca Juga:  Isi Video Nay Blunder Viral dari Rekaman Aslinya, Link Masih Jadi Incaran!

“Seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai protokol gawat darurat. Namun, nyawa pasien tidak berhasil diselamatkan,” tambah Sukwanto.

Audit Internal dan Permohonan Maaf

Sebagai bentuk tanggung jawab, RSUD Cibabat akan melakukan audit klinis untuk meninjau kembali proses penanganan yang telah dilakukan. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan medis berjalan optimal dan sesuai etika profesi.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pasien tersebut.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhumah. Semoga keluarga diberi ketabahan. Jika terdapat kekurangan dalam pelayanan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi,” tutup Sukwanto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.