Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Minggu, 20 September 2026 15:00 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Minggu, 20 September 2026 14:34 WIB

Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini

Minggu, 20 September 2026 14:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
  • Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini
  • Sah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah Hari Ini
  • Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan
  • Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
  • Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jalur Pendakian Puncak Mega Gunung Puntang Ditutup Usai Dua Remaja Jatuh ke Jurang

By Aga GustianaKamis, 31 Juli 2025 18:17 WIB3 Mins Read
pengumuman-penutupan-puncak-mega-gunung-puntang
Pengumuman Penutupan Jalur pendakian Puncak Mega, Gunung Puntang. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalur pendakian menuju Puncak Mega di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, resmi ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini dilakukan menyusul insiden dua remaja yang jatuh ke jurang beberapa waktu lalu.

Kabar penutupan jalur tersebut telah beredar luas di media sosial, menyusul kekhawatiran atas keselamatan pendaki. Jalur ini sebelumnya dikenal sebagai rute favorit bagi pecinta hiking dan pelari trail run karena kontur dan pemandangannya yang menantang.

Insiden yang memicu penutupan terjadi saat dua pemuda berinisial RS (15) dan FR (16) terjatuh di wilayah Puncak Mega, Kecamatan Banjaran. Keduanya sempat mengalami kecelakaan serius saat mencoba menembus jalur yang sebenarnya telah dilarang untuk diakses.

“Setelah adanya kejadian yang jatuh kemarin, kan yang disorotnya pasti PGPI, karena zona jalurnya ada di kami. Makanya kami juga nggak mau hal-hal yang tidak diinginkan, jadi sekarang kita tutup jalurnya,” ujar Ikar Kardiman, Ketua Umum Persaudaraan Gunung Puntang Indonesia (PGPI), Kamis (31/7/2025).

Langkah Tegas untuk Keselamatan Pendaki

Ikar menjelaskan bahwa keputusan penutupan jalur tidak diambil sepihak. Pihaknya telah menggelar audiensi bersama Basarnas, PMI, serta para relawan senior untuk menentukan langkah terbaik.

“Dua survivor yang jatuh kemarin juga kan melewati batas, menjebol kabel kawat. Dia berangkat dari basecamp PGPI,” terangnya.

Sebenarnya, jalur menuju Puncak Mega telah ditutup sejak beberapa tahun terakhir, baik oleh PGPI maupun Perhutani. Meski begitu, masih ada pendaki yang nekat menerobos larangan tersebut.

“Jadi ditutup itu untuk akses wisata sudah beberapa tahun yang lalu. Imbauan penutupan pun selalu diinformasikan kepada masyarakat. Namun jika ada larangan, biasanya suka muncul para pendaki liar,” jelas Ikar.

Para pendaki ini umumnya memulai perjalanan dari basecamp PGPI, yang memang dikenal memiliki jalur ideal. Namun, situasi ini menyulitkan pihak pengelola.

“Nah kita tuh risih kepada para pendaki yang suka menitipkan motor di basecamp. Jadi kita juga bingung, ngelarang nggak bisa, nge-iya-in juga enggak bisa. Tapi ya sudah, kita edukasi kalau mereka naik kebutuhannya mau apa. Tapi kalau ada apa-apa, PGPI hanya bertugas melakukan rescue aja,” tegasnya.

Akses Alternatif yang Berbahaya

Selain jalur resmi yang ditutup, beberapa pendaki tetap mencari alternatif lain. Salah satunya adalah rute dari Gunung Sanggar, Kecamatan Arjasari, yang kemudian menyambung ke jalur Puncak Mega.

“Nah itu yang bahaya itu sebenarnya, soalnya lewat jembatan alam. Ada banyak kejadian, ketika mereka naik dari Citiis ke Gunung Sanggar. Itu kan view-nya bagus banget di puncaknya, nah itu suka dipakai sama yang trail running. Pada akhirnya mereka turunnya suka ke basecamp kita,” ungkap Ikar.

Ikar pun menyatakan telah berkoordinasi dengan pengelola jalur Gunung Sanggar untuk menutup akses tersebut.

“Saya pun langsung diskusi dengan pengelola Gunung Sanggar untuk ditutup. Soalnya treknya zona berbahaya, tipis, terus tanahnya gambur, terus treknya sulit lah,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo

Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027

Ilustrasi Hujan.

Cek Sebelum Keluar Rumah! Ini Prakiraan Cuaca Bandung dan Kabupaten Bandung Hari Ini

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.