Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Takluk 0-1 di Pamekasan, Dijebol Serangan Balik Jelang Laga Usai

Kamis, 22 Oktober 2026 22:03 WIB

Hasil Super League: Blunder Menit Akhir Bikin Persib Bandung Tumbang 0-1 di Markas Madura United

Kamis, 22 Oktober 2026 21:57 WIB

Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 20:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Takluk 0-1 di Pamekasan, Dijebol Serangan Balik Jelang Laga Usai
  • Hasil Super League: Blunder Menit Akhir Bikin Persib Bandung Tumbang 0-1 di Markas Madura United
  • Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga
  • Gunakan Uang Kas Desa Buat Judi Slot, Oknum Kades di Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara
  • Diduga Ulah Manusia, Hutan di Kaki Tangkuban Parahu Berulang Kali Terbakar
  • Dikira Settingan? Fakta Mengejutkan di Balik Emak-emak Lombok yang Minta Balik Uang Saweran Rp11 Juta
  • Persib Resmi Ajukan Stadion Si Jalak Harupat Jadi Markas Lawan Melbourne Victory dan Kalteng FC
  • Persija Hajar Arema 5-1, Shin Tae-yong Justru Puji Jakmania dan Aremania
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jelang Pemilu, Pemkot Bandung Telah Siapkan 7.424 TPS hingga Layanan Kesehatan

By Putri Mutia RahmanSelasa, 6 Februari 2024 10:26 WIB4 Mins Read
Rapat koordinasi kesiapan pemilu 2024 di Balai Kota Bandung. (bandung.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkoordinasi dengan dinas kesehatan hingga lapisan kewilayahan untuk menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi konflik demi menjaga kondusifitas pemilu  yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, secara keseluruhan, terdapat 7.424 TPS yang tersebar di Kota Bandung dengan penyelenggara pemilu sebanyak 68.363 orang.

Ia  menyarankan pembentukan jadwal piket keliling siskamling pada H-7 pemilu sebagai upaya penjagaan di setiap wilayah dari ancaman.

“Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kita ada 150 orang atau 5 orang per kecamatan. Lalu ada juga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 51.968 orang. Kita harus bertanggung jawab 24 jam untuk proses pengamanan distribusi logistik,” uja Ema saat rapat koordinasi kesiapan pemilu 2024 di Balai Kota Bandung, Senin (5/2) dikutip dari situs resmi Kota Bandung.

Dengan begitu Ema mengingatkan kepada seluruh camat dan lurah harus sudah fasih mengetahui agenda-agenda tahapan pemilu 14 Februari mendatang.

“Tahapan pemilu ini harus sudah di dalam dan di luar kepala. Camat dan lurah sudah harus fasih agenda-agendanya. Sukses pemilu itu ada di kita. Mobilitas masyarakat menjadi tanggung jawab yang harus kita pantau, meski lingkup wilayahnya bukan ada pada wewenang kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bandung Erwin Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Ia menegaskan, para petugas Pemilu juga harus dipantau. Terutama jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang bisa bertambah sewaktu-waktu dengan hadirnya pemilih pemula atau pemilih pindahan.

“Perlu diantisipasi jika ada perubahan DPT. Termasuk TPS-nya juga harus diperhatikan. Perlu ada plan A dan plan B, yakni TPS indoor dan outdoor agar pemilu masih bisa berjalan meski kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ungkapnya.

Ema juga meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) mengerahkan tenaga kesehatan untuk berjaga-jaga terutama pada tanggal 14-15 Februari.

“Puskesmas buka 24 jam. Di Kota Bandung ada 80 puskesmas, mudah-mudahan bisa mendukung kebutuhan para petugas pemilu salah satunya suplemen,” ucapnya.

Ia optimis, jika seluruh upaya telah dioptimalkan, Kota Bandung siap untuk bisa menyelenggarakan pesta demokrasi 2024 dengan lebih baik. Pasalnya pada pelaksanaan pemilu lima tahun lalu, tingkat partisipasi pemilih di Kota Bandung tembus mencapai 87 persen.

Baca Juga:  Berkat Tangan Dingin Dadang Supriatna, PKB Resmi Jadi 'Penguasa Baru' di Kabupaten Bandung

“Sekarang targetnya 90 persen. Jika melihat kondisi Kota Bandung sampai saat ini, saya yakin optimis mencapai target tersebut,” akunya.

Selain memperhatikan pra pelaksanaan pemilu, Ema juga menegaskan agar seluruh stakeholder siap siaga membersihkan alat peraga kampanye (APK) mulai tanggal 11-13 Februari 2024.

“Semua kewilayahan harus turun dan ikut membenahi APK. Jangan ada yang luput dicabut. Namun, kita juga perlu antisipasi jika terjadi 2 putaran. Hitung semua hal-hal yang mungkin akan jadi potensi masalah,” lanjutnya.

Merespon hal itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Saeful Gufron menjelaskan, Pemkot Bandung dan KPU telah menyiapkan 25 TPS khusus bagi pemilih disabilitas dan penghuni Lapas.

Pihaknya juga tengah menginstruksikan kepada kewilayahan untuk mempersiapkan TPS cadangan pada 14 Februari mendatang.

“Perkiraan BMKG, tanggal 14 Februari itu curah hujan tinggi. Kami sudah instruksikan kecamatan yang berpotensi banjir untuk berkoordinasi dengan sekolah dan pemilik gedung di masing-masing wilayah apabila terjadi hujan,” jelas Asep.

Penyewaan gudang penyimpanan logistik pun telah disiapkan sampai pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Bandung. Sehingga masa penyewaan gudang masih diperpanjang hingga 2025.

Baca Juga:  Bima Arya Pede Pemilu 2024 di Kota Bogor Nol Konflik

“Sedangkan terkait penertiban APK saat masa tenang, kami sepakat mulai tanggal 10 Februari pukul 22.00 WIB APK sudah bisa ditertibkan. Sehingga harapannya tanggal 11 Februari sudah clear,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bandung, Anhar Hadian mengaku, telah menyebarkan surat edaran ke seluruh faskes untuk siaga pada saat pemilu 14-15 Februari 2024.

“Sesuai arahan Kemenkes, ada nomor hotline yang akan disimpan di seluruh TPS. Jika ada masalah kesehatan, pihak KPPS bisa segera menghubungi hotline tersebut. Selain puskesmas, rumah sakit juga disiagakan agar tidak menolak pasien yang datang dari TPS,” aku Anhar.

Dinkes Kota Bandung juga telah menyediakan suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh para petugas pemilu. Kebutuhan suplemen yang diberikan mencapai sekitar 262.000 buah.

“Petugas KPPS ada 51.968 orang, dalam lima hari kita cover suplemennya. Sisa suplemen juga akan diberikan ke petugas lain, seperti panwaslu, pegawai kelurahan dan kecamatan yang ikut begadang, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” imbuhnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pemilu 2024 Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga

deportasi

Gunakan Uang Kas Desa Buat Judi Slot, Oknum Kades di Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara

Diduga Ulah Manusia, Hutan di Kaki Tangkuban Parahu Berulang Kali Terbakar

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900 Ribu Kapan Cair? Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutannya

Dampak Kemarau Panjang, Air Danau Kawah Putih Surut Hingga 40 Persen

Polda Jabar Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Dokter terhadap Anak Kandung, Korban Masih Trauma

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.