Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Senin, 12 Oktober 2026 03:00 WIB

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Senin, 12 Oktober 2026 01:00 WIB

Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 11 Oktober 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • 5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jejak Sejarah di Balik Nama Jalan Bandung: Dari Teriakan Kusir Kuda Hingga Singkatan Etnis!

By Aga GustianaSenin, 5 Mei 2025 13:28 WIB3 Mins Read
Sejarah Jalan Banceuy. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lebih dari sekadar kota wisata, Bandung menyimpan kekayaan sejarah yang terukir di setiap sudut kotanya, termasuk pada nama-nama jalannya. Tahukah Anda, beberapa jalan ikonik di Bandung memiliki kisah menarik di baliknya? Memahami sejarah penamaan jalan bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap Kota Kembang ini.

Yuk, kita telusuri kilasan sejarah di balik empat nama jalan unik di Bandung!

1. Jalan Banceuy: Kisah Teriakan Kusir Kuda

Siapa sangka, nama Jalan Banceuy berawal dari interaksi para kusir kuda! Dahulu, area ini merupakan bekas pemakaman warga Eropa dan Tionghoa, sekaligus menjadi tempat istirahat bagi kuda-kuda pengantar surat dari Kantor Pos. Saat para kusir mengisi air minum untuk kuda mereka di Sungai Cikapundung, mereka sering berteriak, “Bantuan Cai Euy!” (Bantuan Air Dong!). Lama kelamaan, teriakan ini disingkat menjadi Banceuy. Awalnya bernama Bantjeuy Weg, nama jalan ini resmi diubah menjadi Banceuy pada tahun 1871.

Baca Juga:  Beckham Putra Alami Cedera Jelang Hari Pernikahan

2. Jalan ABC: Akronim Keberagaman Etnis

Jalan ABC telah dikenal sebagai pusat pertokoan elektronik sejak era keemasan Bandung. Namun, tahukah Anda dari mana nama unik ini berasal? Bukan dari merek baterai ternama, melainkan dari singkatan tiga kelompok etnis yang dulunya bermukim di sana: Arabian, Bumipoetra (pribumi), dan Chinese. Penamaan ini menjadikan Jalan ABC terasa istimewa di antara nama-nama jalan lainnya di Bandung.

3. Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista): Penghormatan Pahlawan di Pasar Baru

Baca Juga:  Atlet Taekwondo Bandung yang Dilaporkan Hilang Muncul, Bantah Isu Penculikan

Kisah di balik Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) tak lepas dari semangat perlawanan warga Bandung pasca revolusi. Saat pasukan sekutu masih menduduki kota, warga Bandung marah dan berusaha mengusir mereka. Bahkan, para pedagang di Pasar Baru menolak menjual barang dagangan kepada sekutu, meski nyawa taruhannya. Ketika tentara sekutu mulai memaksa pedagang dengan todongan senjata, tampil sosok bangsawan Sunda, Otto Iskandar Dinata, untuk turun tangan menyelesaikan masalah tersebut. Sebagai bentuk penghormatan atas jasanya, jalan di kawasan Pasar Baru ini kemudian dinamakan Jalan Otto Iskandar Dinata, yang lebih dikenal dengan sebutan Otista.

4. Jalan Braga: Antara Tepi Sungai dan Gaya Hidup Elit

Baca Juga:  Jalan Asia Afrika, Jejak Sejarah dan Pesona Wisata Bandung yang Tak Pernah Padam

Asal-usul nama Jalan Braga, salah satu ikon Kota Bandung, memiliki beberapa versi menarik. Salah satunya berasal dari bahasa Sunda, “Baraga”, yang berarti “jalan di tepi sungai”. Jalan Braga memang terletak di tepi Sungai Cikapundung. Versi lain menyebutkan nama “Braga” berasal dari kata “Ngabaraga”, yang berarti bergaya atau mejeng. Pada zaman kolonial, jalan ini memang dikenal sebagai pusat perbelanjaan dan tempat “mejeng” bagi kaum elit dan berada.

Itulah sekelumit kisah menarik di balik penamaan empat jalan ikonik di Bandung. Setiap nama menyimpan jejak sejarah dan asal-usul yang patut kita ketahui dan hargai. Jadi, saat melintasi jalan-jalan ini, ingatlah akan cerita di baliknya!

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!

Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung

Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus

Cek Harga Emas Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, Antam Masih Rp2,631 Juta per Gram

Bantuan Sosial PKH dan BPNT Cair Oktober 2026? Ini Langkah Mudah Cek Saldo KKS dan Status Penerima

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.